CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Saturday, December 29, 2012

Habibie & Ainun

Ini adalah kisah tentang apa yang terjadi bila kau menemukan belahan hatimu. Kisah tentang cinta pertama dan cinta terakhir. Kisah tentang Presiden ketiga Indonesia dan ibu negara. Kisah tentang Habibie dan Ainun. Rudy Habibie seorang jenius ahli pesawat terbang yang punya mimpi besar: berbakti kepada bangsa Indonesia dengan membuat truk terbang untuk menyatukan Indonesia. Sedangkan Ainun adalah seorang dokter muda cerdas dengan jalur karir terbuka lebar untuknya. Pada tahun 1962, dua kawan SMP ini bertemu lagi di Bandung. Habibie jatuh cinta seketika pada Ainun yang baginya semanis gula. Tapi Ainun, dia tak hanya jatuh cinta, dia iman pada visi dan misi Habibie. Mereka menikah dan terbang ke Jerman. Punya mimpi tak akan pernah mudah. Habibie dan Ainun tahu itu. Cinta mereka terbangun dalam perjalanan menuju mimpi. Dinginnya salju Jerman, pengorbanan, rasa sakit, kesendirian, serta godaan harta dan kuasa saat mereka kembali ke Indonesia mengiringi perjalanan dua hidup menjadi satu. Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Bagi Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kisah mempunyai akhir, setiap mimpi mempunyai batas. Kemudian pada satu titik, dua belahan jiwa ini tersadar; Apakah cinta mereka akan bisa terus abadi? (blitzmegaplex.com)

"Saya tidak bisa menjanjikan banyak hal, tapi yang jelas saya akan menjadi suami yang terbaik untuk Ainun"
"Aku tidak bisa berjanji untuk menjadi istri yang baik. Tapi aku berjanji akan selalu mendampingi kamu"

Apa rasanya mendengar janji setia sehidup semati diatas? 
Merinding, kalau saya pribadi. Hidup sempurna hanyalah milik Tuhan, namun kita manusia haruslah mewujudkan hidup yang saling melengkapi. Tidak ada manusia yang sangat berlebihan atau sangat kekurangan, maka dari itu setiap insan diharapkan melengkapi pasangannya masing-masing. Janji diatas tidaklah muluk-muluk, Habibie dan Ainun mau berusaha mengisi kekurangan masing-masing dengan segenap kekuatan mereka masing-masing.
Lagi-lagi hidup memang kejam dan tidak pernah mulus. Kehidupan rumah tangga Habibie dan Ainun muda tidak luput dari masalah. Dari rumah flat yang kecil, kemampuan Habibie yang diragukan rekan kerjanya, musim dingin yang menyiksa Ainun yang tengah hamil, keadaan finansial yang tidak menguntungkan - seakan terus menghimpit kehidupan cinta mereka. Namun, lagi-lagi juga, mereka saling menguatkan.

"Setiap terowongan pasti memiliki ujungnya, setiap ujungnya pasti ada cahaya. Saya janji akan membawamu ke cahaya itu"
"Kamu itu orang yang paling keras kepala dan paling sulit yang saya kenal. Tapi jika aku harus mengulang hidupku, aku akan tetap memilih kamu"

Ah, saya memang bukan pada kapasitasnya mengomentari film ini, tapi boleh-boleh saja toh sebagai penonton saya ikutan mengomentari film ini :D. Saya angkat 4 jempol buat aktingnya Reza Rahadian yang pol abis menjadi Pak Habibie. Yang bikin salut ya cara bicaranya yang bisa banget seperti cara bicaranya Pak Habibie! Apa yang harus saya tulis lagi? Surat Cinta Pak Habibie kepada Ibu Ainun yang sangat menyentuh :')

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. 
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, 
aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak demikian hebat adalah
kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang sekejap saja
lalu rasanya mampu membuatku nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya...
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi...
Saya dilahirkan untuk Ainun dan Ainun dilahirkan untuk saya...
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada air mata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama engkau ada, aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini..
Mereka mengira akulah kekasih yang baik bagimu, sayang
Tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua
Tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia...
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku dapat mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan, kau dariNya, dan kembali padaNya...
kau dulu tiada untukku dan sekarang kembali tiada
Selamat jalan sayang
cahaya mataku
penyejuk jiwaku
Selamat jalan
calon bidadari surgaku...

"Kamu jangan pernah takut kehilangan saya, karena kita adalah satu..."

Saturday, December 15, 2012

5cm.

"17 Agustus di puncak tertinggi Jawa, 5 sahabat 2 cinta, sebuah mimpi mengubah segalanya"
Genta, Arial, Zafran, Riani, dan Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan belasan tahun lamanya. Suatu hari mereka berlima merasa "jenuh" dengan persahabatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling komunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya. 
Selama tiga bulan berpisah penuh kerinduan, banyak yang terjadi dalam kehidupan mereka berlima, sesuatu yang mengubah diri mereka masing-masing untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setelah tiga bulan berselang mereka berlimapun bertemu kembali dan merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih di puncak tertinggi Jawa pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia. 
Sebuah perjuangan atas impian, perjalanan hati yang merubah hidup mereka untuk selamanya. (taken from 21cineplex.com)

Genta, Arial, Zafran, Ian, dan Riani tidak pernah melewatkan satu akhir pekan-pun tanpa bersama-sama yang telah berlangsung selama 10 tahun lebih, walaupun mereka masing-masing mempunyai aktivitas masing-masing yang berbeda. Suatu malam, di secret garden mereka di rumah Arial, mereka akhirnya memutuskan break dari kegiatan pertemanan mereka, tanpa komunikasi sama sekali di antara mereka yang akan berlangsung selama 3 bulan, dengan janji akan bertemu di tanggal 14 Agustus dengan suatu perayaan yang tidak akan pernah dilupakan mereka. Selama 3 bulan itu, mereka masing-masing menjalani aktivitasnya : Genta sebagai EO, Riani bekerja kantoran, Zafran dengan usaha mendekati adik Arial - Arinda atau Dinda, Arial yang berusaha pedekate dengan teman di gym-nya - Indy, dan Ian yang bekerja keras untuk menyelesaikan skripsinya. 7 Agustus, masing-masing menerima reminder dari Genta untuk "perayaan" di tanggal 14 Agustus nanti : pertemuan di Stasiun Senen jam 14.00. Sampai akhirnya mereka sampai di tujuan yaitu Malang, akhirnya Genta memberitahu "perayaan" yang dimaksud : perjalanan mendaki menuju Puncak Mahameru di tanggal 17 Agustus.

Baru kali ini saya bener-bener puas sama film hasil adaptasi dari novel. Rasanya waktu nonton film ini adalah film itu adalah visualisasi dari imajinasi saya selama saya membaca buku. Walaupun banyak yang dipotong, namun bagi saya gak masalah. Kisahnya tetap mengalir lembut dengan latar belakang keindahan alam kompleks Bromo-Tengger-Semeru dan benar saja, Ranukumbolo adalah surga bagi para pendaki Mahameru. Keindahan yang seperti di foto-foto atau lukisan bergambar danau dan hutan serta gunung, itulah Ranukumbolo, bagaikan lukisan alam yang luar biasa indah. Bagi saya pribadi, setelah membaca novel dan nonton filmnya, saya jujur saja bersyukur sekali kepada Tuhan atas keindahan alam Indonesia yang luar biasa. Jadi, saya rpibadi gak bisa banyak berkomentar karena puas banget akan film ini - sesuai ekspetasi saya :)


"Setiap kamu punya mimpi atau keinginan atau cita-cita, kamu taruh disini, di depan kening kamu, jangan menempel. Biarkan dia menggantung, mengambang 5 centimeter di depan kening kamu. Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu..."

Thursday, November 29, 2012

A Little Freaky Happiness : Soccer


Karena punya adik cowok, dari kecil saya dan adik saya selalu main adu penalti. Jatahnya bergantian, kadang saya yang jadi kiper dan kadang saya jadi penendang. Walaupun suka main adu penalti itu, bukan berarti saya yang diumur segitu dulu sudah mengerti soal dunia persepakbolaan. Kecintaan saya akan sepakbola muncul akibat punya mbak yang suka banget sepakbola.
Perkenalan paling pertama dengan dunia sepakbola adalah saat Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang. Yang saya ingat betul itu pertandingan Italia vs Korea Selatan dan sejak itu saya resmi menjadi tifosi Italia dan tifosi AC Milan - sampai sekarang. Ada sesuatu di dalam permainan 11 orang itu yang menarik perhatian saya. Skor akhirnya memang rata-rata kecil atau bahkan tidak ada angka sama sekali, namun yang seru itu bukan terletak pada skor akhir melainkan pada isi pertandingannya itu. Mencari 1 gol itu bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan skill personal tiap-tiap pemain, strategi sang pelatih, dan tentunya kerjasama apik dari tim. Menurut saya, sepakbola itu sejatinya adalah permainan kebersamaan, kebersamaan tim di lapangan dan kebersamaan penonton sebagai pendukung.
Dewasa ini, tidaklah aneh jika seorang perempuan amat menggilai sepakbola. Mungkin sebagian besar karena sekarang ini banyak pemain sepakbola berwajah ganteng, namun tak jarang pula yang menggilai sepakbola karena menikmati permainannya atau tak jarang dengan alasan kedua-duanya. Ambillah contoh, David Beckham. Siapa yang tidak mengenal pemain sekaligus model ganteng ini? Saya rasa yang tidak suka sepakbola-pun tahu. Tidak hanya bermodalkan wajah, Beckham sendiri punya modal aduhai dalam mengolah si kulit bundar. Keahliannya melepas tendangan bebas tidak perlu diragukan lagi. Kepemimpinannya sebagai jenderal lapangan tengah di kala masa emasnya tidak perlu dipertanyakan. David Beckham telah menjadi legenda hidup sepakbola modern dan panutan bagi pesepakbola belia zaman ini.
Kembali ke dalam negeri, sepakbola bagaikan roh yang merasuk ke dalam setiap benak  rakyat Indonesia, selain bulutangkis. Sedih memang melihat berbagai kasus yang terjadi di tubuh PSSI - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia-, melihat sepakbola dipolitisasi oleh oknum yang mengaku pejabat pemerintah, melihat ketidakseriusan pemerintah dalam mengusut kasus hukum yang ada di PSSI, dan sebagainya. Tapi hebatnya, jika Timnas sedang bertanding, rakyat Indonesia seperti bersatu untuk mendukung Timnas, tidak peduli polemik apa yang sedang terjadi di tubuh PSSI. Kalah-menang, pendukung Timnas Indonesia selalu mendukung dan memberikan semangat kepada pemain-pemain yang adalah para pahlawan di lapangan hijau. Contohnya ya seperti saat AFF Cup sekarang ataupun 2 tahun lalu, dimana semangat nasionalisme rakyat Indonesia terbakar untuk mendukung penuh Timnas. 11 orang di lapangan hijau menyatukan 240.000.000 rakyat Indonesia.

By the way, demi nonton pertandingan sepakbola, saya sampai rela mengurangi jatah tidur dan membatalkan janji pergi. Freak enough? Yeah!

Wednesday, November 14, 2012

Gimme Third Chance, please...

Akhirnya untuk kali kedua Owl City dateng ke Jakarta, saya masih tetap gak bisa nonton. Kalo tahun lalu itu karena keabisan tiket, tahun ini karena gak dapet izin ortu! Argh, alasannya sih, karena kemaren itu udah nonton L'Arc~en~Ciel. Oh come on! Teman-teman seumuran saya bahkan sering banget bolak-balik tempat konser dalam satu tahun yang sama, sedangkan saya yang baru aja nonton konser 1x itu gak boleh lagi nonton konser dengan alasan di atas. Oke, mungkin terdengar pengecut ya saya, tapi menurut saya tetap aja restu nyokap untuk pergi-pergi gitu harus saya dapatkan - takut kualat. Tapi, argh... Tetap saja bikin saya kesel dan bete sedari tadi pagi. Kesannya sepele sih, bete karena gak boleh nonton konser, tapi... it really makes my day so blue. Dari kemaren-kemaren udah ngebayangin gimana karaoke massal nyanyi Good Time atau When Can I See You Again? atau Shooting Star. Ngebayanginnya aja bikin merinding banget, gimana kejadian aslinya? Perasaan saya tidak akan bisa merasakan hal yang sama dengan HootOwls lainnya itu yang bikin saya kesel setengah mati.

Saya hanya bisa berharap adanya kesempatan buat saya, okelah minimal kesempatan ketiga untuk saya. Masih berharap banget nonton konser Owl City dan mudah-mudahan Adam bisa balik lagi ke Jakarta tahun depan. Dan semoga saya bisa nonton dia tahun depan.


Oh my, I really wanna cry :'''''''''''''''''''((

Friday, November 9, 2012

Skyfall

Setelah operasi di Istanbul berakhir dengan bencana, James Bond hilang dan diduga telah tewas, sementara identitas para agen rahasia MI6 yang masih aktif terkuak di internet. Banyak yang meragukan kemampuan M untuk menjalankan misi rahasia dan ia menjadi perhatian pemerintah dalam menangani masalah tersebut.
Ketika misi itu sendiri diserang, kehadiran Bond secara tiba-tiba memberikan alasan bagi M untuk mencari si penjahat berbahaya, Raoul Silva. Saat Bond berhasil mengikuti jejak Raoul dari London ke Laut Cina Selatan, Bond menunjukkan kesetiaannya pada M dan melupakan rahasia masa lalunya (taken from 21cineplex.com)

Spoiler alert!
Eve Moneypenny melakukan kesalahan besar dengan menembak Bond dan mengakibatkan Bond dianggap telah meninggal. Di London, markas besar MI6 diserang dan sistem komputer MI6 juga diserang hacker. Identitas para agen milik MI6 yang tersebar di berbagai negara satu persatu terungkap oleh pihak lawan. Pemerintah Inggris mendesak M untuk segera pensiun dari jabatan pemimpin MI6. Di tengah kekacauan itu, mendadak Bond kembali hadir dan segera ditugaskan M untuk memburu sang hacker yang diperkirakan memiliki dendam dengan M. Dengan luka bekas tembak yang dialaminya serta serangkaian tes yang dijalaninya, sebenarnya Bond tidak memenuhi kualifikasi untuk diberikan misi rahasia. Namun M memberi kepercayaan penuh kepada Bond untuk mengemban misi ini dan mengirim Bond ke Shanghai, tempat dimana lawan Bond di Istanbul berada. Bersama Eve, Bond menuju Shanghai berbekal pistol baru yang hanya bisa dipakai oleh Bond dan radio kecil buatan Q. Setelah mengetahui letak bos dari komplotan itu, Bond tanpa didampingi Eve pergi menuju daerah Laut Cina Selatan, ke sebuah pulau tak berpenghuni yang menjadi markas komplotan tersebut. Bond dipertemukan dengan bos komplotan tersebut yang ternyata adalah mantan anak emas M di MI6. Sang pemimpin komplotan - Silva - berhasil ditangkap dan dibawa ke markas MI6. Namun namanya penjahat, pasti ada aja jalan buat kabur. Silva berhasil menjebol sel tahanannya dan kabur dari markas MI6. Dengan bantuan Q, Bond berusaha mengejar Silva yang tengah menuju ke gedung dewan tempat dimana M sedang seperti diadili. Tujuan Silva tak lain adalah membunuh M, yang dianggap telah membuat hidupnya menderita. Silva dan gerombolannya berhasil menyerang gedung dewan, namun M dapat diselamatkan dan dibawa kabur oleh Bond, serta membawanya ke tempat kelahiran Bond di Skotlandia. Bond membawa M ke rumah masa kecilnya di tempat bernama Skyfall. Disanalah Bond, M, dan kerabat masa kecil Bond berperang melawan Silva serta komplotannya. Penyerangan tersebut menelan korban : Silva sendiri dan M. Pemimpin MI6 akhirnya digantikan Mallory, yang tadinya merupakan utusan pemerintah yang mendesak M untuk mundur namun pada akhirnya ia membela Emma, sang mantan pemimpin MI6 yang telah mangkat.

Pengakuan saya : saya ngebet banget nonton Skyfall semata-mata pengen liat Q! Tidak ada di 2 seri James Bond era saya, peran Q muncul lagi dengan mengusung aktor baru : Ben Whishaw. Sejujurnya, saya belum pernah denger nama Ben Whishaw ini, tapi mendadak jatuh cinta waktu melihat artikel dari 21cineplex.com tentang terpilihnya pemeran Q di Skyfall, yang menyertakan salah satu scene :


Oh my, he seems so nerd and smart! Hahaha, namanya juga jadi Q - pembuat senjata-senjata muktahir James Bond dan ahlinya sistem komputer di MI6. Waktu ada scene-scenenya dia aja saya harus gigit jaket dan gigit jari agar gak seru sendiri. Scene-nya Q di Skyfall lumayan banyak, jadi puas banget liat Whishaw versi smart dan nerd plus kacamataan ini! Salah satu quote yang saya suka banget dari Q ini adalah : "I invented them". Kenapa? Ketika Bond meminta bantuan Q untuk menganalisa hard disk yang berhasil diambil dari salah satu anak buah Silva, si Q itu bilang kalo isi software (mungkin ya, soalnya lupa disebutnya apa sama mereka) yang ada di hard disk itu hanya ada 6 orang di dunia yang bisa buka. Lalu  Bond tanya ke Q apakah dia bisa buka software itu dan jawaban Q adalah quote yang tadi saya suka itu...... "I invented them". I was like... a.......... speechless. Ber-wow ria  sendiri di dalam otak dan tambah jatuh cintalah saya sama karakter ini. 
Diluar karakter Q ini, emmm... ah, susah ya soalnya saya memang niat banget nonton Skyfall demi Q saja sih. Hehehe, biasalah, naluri perempuan saya berbicara disini. Ah ya, saya gak sadar kalo si Mallory itu adalah si Voldy alias Ralph Fiennes! Dari awal sudah tau kalo Ralph Fiennes ikutan main di Skyfall, tapi tetep aja gak nyangka si Mallory itu-lah di Fiennes. Gara-gara nonton ini, saya jadi pengen baca novelnya James Bond. Waktu itu sempet cari-cari di Goodreads namun sepertinya belum diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Oh ya, kayaknya Skyfall ini bukan film yang berdasarkan novel serial James Bond ini, karena saya cari baik yang ditulis Ian Fleming, penulis lanjutannya, bahkan di seri Young James Bond, seri Skyfall ini tidak ada. Novel James Bond yang ditulis oleh Ian Fleming sejujurnya hanya ada sekitar 11 sampai 12 seri saja. Film-film yang ada sejak zaman dahulu itu ada yang diambil dari novel dan ada yang murni film aja - tidak berdasarkan novel. 

Film James Bond selanjutnya, pengen nonton kalo ada Q lagi ah. Hahaha, ya gak juga sih. Kalo ceritanya seru juga saya mau nonton lagi. Tapi kan, kalo yang jadi Q si Whishaw lagi, makin berhasrat nontonnya :3

Wednesday, October 10, 2012

ACBI (Aku Cinta Bahasa Indonesia)

ACBI adalah buku modul pelajaran Bahasa Indonesia waktu zaman saya masih SD. Suka banget sama buku itu waktu SD karena buku itu banyak cerita dan gambar, juga ada pembelajaran juga. Ya sebagai anak kecil tentu saya suka-nya karena banyak cerita. Tidak heran sampai sekarang hobi saya baca cerita :p

Kegemaran membaca hingga mencapai titik freak dan kuliah di universitas yang mayoritas pelajarannya memakai bahasa Inggris membuat saya semakin mencintai Bahasa Indonesia. Selain sebagai bahasa ibu, menurut saya bahasa Indonesia itu indah. Jika kita bisa memilih kata dengan benar, kita akan bisa menemukan keindahan sebuah kalimat dalam bahasa Indonesia. Lihat saja bahasa-bahasa yang dipakai dalam karya sastra, ambilah contoh karya puisi. Penulis pasti memilih kalimat-kalimat yang berisikan kata-kata yang puitis yang kadang memang membuat kita pusing kepala saking gak ngertinya. Tapi jika kita bisa memposisikan diri sebagai penulis itu, merasakan apa yang ditulis oleh sang penulis, mendalami isi dan pengertian dari puisi tersebut, niscaya kita bisa mengerti arti puisi tersebut dan tak jarang merinding. Saya mengambil contoh kumpulan karya oleh Dewi Lestari atau Dee, yang terkumpul dalam buku berjudul Madre. Teman-teman saya bilang, rata-rata mereka hanya mengerti satu buah cerita saja, yaitu cerita yang berjudul Madre. Terus terang saya penasaran, se-absurd apa buku itu sampai teman-teman saya gak mengerti karya lainnya. Saya langsung mencari pinjaman dan membuka satu demi satu halaman buku. Saya tergugah dengan puisi-puisi karya Dee yang jujur menurut saya indah banget! Saya suka dengan sebuah karya tulis yang berisi "curhatan" Dee kepada Atisha yang saat itu masih dalam kandungannya. Atau karya yang mengenai danau. Atau puisi penutup buku yang berjudul Barangkali Cinta berhasil membuat saya hampir mewek saking mendalaminya. See? Menurut saya Madre itu bagus banget. Oh ya, ada satu cerita yang cukup absurd sih buat saya. Judulnya "Have You Ever...?". Saya mengerti sih inti ceritanya, tapi akhir ceritanya yang lumayan absurd buat saya. Ternyata, setelah saya mendalami lagi -at least menurut saya- pembaca diposisikan menjadi teman dari si tokoh utama, yang sama-sama mengerti isi kisah si tokoh utama, namun tidak mengerti apa yang si tokoh utama cari lagi. Jadi ketika si tokoh utama tertawa karena ia mengerti akan sesuatu, si teman yang tidak mengerti-pun akhirnya ikut-ikutan tertawa, dan saya-pun ikutan tertawa! Sesulit apapun kisah yang disuguhkan penulis, pasti ada esensi yang bisa kita selami dan bisa kita cari tahu maknanya. Kalau cara saya sih ya, saya membaca lambat-lambat di bagian yang sulit itu dan setelah saya membaca kalimat itu, biasanya saya langsung memalingkan pandangan dari buku sambil mencerna isinya.

Di saat muda-mudi seumuran saya merasa akan lebih gaul memakain bahasa Inggris, saya tetap lebih nyaman untuk memakai bahasa Indonesia. Bahkan jujur saja, jika ada kesempatan saya mau saja mendalami Bahasa Indonesia lewat kuliah di Sastra Indonesia. Sudah bagus Indonesia punya bahasa nasional, mengapa tidak kita pakai dan banggakan?

Saturday, September 29, 2012

Dua Manusia

(For my life-time friend to-be : Momon :D)


Meski jalan ini masih 'kan terus berputar
Ujung jalan ini kau dan aku yang tahu

Kita memang tidak bermula bersama, namun dapat kurasakan bahwa kita akan berakhir bersama, kita akan berbagi suka dan duka bersama, kita akan berbagi kegilaan bersama.

Semua yang tertawakan kita
Akan berbalik berharap menjadi kita...

Kita memang aneh, kita memang freak, namun inilah kita. Kita, yang menikmati dunia kita sendiri akan membuat orang lain berlomba-lomba menjadi kita berdua.

Meski awan ini masih t'rus membayangi
Warna langit ini sejatinya kita tahu

Mereka boleh mengatakan apapun tentangmu, namun yang tahu tentang dirimu adalah aku. Mereka boleh mengatakan apapun tentangku, namun yang tahu tentang diriku adalah kamu.

Ada dua bintang 'tuk kau dan aku
Menanti kita kembali 'tuk bersama...

Percayalah, sejauh apapun kita berada selalu ada cara untuk kita kembali bertemu.

Di angkasa terlukislah kisah kita
Dua manusia yang berputar demi cinta

Kisah indah kita, tidak akan cukup dilukis walaupun di angkasa sekalipun. Hidup yang penuh cinta telah kutemukan dalam kehidupan kisah kita.

Mungkin cuma aku dan kamu
Tak terperdaya pekat badai ini

Cobaan seberat apapun, kau dan aku harus berjanji kita tidak akan pernah jatuh dan menyerah.

Mungkin cuma aku dan kamu
Yang percaya ini semua kan jadi nyata...

Kau dan aku bersama, harus percaya bahwa sesuatu yang indah yang akan menjadi nyata menunggu kita.

Meski langkah ini kadang bertambah berat
Sudikah kau tunggu?
Relakah kau melepasku?

Disaat ku terjatuh, maukah kau mengulurkan tanganmu padaku?
Disaat aku tertinggal, maukah kau menungguku di garis akhir?
Akankah kau melepaskan tanganku suatu saat nanti?

Di angkasa terlukislah kisah kita
Dua manusia yang berputar demi cinta
Mungkin cuma aku dan kamu
Tak terperdaya pekat badai ini

Mungkin cuma aku dan kamu 
Yang percaya ini semua kan jadi nyata...
Kan jadi nyata...

Mungkin cuma aku dan kamu



** Dendy's Mike - OST. Perahu Kertas.

Saturday, September 22, 2012

Emmm...

Masih galau mau lanjut me-review buku apa gak. Tapi suka males. Btw, ini udah lama gak saya sentuh ya? Ah, coba di smartphone saya ada aplikasinya *banyak maunya >.<*

Sunday, September 9, 2012

Random

Kinda late, but still Hello September! Akhirnya saya memutuskan untuk berhenti menjadi book-reviewer seperti blog-blog lain yang tentunya sudah lebih canggih. Kenapa? Yang utama adalah karena saya kelewat malas. Jika saya ingin berkomentar, saya lebih banyak mengeluarkan komentar saya lewat akun twitter. Karena apa yang tercetus di otak saya saat itu juga, saya inginnya segera saya keluarkan daripada keburu lupa. Tapi... kita lihat nanti deh. Namanya juga nulis, kadang suka mood, kadang gak mood :D

Next, saya akhirnya mulai masuk kuliah! Hahaha... Hal menarik adalah tentu saja dosen Marketing saya dong! Belum 30, setengah Jerman setengah Indonesia, good-looking, dan di mata kuliahnya harus pake bahasa Inggris, padahal saya yakin pasti dia bisa ngomong bahasa Indonesia (kira-kira sih...). Jujur, rada takut sama ini pelajaran karena saya pada dasarnya sama sekali gak suka sama sesuatu yang berhubungan sama Sales dan Marketing ini, karena saya gak pintar ngomong :p Tapi, ya sudahlah, ikuti saja aliran kehidupan yang ada...
Kuliah setelah bekerja lumayan bikin lelah. Padahal baru 2 hari mengalaminya, tapi rasanya badan ini pengennya diistirahatin aja. Masih tersisa 4 tahun mendatang sampai akhirnya saya lulus nanti. Sedikit takut, sedikit ragu, sedikit gugup dengan kuliah ini. Masih suka berpikir apakah jalan yang sudah diambil ini sudah benar. Well, walaupun Mama sudah ngomong kalau perjalanan kuliah saya ini nothing to lose karena saya sudah bekerja, tetap saja tidak bisa meredakan rasa gugup saya ini. Let God lead me till the end :)

Last, saya lagi sedang tergila-gilanya sama buku-bukunya Dewi Lestari a.k.a Dee. Seri Supernova, Perahu Kertas, dan Madre rata-rata saya suka! Saya suka berpikir kalau Dee itu punya 2 otak yang sama-sama pintar. Terutama setelah membaca Seri Supernova, saya merasa buku lain menjadi lebih "ringan". Diawali dengan Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh lalu dilanjutkan dengan Akar dan Petir serta sementara berhenti di Partikel, Seri Supernova ini jujur saja membawa warna tersendiri kepada wawasan dan pengalaman membaca saya. Dengan teori ini dan itu dan kadang saking gak ngertinya saya cuma bisa bilang : "Wow", tapi Dee berhasil membawa saya masuk ke dalam dunianya, terlarut dan hanyut bersamaan dengan aliran plot ceritanya. Pada buku-buku karangan Dee inilah akhirnya saya bisa mengerti kalau membaca itu bukanlah sekedar membaca, kita harus bisa membuka hati dan pikiran kita untuk meresapi selangkah demi selangkah kejadian yang dialami sang tokoh utama. Buku-buku Dee inilah yang membawa saya pada pengalaman "membaca dengan hati". I love you full, Mba Dee! ^^

Random kan?

Friday, August 31, 2012

August Point-by-Point

Oke. Saya jabarkan bulan Agustus saya menjadi poin-poin :D

  • Dibuka dengan berita skandal opera sabun yang melibatkan 4 pasang ganda putri : Greysia/Meliana, Wang Xiaoli/Yu Yang, KMJ/HJE, JKE/KHN dan akhirnya ke-empat pasang tersebut di diskualifikasi. Sempat heboh banget di Twitter -oke, Timeline saya saja kali ya. Yang pasti, saya sebagai Badminton Lover sempat syok juga sama keputusan ini.
  • Yu Yang akhirnya pensiun! Syok banget, banget. Lagi berada di peringkat 1 BWF nomor Ganda Putri bersama Wang Xiaoli, karena kasus tersebut akhirnya Yu Yang memilih gantung raket. We'll miss you so much as we miss Lee Hyo Jung!
  • Masih dari gelaran Olimpiade, Owi/Butet akhirnya menyerah di tangan Xu Chen/Ma Jin di Semifinal. Emas untuk Indonesia kandas. Owi/Butet juga kandas di tangan Thomas Laybourn/Kamilla Rytter-Juhl :(
  • Still from Olympic Games, Lee Yong Dae oppa dan om Jae Sung akhirnya dapat Bronze Medal. Hadiah perpisahan buat om Jae Sung :"). Dari sektor tunggal putra, Lin Dan yang meraih Gold Medal. Tim China dapet banyak sekali emas................ *krik*
  • Dapat kesempatan gratis ikut tur ke Malaysia 5 hari bareng Vanni, Monique, dan Ci Vonny. Dari yang awalnya kesel banget-banget sampe akhirnya bisa FUN! :")
  • OKAY! We've got an official Finnick Odair! He is Sam Claflin. Gak pernah tau dia itu siapa dan main film apa, jadi kita lihat dia menjadi Finnick Odair. Muehehehehe...........
  • Menyelesaikan banyak sekali buku. Memorable, susah payah menghabiskan seri Supernova!
  • Nonton Perahu Kertas! Awal rencana maunya nonton tanggal 16 Agustus. Berhubung tanggal 17 Agustus saya berangkat ke Malaysia, akhirnya saya baru nonton di tanggal 25 Agustus. Histeris karena the one and only REMIGIUS ADITYA! Hahaha Reza Rahardian itu Remi bangeeeettttttt!!! Gak sabar nonton Perahu Kertas yang Part 2!
  • Back to Badminton's issues, uda Kido sama ko Hendra diceraikan. Begitu pula dengan Ahsan dan Bona. Pasangan uda Kido yang baru adalah ko Alvent, sedangkan ko Hendra akhirnya berpasangan dengan Ahsan. 
  • Kembali mundur dengan rencana pengen me-review buku lewat blog. Kelewat males yang utama sih. Ya udahlah, saya jadi silent reader ajah :')
  • Setelah 2 tahun, akhirnya saya merasakan lagi kegiatan Ospek! Welcome to the new phase of life, Lona :D

Thursday, August 16, 2012

Something About You (FBI / US Attorney #1)


Fate has thrown two sworn enemies...

Of all the hotel rooms rented by all the adulterous politicians in Chicago, female Assistant U.S. Attorney Cameron Lynde had to choose the one next to 1308, where some hot-and-heavy lovemaking ends with a death. And of all the FBI agents in Illinois, it had to be Special Agent Jack Pallas who gets assigned to this high-profile homicide. The same Jack Pallas who still blames Cameron for a botched crackdown three years ago—and for nearly ruining his career.

Into each other's arms...

Work with Cameron Lynde? Are they kidding? Maybe, Jack thinks, this is some kind of welcome-back prank after his stint away from Chicago. But it's no joke; the pair is going to have to put their rocky past behind them and focus on the case at hand. That is, if they can cut back on the razor-sharp jibes—and smother the flame of their sizzling-hot sexual tension.

Cameron Lynde sengaja mencari hotel mahal untuk mendapatkan tidur yang nyaman selama rumahnya diperbaiki. Alih-alih mendapat ketenangan, Cameron yang menghuni kamar 1307 harus menahan emosi ketika ditengah malam ia mendengar erangan sensual wanita yang sedang bercinta dengan suara yang cukup keras. Cameron baru saja akan mengadukan ketidaknyamanan-nya kepada customer service hotel tersebut ketika ia mendengar seseorang dari kamar sebelah keluar dari kamar tersebut. Setelah ia berpikir akan tidur tenang, ia malah mendapati kabar kalau wanita yang ada di kamar sebelahnya itu telah meninggal dan Cameron sebagai saksi kunci.

Jack Pallas - seorang agen FBI yang tiga tahun lalu telah mempermalukan Cameron di depan umum harus kembali berhadapan dengan Cameron. Kali ini, Jack mempunyai tugas yang mengharuskannya selalu berhubungan dengan Cameron, karena Cameron adalah saksi kunci dari pembunuhan wanita bayaran yang terjadi di sebelah kamar hotel Cameron dan Jack juga harus melindungi Cameron dari bahaya yang mengancam dirinya.

Kalau ditanya adegan yang paling saya suka, ya jelas ketika Jack dan Cameron menghadiri pernikahannya Amy dong :") hihihihihi *devilishlaugh*
Karena genre-nya Suspense Romance, jelas lebih banyak adegan Romance-nya daripada actionnya. Terbukti action-nya yang saya berasa banget yaaa yang menjelang akhir novel. Kalau romance-nya, jangan ditanya. Saya sampai merinding sendiri saking.... emmmm.... hehehehehe :") Namanya juga novel romance dewasa, jadi adegan hot-nya juga hot dong (fyi, I'm 20 y.o. << gak penting sih)
Btw, Jack-nya hot banget siiihh... Jadi gemes :3

Kali kedua baca novel e-book berbahasa Inggris setelah baca Fifty Shades of Grey yang sampai sekarang belum saya selesaikan --". Harus berkonsentrasi dua kali lipat mengingat saya harus menerjemahkan isi novelnya ke dalam otak saya. Tapi, saya jelas lebih menikmati novel ini dalam bahasa Inggris, karena lebih "panas" (iihh bandeell!!) :3.
Bintang 3 dari 5 ya... :)


Sunday, August 12, 2012

Badminton Freak


Gara-gara histeria kedua tantenya saat menonton Ricky Subagja dan Rexy Mainaky di Olimpiade Atlanta 1996, Fraya Aloysa Iskandar jatuh cinta pada bulutangkis. Momen saat Ricky dan Rexy merebut medali emas untuk Indonesia begitu memukau Fraya kecil, hingga ia memutuskan harus jadi atlet bulutangkis!
Tapi kini, di usianya yang kedelapan belas, Fraya terpaksa menerima kenyataan bahwa cita-citanya tak terwujud. Semua karena Mama melarangnya masuk klub bulutangkis sedari Fraya kecil. Fraya hanya bisa menyalurkan cintanya pada bulutangkis melalui ekskul di sekolah, yang tentu saja tak cukup untuk menampung bakat dan ambisinya yang besar.
Seakan semua itu belum cukup, Fraya juga harus menerima bahwa pacarnya, Albert, lebih suka ia jadi anggota cheerleaders daripada berjibaku mengejar shuttle cock di lapangan. Padahal, apa sih asyiknya pakai rok mini lalu loncat-loncat sambil pegang pom-pom?
Ketidaksukaan Albert pada bulutangkis memuncak ketika Fraya membohonginya demi bisa menonton kejuaraan Thomas-Uber Cup di Istora Senayan. Albert marah besar, dan menghukum Fraya dengan cara melarangnya nonton Thomas-Uber Cup live selama sisa pergelaran itu. Padahal, untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun tim Uber Indonesia berhasil masuk final!
Kalau sudah begini, mana bisa Fraya terus bertahan pacaran sama Albert?


Fraya kecil bertekad menjadi pemain bulutangkis karena "merinding" melihat Bendera Merah Putih berkibar di Atlanta pada tahun 1996 ketika Ricky Subagja dan Rexy Mainaki berhasil merebut medali emas. Namun cita-citanya harus dikuburnya dalam-dalam karena Mama tidak mengizinkan Fraya kecil masuk ke klub bulutangkis. 
Fraya usia 18 tahun tetaplah seorang badminton-lover. Walaupun tidak menjadi atlet bulutangkis, Fraya tetap ikut ekskul bulutangkis di SMA-nya dan selalu update dengan berita olahraga tepok bulu tersebut.  Hal ini bertentangan dengan keinginan pacar Fraya, Albert yang adalah kapten tim basket SMAnya. Albert lebih menginginkan Fraya menjadi cheerleader yang selalu mendukungnya ketika Albert bertanding. Tentu saja Fraya dengan senang hati menolaknya. Ketertarikan Fraya pada bulutangkis sudah pada kadar mencintai dengan setulus hati, bahkan dengan bangga mengatakan bahwa bulutangkis adalah pacar pertamanya. 
Fraya, yang sudah berpacaran dengan Albert selama 2 tahun akhirnya gerah juga. Ia tidak terima ketika Albert melarangnya menonton Semifinal Thomas Cup dan Final Uber Cup di Istora Senayan. Memang itu kesalahan Fraya karena sudah membohongi Albert-yang akan bertanding di final sebuah kejuaraan basket-demi menonton Semifinal Uber Cup di Istora. Namun Fraya merasa harusnya Albert bisa mengerti perasaan Fraya karena setelah sekian tahun tim Uber Indonesia berhasil masuk final. Fraya dan Albert-pun akhirnya harus berpisah.
Fraya sama sekali tidak merasa sedih atas keputusan itu. Ia bisa dengan leluasa bolak-balik Istora tanpa ada yang melarangnya. Dan, di Indonesia Super Series 2008 ini, akhirnya Fraya menemukan pasangan yang mengerti dirinya dalam diri Edgar Satria, pemain muda Pelatnas yang sedang naik daun.

"Bulutangkis itu bukan cuma hobi buatku, tapi seperti... hasrat. Impian.Obsesi. Gimana ya... aku juga bingung ngejelasinnya."

Absolutely 5 stars from 5 stars! Murni karena pendapat personal karena Bulutangkis hasrat terbesar saya. Fraya benar-benar menggambarkan seorang badminton-lover sejati : suka main bulutangkis, suka nonton pertandingan bulutangkis, selalu cek jadwal Series, selalu cek peringkat BWF, live-scoring jika pertandingan tidak ditayangkan, atau live-streaming jika pertandingan tidak ada di TV Nasional. Tidak heran, karena Mba Stephanie Zen juga seorang badminton-lover. Novel ini benar-benar membawa saya kembali ke histeria tahun 2008, dimana perbulutangkisan Indonesia kembali ke jalurnya. Histeria Thomas & Uber Cup 2008 yang diadakan di Indonesia yang menghasilkan tim Uber yang meraih runner-up serta histeria Indonesia Super Series 2008 dan medali Emas yang dipersembahkan Markis Kido/Hendra Setiawan di Olimpiade Beijing 2008, yang bagi saya merupakan titik tolak kebangkitan perbulutangkisan Indonesia. Istora selalu penuh dan menjadi momok menakutkan bagi pemain kelas dunia karena.... terlalu berisik! Namun itulah juga hal yang membuat Istora dirindukan juga oleh para pebulutangkis dunia, karena sorakan penonton Indonesia yang tingkat fanatiknya cukup tinggi.
Mba Stephanie juga tidak mengarang nama-nama pemain kelas dunia yang ada di novelnya. Yao Jie, Zhang Ning, Xie Xinfang, Lu Lan, Lee Yong Dae, Chung Jae Sung, Lin Dan, Thomas Laybourn, Kamilla Rytter Juhl, Park Sung Hwan, Lee Hyun Il, Ko Sung Hyun, Bao Chun Lai, Guo Zhendong... kyaaa! Sukses bikin saya histeris-saking freak-nya saya.

Curcol sedikit boleh kali ya. Jadi berpikir, kalau saya yang tingkat ke-freak-an akan bulutangkisnya menyamai Fraya ini, gimana jadinya kalau punya pacar kayak Albert ya? Namun kayaknya saya sudah terbiasa deh, karena teman-teman sekitar sayapun rata-rata bukan pecinta bulutangkis dan mengapa itulah saya sering menumpahkan segala uneg-uneg, live scoring, komentar, dan lain-lain yang mengenai bulutangkis di akun twitter saya.
Selain quote yang diatas, ada 1 quote lagi yang bikin saya senyam-senyum sendiri :p

"Jadi, Fraya Aloysa Iskandar, mungkin kamu sudah nggak bisa lagi mewujudkan cita-citamu untuk jadi atlet bulutangkis, tapi... punya pacar atlet bulutangkis bukan ide yang buruk, kan?"



Gyaaa!! Aku juga mau dooonngggg!!! 

Friday, August 10, 2012

Infinitely Yours


Orang bilang, pertemuan pertama selalu kebetulan. Tapi, bagaimana caramu menjelaskan pertemuan-pertemuan kita selanjutnya? Apakah Tuhan campur tangan di dalamnya?

Kita bukanlah dua garis yang tak sengaja bertabrakan. Sekeras apa pun usaha kita berdua, saling menjauhkan diri-dan menjauhkan hati-pada akhirnya akan bertemu kembali.

Kau tak percaya takdir, aku pun tidak. Karenanya, hanya ada satu cara untuk membuktikannya....

Kau, aku, dan perjalanan ini.

Ini kali kedua Jingga mengikuti tur ke Korea Selatan demi melihat pangeran berkuda putihnya, Kang Yun Jae  yang menjadi local guide untuk tur sebelumnya. Sayangnya, Jingga harus mengawali tur ini dengan meratapi PSPnya yang rusak akibat terlindas trolley bagasi karena ia ditabrak seorang laki-laki yang sedang terburu-buru. Tak disangka, pria itu ikut dalam tur yang Jingga ikuti bahkan mereka menjadi pasangan dalam tur! 

Narayan Sadewa, harusnya membeli tiket solo untuk rute Jakarta-Seoul-Jakarta, bukannya paket tur yang dibelikan teman sekantornya Alif. Motifnya ke Korea hanya satu, untuk menemui kekasih masa lalunya, Mariska yang mendadak memutuskan hubungan dengannya karena memilih pria Korea. Rayan harus berpasangan dengan Jingga, yang awalnya ia kira sebagai anak SMA karena sikapnya yang seperti remaja masa kini yang menjadi K-Poppers. Bahkan Jingga memanggilnya Om, namun setelah Rayan tidak sengaja melihat paspor Jingga, ternyata mereka hanya terpaut 3 tahun!

Rayan yang memang tidak berniat mengikuti program tur berencana kabur dari acara dan mencari Mariska. Apa daya, Jingga yang merasa bertanggung jawab pada pasangan tur-nya ini mengikutinya. Namun ternyata Jingga sedikit berguna menjadi penerjemah bagi dirinya. Namun, Rayan tetap saja merasa dengan berjalan bersama si kelinci Energizer ini pasti ada hal buruk yang akan terjadi. 

Kenyataannya, Mariska tetap memilih pria Korea dibandingkan dirinya. Jingga berusaha menghiburnya dan membujuknya ikut kembali ke dalam rombongan tur. Namun lagi-lagi ada hal buruk yang menimpa mereka. Tertinggal grup tur dan Rayan kecopetan. Kali ini, Jingga tidak kehilangan akal. Ia mengajak Rayan mengikuti tur romantisme Korea buatan dirinya yang membuat mereka berdua hanyut didalamnya.

Saya bukan K-Poppers, jadi saya tidak tahu lagu-lagu yang ada di playlistnya Jingga dan saya tidak tahu siapa itu Kang Dong Won. Yang pasti saya suka banget sama novel ini! Oh my, saya merinding karena adegan romantis Rayan dan Jingga serta ketawa sengakak-ngakaknya liat tingkah mereka berdua ini. Chemistry Rayan sama Jingga itu kerasa banget, kadang sampe merinding karena saking berasanya. Satu kebiasaan Jingga selama perjalanan turnya ini adalah memotret semua wajah Rayan dalam berbagai emosi dengan kamera Instax-nya. Tur romantisme-nya bener-bener romantis :"). Ke N-Tower buat pasang gembok cinta, naik cable car ala Boys Before Flower, makan Jajangmyeon (mi kecap - kalau kata Rayan :p) di pinggir jalanan, beli hoodie couple di Doota Shopping Centre, dan berakhir dengan bermalam di Heartbeat Motel, yang seperti hotel esek-esek! HAHAHAHA!! Bagian ini saya ngakak abis! XD

Ceritanya memang mirip sama Hello Stranger, film produksi Thailand. Namun Mba Ori menjelaskan bahwa ide cerita ini muncul jauh sebelum Hello Stranger itu tayang. Tapi memang beda koq, mau mirip mau gak, saya tetap sukaaaa!! Endingnya memang mudah ditebak, namun perjalanan menuju ending-nya lah yang tidak mudah ditebak. Dan saya sangat amat menikmati perdebatan dan segala interaksi antara Rayan dan Jingga. So sweeeeeettt :3 Selain mendalami isi novelnya, saya juga jadi belajar sedikit tentang kosakata bahasa Korea dan tempat-tempat wisata di Korea. Recommended buat pecinta travel book :D

Best quote dari buku ini (sama seperti kebanyakan pembaca milihnya :p) :

"Sekarang, kamu mau bayar pake apa?" 
"Cinta...?"


HAHAHAHA XD
Anyway, bintang 5 dari 5!!! Hahaha really really LOVE IIITTT!!
Hidup kelinci Energizer!

Sunshine Becomes You


“Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.”

Ini adalah salah satu kisah yang terjadi di bawah langit kota New York…
Ini kisah tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan…
Tentang impian yang bertahan di antara keraguan…
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup.

Awalnya Alex Hirano lebih memilih jauh-jauh dari gadis itu—malaikat kegelapannya yang sudah membuatnya cacat.
Kemudian Mia Clark tertawa dan Alex bertanya-tanya bagaimana ia dulu bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapannya.

Awalnya mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan dan berharap bumi menelannya detik itu juga.
Kemudian Alex Hirano tersenyum dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.

Menjelang konsernya di Amerika, Alex Hirano harus bertemu "malaikat kegelapan"nya. Ray Hirano, adiknya, mengajaknya ke Small Steps, tempat dimana Ray mengajar dance ketika Mia Clark -teman mengajar Ray- terjatuh dari tangga dan menubruk Alex. Tangan kiri Alex yang terkilir membuatnya harus menunda konsernya di Amerika karena dokter memvonis tangannya baru akan sembuh 2 bulan kemudian. Mia Clark, yang selalu diajari sopan santun oleh orang tuanya merasa tidak enak hati karena sudah melukai tangan Alex lalu menawarkan dirinya untuk menjadi tangan kiri-nya Alex. Awalnya Alex menolak karena takut Mia melukainya lagi namun akhirnya menerima tawaran Mia karena jatuh cinta pada kopi buatan Mia (walaupun Alex tidak mau mengakuinya terang-terangan *timpukbantal*).Mia-pun rutin mengunjungi apartemen Alex untuk bersih-bersih dan membuatkan Alex sarapan.

Awalnya Mia takut akan tatapan tajam Alex.
Awalnya Alex sangat membenci Mia karena ialah yang sudah membuatnya menunda konsernya di Amerika sehingga membuat julukan untuk Mia : Malaikat Kegelapan.
Sekarang, Mia takut detak jantungnya terdengar oleh Alex karena senyum Alex.
Sekarang, Alex bertanya-tanya mengapa Malaikat Kegelapannya mempunyai senyum seindah malaikat surga.

Baik Alex maupun Mia menyangkal kehadiran perasaan itu. Terutama Alex, karena baginya Mia adalah target adiknya, Ray walaupun Alex tahu Mia jelas-jelas tidak mempunyai perasaan pada Ray. Namun ketika Alex menemukan Mia tergeletak tak berdaya menahan sakit di bagian dadanya sehingga hampir pingsan, mengapa ia merasakan detak jantungnya berhenti? Mengapa ia merasakan dunianya runtuh melihat Mia tak berdaya di dalam pelukannya?

Again, seperti kata pembaca lainnya, they were meant to be together. Semua kebetulan sangaaatt kebetulan. Kebetulan Mia menubruk Alex sehingga membuat tangan kirinya terluka. Kebetulan Alex yang mendapati jaket bertuliskan Juilliard di mobil Mia sehingga ia mengetahui kalau Mia adalah bukan penari sembarangan. Kebetulan Alex-lah yang mendapati Mia hampir pingsan menahan sakit dan kebetulan Alex yang mengetahui rahasia Mia. Emmm, no no no, semuanya bukan kebetulan. Alex dan Mia sejak awal sudah ditakdirkan bersama.
Awalnya saya masih bisa menahan air mata. Di akhir saya menutup buku, ketika saya menyelesaikan buku itu akhirnya air mata saya tumpah. Ya Tuhan, apa dosa mereka berdua sehingga mereka tidak bisa bersama? Mengapa hidup begitu tidak adil pada mereka? *sabaaarrr sabaaarrrr* Ehem. Okay. Semakin saya menulis review ini semakin saya ingin membocorkan semuanya. Saya korban kesekian dari buku Sunshine Becomes You ini.


"Aku khawatir. Aku takut. Tapi aku tidak mungkin menunjukkan apa yang kurasakan di hadapannya. Setiap kali kondisinya memburukdan dia hampir tidak bisa berjalan, aku bisa merasakan rasa frustasinya dan aku berharap aku bisa memberikan seluruh tenagaku kepadanya. Setiap kali dia mendapat serangan dan menangis menahan rasa sakit, aku berharapbisa menggantikannya dan mengambil semua rasa sakit itu darinya supaya dia tidak perlu merasakan sakit sedikitpun"
"Tapi aku tidak bisa menunjukkan kelemahan seperti itu dihadapannya. Dia membutuhkan seseorang yang bisa mendukungnya, seseorang yang bisa membantunya ketika dibutuhkan, yang bisa diandalkan, seseorang yang bisa meyakinkannya bahwa segalanya akan baik-baik saja. Jadi kuputuskan aku harus menjadi orang seperti itu."


Tapi quote Alex yang sangaaatt saya sukai bukan itu. Saya tersenyum ketika Alex menceritakan dongeng pangeran dan gadis desa kepada Mia. Dan, wow, it's so cute! Alex menyatakan cintanya lewat dongeng itu :3

"Karena sang pangeran jatuh cinta pada gadis desa itu."



Anyway, bintang 4 dari 5. Saya gak terbiasa dengan sad ending walaupun ini AH-MA-ZING.
Udah ah, gak lucu kalau saya nangis ketika review novel ini >.<

Sunday, August 5, 2012

Never Let Me Go - Jangan Lepaskan Aku


Dari luar, Hailsham tampak seperti sekolah asrama Inggris yang menyenangkan, jauh dari sentuhan kota besar. Murid-muridnya terpelihara dengan baik, diajari seni, olah raga, dan ilmu pengetahuan. Namun anehnya mereka sama sekali tidak diajai tentang dunia luar dan mereka tidak berhubungan dengan dunia di luar asrama mereka.

Kathy, yang kini sudah dewasa, mengenang kembali masa-masanya di Hailsham. Persahabatannya dengan Ruth dan Tommy, teman masa kanak-kanaknya, mengingatkannya pada masa kecilnya di asrama tersebut. Namun ingatan itu juga membuka berbagai rahasia di balik dinding Hailsham. Di tempat itu ternyata manusia dikloning agar bisa menyediakan organ-organ yang dibutuhkan oleh penduduk dunia luar yang sakit.

Kisah yang sangat menyentuh ini bercerita tentang kehidupan dan kematian, serta mempertanyakan moral arogansi manusia dalam dunia yang semakin canggih.

Kathy H., yang saat ini sudah berusia 31 tahun, mengenang kembali masa kecil dan remajanya ketika ia masih "bersekolah" di Hailsham. Hailsham adalah sebuah sekolah sekaligus asrama di Inggris dimana para siswa menerima pelajaran selayaknya sekolah umum seperti seni, olahraga, dan ilmu pengetahuan lainnya. Namun para siswa tidak pernah tahu seperti apa dunia di luar Hailsham, karena mereka memang tidak diperbolehkan tahu. Disinilah, Kathy bertemu dengan sahabat hingga akhir hayatnya, Ruth dan Tommy.

Bagian pertama dari buku ini menceritakan kehidupan Kathy selama berada di Hailsham. Seperti sekolah, Hailsham juga punya sosok guru yang disebut sebagai guardian. Para guardian bertanggung jawab atas pendidikan dan kehidupan para siswa selama di Hailsham hingga saatnya mereka "lulus" di umur 16 tahun. Kathy bertemu Ruth ketika usia mereka masih 8 tahun, setelah Ruth "merekrutnya" menjadi pengawal rahasia Miss Geraldine, guardian favorit mereka. Sejak saat itu, Kathy, Ruth, dan beberapa teman lainnya menjadi sulit dipisahkan, terutama Kathy dan Ruth yang beranjak menjadi sahabat baik. Kathy juga mempunyai hubungan persahabatan dengan Tommy, siswa laki-laki yang sering diejek karena tidak menjadi "kreatif" dan sering kehilangan kontrol atas dirinya ketika sedang dalam keadaan marah. Ruth dan Tommy akhirnya juga saling mengenal bahkan menjadi sepasang kekasih dan tetap menjadi sahabat baik bagi Kathy. Di Hailsham juga diungkapkan kalau para siswa itu - termasuk Kathy, Ruth, dan Tommy - adalah manusia kloning, yang disiapkan untuk melakukan donor organ terhadap manusia normal yang sakit (atau disebut "donasi").

Bagian kedua dari buku ini mengisahkan ketika Kathy dan teman-teman seangkatannya yang sudah "lulus" dari Hailsham dan ditempatkan tersebar guna mempersiapkan mereka untuk menjadi perawat atau melakukan donasi pertamanya. Kathy, Ruth, dan Tommy mendapatkan tempat yang sama, yang dinamakan Cottage. Bagian ini mengisahkan Kathy yang sudah memasuki usia 16 tahun dan layaknya manusia normal juga mendambakan pasangan hidup. Para siswa, yang sudah diberitahu bahwa walaupun mereka melakukan hubungan seks-pun tidak akan bisa mempunyai bayi. Karena hal itu, Kathy yang sedang dalam masa puber-pun tak melewatkan kesempatan untuk mencobanya. Emmm, agak risih karena beda dengan budaya kita, namun diceritakan kalau Kathy sudah berhubungan seks dengan beberapa laki-laki selama di Cottage. Hubungan persahabatannya dengan Ruth merenggang dan akhirnya Kathy mendaftarkan diri untuk menjadi perawat setelah Kathy merasa Ruth mengecewakannya.

Kathy di bagian ketiga buku ini sudah menjadi perawat bahkan menjadi perawat yang disegani sehingga ia memperoleh kesempatan untuk memilih donor yang akan dirawatnya. Sebagai perawat, Kathy harus berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain, berganti-ganti merawat donor. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk menjadi perawat Ruth, sahabat masa kecil dan dewasanya yang dimana pada donasi pertamanya Ruth hampir gagal. Setelah ia kehilangan Ruth pada donasinya yang kedua, ia akhirnya menjadi perawat Tommy, yang akan memasuki donasi ketiganya. Tommy dan Kathy-pun akhirnya menjadi sepasang kekasih, sampai pada perpisahan mereka karena Tommy ingin mengganti perawat ketika akan menghadapi donasinya yang keempat, donasi yang terakhir.

Bagian awal buku ini memang agak membosankan, kecuali di bagian kedatangan Madame yang rutin mengambil karya seni mereka untuk "galerinya". Bagian itu cukup membuat saya penasaran namun rasa ingin tahu saya harus saya pendam ketika kisah si Madame ini tidak begitu diuraikan di bagian kedua. Kisah si Madame ini kembali di bagian ketiga buku ini dan menurut saya menguak semua yang terjadi di Hailsham dan ada apa dengan para siswa Hailsham. Jujur, agak susah mengerti kata-kata yang ada di buku ini dan jadi ngebayangin gimana baca versi aslinya. Tapi, buku ini secara keseluruhan menarik - at least bagi saya - karena berani mengangkat kontroversi manusia kloning. Bintang 3 dari 5, karena agak membosankan dari awal sampai tengah :p

Thursday, August 2, 2012

Olympic's Soap Opera

Bulutangkis di Olimpiade London 2012 ini, selama 2 hari terakhir ini sedang mengalami hari gelapnya. Kalau di Sepakbola ada pengaturan skor, kali ini Bulutangkis mengalami apa yang saya namakan pengaturan lawan. Skandal ini terjadi di ranah Ganda Putri, melibatkan 1 pasangan China, 1 pasangan Indonesia, dan 2 pasangan Korea Selatan di pertandingan babak akhir kualifikasi grup yang memperebutkan juara dan runner-up grup A dan grup C. Kemarin pagi, alih-alih dapet berita kemenangan yang saya tunggu sejak semalam (pertandingannya subuh, ngantuk abis nontonnya), saya malah dapet kabar gak enak dari pertandingan Greysia Polii/Meiliana Jauhari vs Ha Jung Eun/Kim Min Jung yang diwarnai Black Card. Jujur kaget, apa yang terjadi sih sampai wasit mengeluarkan Black Card yang berarti pemain didiskualifikasi? Usut punya usut, berbekal naluri kepo yang saya punya akhirnya saya menemukan inilah ceritanya.

Pertandingan Ganda Putri Grup C 01 Agustus kemarin mempertemukan Greysia Polii/Meiliana Jauhari (INA) vs Ha Jung Eun/Kim Min Jung (KOR) guna memastikan juara dan runner-up grup C. Game 1 direbut Greysia/Meiliana. Game 2 direbut HJE/KMJ. Di Game ke-3 inilah terjadi kekacauan itu. Dianggap tidak bermain serius, wasit pertandingan menegur kedua pasangan Ganda Putri ini bahkan sedenger saya sampai 4 kali di tegur. Akhirnya wasit kehormatan turun gunung dan menghadiahi Greys/Mel dan HJE/KMJ kartu hitam yang berarti kedua pemain di diskualifikasi. Pelatih Indonesia dan pelatih Korea sontak memprotes keputusan wasit kehormatan tersebut. Setelah berdiskusi, akhirnya kartu hitam dicabut dan pertandingan kembali dilanjutkan. HJE/KMJ yang telah memimpin jauh akhirnya menang, karena Greys/Mel tidak bisa mengejar perolehan poin mereka. Usut punya usut, mereka dianggap mencari kekalahan untuk bisa menjadi runner-up grup. Kenapa begitu? Ternyata, di grup A Wang Xiaoli/Yu Yang "mengalah" pada Jung Kyung Eun/Kim Ha Na dan menjadi runner-up grup. Tentu saja itu mimpi buruk bagi Greys/Mel dan HJE/KMJ. Format di perempat final yang mempertemukan juara grup A dan runner-up grup C serta juara grup C dan runner-up grup A memaksa ke-empat pasangan ganda putri itu "mengatur" lawan. Skandal ini sampai di meja komite BWF dan IOC turun tangan dan mendakwa ke-empat pasang ganda putri tersebut. Sampai kemarin sore, belum ada keputusan apa-apa sehingga menurut jadwal ke-empat pasang pemain itu masih harus bertanding di malam harinya.
Kira-kira jam 19.30 waktu Indonesia, saya sedang iseng-iseng buka twitter dan jadi syok karena ternyata Wang Xiaoli/Yu Yang, HJE/KMJ, JKE/KHN, dan Greys/Mel akhirnya didiskualifikasi dari Olimpiade 2012. Timeline akhirnya ramai dengan berita diskualifikasi tersebut dan ternyata pihak Indonesia dan Korea Selatan mengajukan banding. Namun pada akhirnya, pihak Indonesia dan Korea mencabut banding dan menerima diskualifikasi yang diterima pemain mereka.

Kenapa harus terjadi kejadian "mengalah" ini? Menilik jauh ke pertandingan sebelumnya, semua ini berawal dari kekalahan Tian Qing/Zhao Yunlei dari pasangan Denmark, Kamilla Rytter-Juhl/Christina Pedersen. TQ/ZYL, yang diprediksi akan memuncaki grup D malah harus mengakhiri fase grup dengan posisi runner-up, yang memungkinkan all Chinese Semifinal, karena diprediksi Wang Xiaoli/Yu Yang akan memuncaki grup A. Asumsi saya (dan semua BL), paduka Li Yongbo yang menginginkan all Chinese Final di ranah Ganda Putri ini "memerintahkan" Wang Xiaoli/Yu Yang untuk mengalah, sehingga kedua ganda China itu nantinya berbeda pool. Permainan jelek diperagakan Wang/Yu melawan JKE/KHN dengan sengaja membuat error, atau sekedar salah service, atau apapun yang kalau kita lihat saja males nontonnya. Alih-alih menempatkan anak buahnya di final, Li Yongbo harus merelakan Wang/Yu di diskualifikasi.

Hashtag #BannedChineseBadminton sempat menjadi Trending Topics Indonesia karena para BL yang kesal dengan kelakuan para punggawa China. Sebenarnya kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di bulutangkis. Selama super-series, sudah berkali-kali China menerapkan pola mengalah dan dikalahkan ini ketika terjadi pertandingan antara China vs China. Namun baru kali ini masalah tersebut diusut dan Indonesia serta Korea menjadi tumbal dari permasalahan ini. Menurut para kritikus, atlet, dan para mantan atlet Bulutangkis dunia, yang harusnya dikritik adalah format pertandingan bulutangkis di Olimpiade 2012 ini menerapkan pola Round Robin (sistem grup), yang berbeda dengan Olimpiade 4 tahun lalu. Menurut Gail Emms, mantan atlet bulutangkis asal Inggris Raya, sebenarnya tidak masalah jika mereka melakukan hal tersebut karena hal tersebut termasuk taktik. Format Round-Robin yang diterapkan tahun ini memaksa para pelatih memutar otak untuk mengamankan jalan anak buah mereka menuju medali emas. Jika saja format knock-out yang diterapkan, tidak akan mungkin terjadi hal seperti ini. Hufff.............

Wang Xiaoli/Yu Yang, Ha Jung Eun/Kim Min Jung, Jung Eun Kyung/Kim Ha Na, dan Greysia Polii/Meiliana Jauhari adalah tumbal (IMO loh) untuk format Round-Robin di Olimpiade 2012 ini. Buntut dari drama ini-pun menyedihkan. Jika HJE/KMJ, JKE/KHN, dan Greys/Mel dalam keadaan baik-baik saja, beda ceritanya dengan Wang/Yu. Mereka disalahkan Komite Olimpiade China untuk masalah ini. Khusus untuk Yu Yang memang rumornya akan pensiun setelah Olimpiade 2012 ini dan karena masalah ini Yu Yang dipastikan akan gantung raket. Entah karena keinginan sendiri ataupun paksaan dari pihak mereka, Yu Yang sendiri yang mengkonfirmasi kepastian gantung raketnya di akun QQ-nya (twitternya China). Well, Olimpiade kembali menelan korban. Setelah di 2008 Lu Lan "dipaksa" mengundurkan diri karena kalah dari Maria Kristin, sekarang Yu Yang yang akan gantung raket akibat masalah ini.

Khusus untuk kak Greys dan ci Mel : mungkin belum saatnya kalian merasakan emas Olimpiade, namun disaat lain kalian akan merasakan yang lebih besar dari sekedar titel juara Olimpiade. Keep strong because we are still standing behind you for support you, whatever is happening right now :)

*updated* walaupun masing-masing terkena diskualifikasi, tapi inilah persahabatan di antara para Olympians. Salute!

Tuesday, July 31, 2012

The Bridesmaid's Story


Jadi bridesmaid memang bikin sport jantung! Bridesmaid harus siap membantu mempersiapkan pernikahan, siap menerima curahan hati calon mempelai wanita yang stres berat, dan semua itu harus dilakukan Kesya Artyadevi di sela-sela kesibukannya merancang perhiasan pesanan klien, melayani klien yang heboh dan gila perhiasan, serta mengikuti pameran perhiasan bertaraf internasional.

Tapi itu belum seberapa!

Tambahkan kerepotan itu dengan:
1. Cecilia Almira Saraswati, si calon pengantin wanita yang drama queen dan supersibuk.
2. Finna Salsabila, sepupu Cecil yang ribet dan selalu ikut campur dengan gayanya yang ajaib.
3. Tante Jessica Lionel Andersen, calon mertua Cecil yang tidak menyukai Cecil dan tidak menginginkan pernikahan terjadi.
4. R.A Sekar Ningrum, mantan pacar calon suami Cecil yang ingin merebut kembali sang calon pengantin laki-laki!!!

Semua itu membuat Kesya double repot!!!

Hmmm.... tapi tentu ada sesuatu yang dapat menghapus semua kerepotan yang dialami Kesya.

Apa ya?

Mungkinkah Marco Raphael Eagan, si bestman dengan senyum seksi dan menawan....?

Kesya Artyadevi, seorang perancang perhiasan muda yang berbakat dan tengah sibuk-sibuknya mendapat tugas mulia untuk menjadi bridesmaid untuk teman sejak TKnya yang akan menikah, Cecilia Almira Saraswati. Kesya jelas tidak bisa menolak tugas mulia itu mengingat persahabatannya dengan Cecil yang sejak kecil, bahkan sang calon mempelai pria-nya pun teman SMA Kesya. Untuk urusan percintaannya sendiri, Kesya saat itu sedang menaruh hati pada Jansen, fotografer handal yang kikuk terutama saat bertemu dengan Kesya yang ayu (bahkan barang apapun yang ada didekatnya pasti jatuh ketika bertemu Kesya ataupun ketika hanya sedang mendengar suara Kesya). Namun baik Kesya dan Jansen tidak ada yang berani memulai kisah mereka.
Masalah mulai datang ketika sepupu Cecil, Finna Salsabila datang dari Amerika untuk ikut campur dalam urusan pernikahan Cecil. Finna yang kepo, ribet, dan mau menang sendiri memang sangat dihindari Kesya dan Cecil semenjak mereka kecil. Namun atas nama kekeluargaan, Cecil menerima Finna untuk membantunya mengurus pernikahannya dengan Alo.
Kesya kembali kedatangan seseorang yang perlahan-lahan masuk ke dalam kehidupannya. Marco Raphael Eagan, sang bestman kawan dari Alo yang pada pertemuan pertamanya memerintahkan Kesya untuk menjemputnya di bandara. Kesya sering terpesona pada Marco yang perfect sehingga tidak sadar perasaannya pada Jansen meluntur.
Kembali ke tugasnya sebagai bridesmaid, Kesya kembali dipusingkan dengan kehadiran Mama dari Alo yang secara terang-terangan menolak pernikahan Cecil-Alo dan bahkan memanas-manasi Cecil dengan mengunjungi Ningrum - mantan kekasih Alo di zaman SMA - dan terang-terangan memuji Ningrum.

Kesya memilih bersama Marco, sedangkan pernikahan Cecil-Alo berada di ujung tanduk padahal hari pernikahan tinggal beberapa minggu lagi. Puncaknya ketika pada Bachelor Party-nya Alo, Mama Alo muncul sambil membawa Ningrum dan sengaja dijodoh-jodohkan dengan Alo disaksikan langsung oleh Cecil. Cecil yang kecewa langsung pergi meninggalkan Jakarta, tentu saja didampingi Kesya, bridesmaid-nya.

Yaaa, akhirnya ketebak dong gimana....

Kurang puas sebenernya sama bukunya (e-booknya sih. gak sengaja ketemu link downloadnya waktu lagi browsing :p). Selesai baca rasanya cuma yaaaa gitu aja. Lumayan buat dibaca di waktu senggang di kantor (hahahaha...). Oh ya, tertarik dengan mitos yang diangkat di buku ini :
> Pengiring pengantin wanita dipakaikan baju yang sama dengan pengantin wanita dengan tujuan sebagai pengecoh dari roh jahat yang akan mengganggu sang pengantin wanita di hari besarnya.
> Pengiring pengantin wanita kebanyakan akan terus menjadi pengiring pengantin wanita, susah dapat jodoh maksudnya kali ya. Kalo di "bangsa" saya, setiap bridesmaid harus mendapat angpau dari pengantin sebagai "syarat", katanya sih biar cepat dapat jodoh juga.
1 lagi, di buku ini diceritakan kalo Kesya dan Marco - sang bridesmaid dan sang bestman - adalah sepasang kekasih. Entahlah, ini juga mitos. Lagi-lagi saya mendengar kalau bridesmaid dan bestman itu harusnya bukan sepasang kekasih, karena nantinya tidak akan jadi (married, maksudnya). Tapi kan, lagi-lagi ini mitos. Tidak ada bukti konkrit tentang mitos-mitos ini.

Okay next, paling suka sama karakter DeeDee, entah kenapa kayaknya DeeDee itu fleksibel di buku ini.

Bintang 2 aja ya buat buku ini :D

Sunday, July 29, 2012

Crash Into You


Hanya ada satu orang yang paling dibenci oleh Nadia di dunia ini, yaitu seorang anak laki-laki bernama Kafka. Cowok jahil itu tidak bisa berhenti mengisenginya setiap hari, enam hari seminggu, selama hampir dua tahun. Terakhir kali Nadia bertemu dengannya adalah sekitar 20 tahun yang lalu ketika mereka sama-sama masih mengenakan seragam putih-merah. Semenjak itu Nadia berjanji untuk tidak akan pernah lagi sudi bertatap muka dengannya.
Tetapi ketika suatu pagi, di usia dewasanya, Nadia terbangun dengan hanya mengenakan pakaian dalam di kamar hotel Kafka, dia harus mengevaluasi ulang pendapatnya tentang laki-laki satu ini. Kafka bukan saja kelihatan super HOT, tetapi Nadia secuil pun tak pernah membayangkan bagaimana cowok iseng dan jahil itu kini bisa menjadi dokter spesialis jantung ternama yang menangani ayahnya.

Nadia terbangun dan tersadar di ranjang yang bukan ranjang di kamar hotelnya sehabis mabuk dan tak sadarkan diri di Bali. Ia tercengang ketika melihat dirinya hanya memakai pakaian dalam saja dan semakin terkejut ketika ia sadar kalau ia tidak sendirian di kamar itu. Nadia semakin panik ketika ia melihat sepasang sepatu pantofel laki-laki yang ada di kamar itu. Nadia sedang mencerna segala sesuatu yang telah terjadi pada dirinya, ia kembali dihadapkan pada sesosok laki-laki yang menurutnya super seksi yang baru keluar dari kamar mandi dah hanya berbalutkan handuk menutupi bagian pinggang kebawah (>.<). Awalnya Nadia tidak mengenalnya, namun setelah menatap mata laki-laki itu dan segera sadar bahwa ia telah menemukan mimpi buruknya, Kafka.
Nadia berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari pertemuan dengan Kafka. Namun, mengutip apa yang sudah saya baca di blog-blog tetangga tentang review buku ini : kalau jodoh tak lari kemana. Nadia kembali dipertemukan dengan Kafka yang ternyata adalah seorang dokter spesialis jantung yang akan menangani Papanya. Nadia akhirnya harus mengevaluasi semua pernyataannya tentang Kafka, ketika ia menikmati ciuman panas dari Kafka di sebuah kamar kosong di rumah sakit. Sejak saat itu, Nadia dan Kafka saling terhubung lewat SMS-SMS dari Kafka yang kadang seperti sexual harassment. Nadia mengira bahwa ia akan membenci Kafka, namun sebaliknya ia malah menikmati semua SMS dan telepon dari Kafka.


Sampai akhirnya, ia mengakui kepada dirinya sendiri bahwa ia jatuh cinta pada Kafka. 


Namun semua perasaannya serasa seperti akan membunuhnya ketika Kafka mengabulkan permohonan Nadia untuk berhenti menghubunginya setelah sesi snogging pada malam Tahun Baru. Kali ini, Nadia yang setengah mati mencari Kafka untuk pertama kalinya setelah 20 tahun.


Bukunya lebih tipis daripada buku AliaZalea yang saya baca pertama kali, Celebrity Wedding. Karena Celebrity Wedding terbit setelah Crash Into You ini, saya bisa bilang kalau tulisan AliaZalea bertambah bagus karena saya lebih suka Celebrity Wedding. Kenapa? Karena saya lebih bisa merasakan chemistry Inara-Revel daripada Nadia-Kafka, terlepas memang setelah kejadian malam Tahun Baru Kafka berhenti menghubungi Nadia. 
But overall, saya tetep kasih bintang 3 dari 5 koq :)

Friday, July 27, 2012

Hari 27 di Bulan Juli

Ada apa?

Gak ada apa-apa koq. Cuma pengen berbagi 2 pemikiran yang kayaknya saya gak bisa tampung sendiri di otak.

Sepertinya, saya akan kembali merelakan kesempatan saya nonton konsernya Owl City, untuk yang kedua kalinya. Diadakan di hari ketika saya masih ada kuliah (dan saya sudah bertekad tidak akan sekali-kalinya bolos!) dan masih butuh uang untuk keperluan ini itu. Sesuatu itu harus ada yang di prioritaskan, right? Kalo memang sudah jalannya, saya nanti bisa aja beli lewat calo. No prob juga lewat calo, yang penting nonton. - kalo memang jalannya :)

Kedua, malam ini akan mulai dibuka kompetisi olahraga sejagad, Olimpiade 2012! Kenangan manis medali emas tahun 2008 masih jelas terekam di otak, ketika teman SMA saya, Amel menelepon malam-malam sambil bersorak kegirangan melihat Markis Kido dan Hendra Setiawan berhasil mengalahkan Cai Yun dan Fu Haifeng di partai pamungkas Olimpiade Beijing 2008. Semoga momen manis ini kembali terulang yaaa.. :) Tapi tetap harus siap untuk kemungkinan terburuk. BL sejati gak akan meninggalkan pahlawannya sendirian saja di lapangan *prouuddd!*

^.^v

Wednesday, July 25, 2012

Poconggg Juga Pocong


Predikat sebagai pocong jantan tinggal sedikit lagi bisa gue raih. Setelah semua penjuru kompleks dijabanin,gue pun memutuskan untuk pulang.

Awalnya sih gue santai-santai aja. Sewaktu masuk ke kompleks, gue nggak ngeliat tanda-tanda bakal nemuin kesulitan di daerah ini. Pas mau pulang, keadaannya berubah. Ternyata portal jalannya udah ditutup.

"TERNYATA PORTAL JALANNYA UDAH DITUTUP!!!"
Sengaja diulang biar makin tegang.

Posisi portalnya kentang banget. Nggak tinggi, tapi juga nggak pendek-pendek amat. KALAU GUE LOMPATIN udah pasti nggak bakal nyampe. KALO GUE GELINDING lewat bawah, lebih nggak mungkin lagi. Pocong dari lurah mana yang bisa bangun sendiri dari posisi rebahan? Nggak ada! Berdiri tanpa bantuan adalah hal yang mustahil buat pocong. KALAU PORTALNYA GUE ANGKAT....
ya, lo pikir aja sendiri... gimana caranya?

Sumpah, gue panik.

***

Lompat. Lompat. Lompat.

Poconggg, sosok fenomenal yang seharusnya ditakuti ini akan membuat kalian tertawa lewat tulisannya. Kalian nggak usah capek-capek mikir gimana caranya seikat pocong bisa nulis buku. Jomblongenes ini akan berbagi pengalaman konyolnya, mulai dari kisah cinta sejenis (maksudnya sama-sama setan), kisah nistanya menjadi pocong cupu, hingga ramalan-ramalan jitu buat kalian semua.

Kali kedua baca buku PJP ini, gara-gara nonton filmnya di TV dan berhasil ngakak gila. Buku ini sempat heboh banget di dunia per-twitter-an karena diluncurkan oleh pemilik akun @Poconggg, yang sekarang sudah ketahuan wujudnya :p Dari sinopsisnya, sudah ketahuan kan bakal kayak bagaimana isi buku ini. Lumayan buat ketawa-ketiwi dikala suntuk ;)

Cerita dibuka dengan kisah si Poconggg, pocong yang sedang dalam masa training. Yang lucu dari bagian ini adalah dikala Poconggg dan Anjaw membantu seorang wanita hamil di Bundaran HI dengan cara memberi semangat (ya kan gak punya tangan, jadi cuma memberi semangat aja xD) dan lucunya, memberi semangat dengan cara seperti senam SKJ. Dan di akhir cerita ketika mereka kaget wanita itu mengucapkan terima kasih kepada mereka berdua *loh?*
Yang lain lagi pembahasan tentang film-film horor Indonesia yang judulnya aneh-aneh dan banyak yang berbau seks. Si Poconggg ini juga memberikan usul kepada sineas Indonesia daaannnn, saya ketawa banget! Itu cerita ada yang berdasarkan film Ada Apa Dengan Cinta? dimana si Poconggg itu bagaikan si Rangga dan si Kunti bagaikan si Cinta. Ada lagi yang terinspirasi dari film Laskar Pelangi yang digubah namanya jadi Laskar Pelanconggg karena murid-muridnya suka melancong XD *HUAHAHAHAHAAAA!!*

Overall, isi bukunya menghibur banget. Kalo gak percaya, follow @Poconggg di twitter dan kadang-kadang kalo lagi bener-pun tweetnya lucu. Kebayang lah gimana isi bukunya, kalo isi timeline-nya aja udah bikin ngakak :D