CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sunday, August 5, 2012

Never Let Me Go - Jangan Lepaskan Aku


Dari luar, Hailsham tampak seperti sekolah asrama Inggris yang menyenangkan, jauh dari sentuhan kota besar. Murid-muridnya terpelihara dengan baik, diajari seni, olah raga, dan ilmu pengetahuan. Namun anehnya mereka sama sekali tidak diajai tentang dunia luar dan mereka tidak berhubungan dengan dunia di luar asrama mereka.

Kathy, yang kini sudah dewasa, mengenang kembali masa-masanya di Hailsham. Persahabatannya dengan Ruth dan Tommy, teman masa kanak-kanaknya, mengingatkannya pada masa kecilnya di asrama tersebut. Namun ingatan itu juga membuka berbagai rahasia di balik dinding Hailsham. Di tempat itu ternyata manusia dikloning agar bisa menyediakan organ-organ yang dibutuhkan oleh penduduk dunia luar yang sakit.

Kisah yang sangat menyentuh ini bercerita tentang kehidupan dan kematian, serta mempertanyakan moral arogansi manusia dalam dunia yang semakin canggih.

Kathy H., yang saat ini sudah berusia 31 tahun, mengenang kembali masa kecil dan remajanya ketika ia masih "bersekolah" di Hailsham. Hailsham adalah sebuah sekolah sekaligus asrama di Inggris dimana para siswa menerima pelajaran selayaknya sekolah umum seperti seni, olahraga, dan ilmu pengetahuan lainnya. Namun para siswa tidak pernah tahu seperti apa dunia di luar Hailsham, karena mereka memang tidak diperbolehkan tahu. Disinilah, Kathy bertemu dengan sahabat hingga akhir hayatnya, Ruth dan Tommy.

Bagian pertama dari buku ini menceritakan kehidupan Kathy selama berada di Hailsham. Seperti sekolah, Hailsham juga punya sosok guru yang disebut sebagai guardian. Para guardian bertanggung jawab atas pendidikan dan kehidupan para siswa selama di Hailsham hingga saatnya mereka "lulus" di umur 16 tahun. Kathy bertemu Ruth ketika usia mereka masih 8 tahun, setelah Ruth "merekrutnya" menjadi pengawal rahasia Miss Geraldine, guardian favorit mereka. Sejak saat itu, Kathy, Ruth, dan beberapa teman lainnya menjadi sulit dipisahkan, terutama Kathy dan Ruth yang beranjak menjadi sahabat baik. Kathy juga mempunyai hubungan persahabatan dengan Tommy, siswa laki-laki yang sering diejek karena tidak menjadi "kreatif" dan sering kehilangan kontrol atas dirinya ketika sedang dalam keadaan marah. Ruth dan Tommy akhirnya juga saling mengenal bahkan menjadi sepasang kekasih dan tetap menjadi sahabat baik bagi Kathy. Di Hailsham juga diungkapkan kalau para siswa itu - termasuk Kathy, Ruth, dan Tommy - adalah manusia kloning, yang disiapkan untuk melakukan donor organ terhadap manusia normal yang sakit (atau disebut "donasi").

Bagian kedua dari buku ini mengisahkan ketika Kathy dan teman-teman seangkatannya yang sudah "lulus" dari Hailsham dan ditempatkan tersebar guna mempersiapkan mereka untuk menjadi perawat atau melakukan donasi pertamanya. Kathy, Ruth, dan Tommy mendapatkan tempat yang sama, yang dinamakan Cottage. Bagian ini mengisahkan Kathy yang sudah memasuki usia 16 tahun dan layaknya manusia normal juga mendambakan pasangan hidup. Para siswa, yang sudah diberitahu bahwa walaupun mereka melakukan hubungan seks-pun tidak akan bisa mempunyai bayi. Karena hal itu, Kathy yang sedang dalam masa puber-pun tak melewatkan kesempatan untuk mencobanya. Emmm, agak risih karena beda dengan budaya kita, namun diceritakan kalau Kathy sudah berhubungan seks dengan beberapa laki-laki selama di Cottage. Hubungan persahabatannya dengan Ruth merenggang dan akhirnya Kathy mendaftarkan diri untuk menjadi perawat setelah Kathy merasa Ruth mengecewakannya.

Kathy di bagian ketiga buku ini sudah menjadi perawat bahkan menjadi perawat yang disegani sehingga ia memperoleh kesempatan untuk memilih donor yang akan dirawatnya. Sebagai perawat, Kathy harus berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain, berganti-ganti merawat donor. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk menjadi perawat Ruth, sahabat masa kecil dan dewasanya yang dimana pada donasi pertamanya Ruth hampir gagal. Setelah ia kehilangan Ruth pada donasinya yang kedua, ia akhirnya menjadi perawat Tommy, yang akan memasuki donasi ketiganya. Tommy dan Kathy-pun akhirnya menjadi sepasang kekasih, sampai pada perpisahan mereka karena Tommy ingin mengganti perawat ketika akan menghadapi donasinya yang keempat, donasi yang terakhir.

Bagian awal buku ini memang agak membosankan, kecuali di bagian kedatangan Madame yang rutin mengambil karya seni mereka untuk "galerinya". Bagian itu cukup membuat saya penasaran namun rasa ingin tahu saya harus saya pendam ketika kisah si Madame ini tidak begitu diuraikan di bagian kedua. Kisah si Madame ini kembali di bagian ketiga buku ini dan menurut saya menguak semua yang terjadi di Hailsham dan ada apa dengan para siswa Hailsham. Jujur, agak susah mengerti kata-kata yang ada di buku ini dan jadi ngebayangin gimana baca versi aslinya. Tapi, buku ini secara keseluruhan menarik - at least bagi saya - karena berani mengangkat kontroversi manusia kloning. Bintang 3 dari 5, karena agak membosankan dari awal sampai tengah :p

0 comments:

Post a Comment