Fate has thrown two sworn enemies...
Of all the hotel rooms rented by all the adulterous politicians in Chicago, female Assistant U.S. Attorney Cameron Lynde had to choose the one next to 1308, where some hot-and-heavy lovemaking ends with a death. And of all the FBI agents in Illinois, it had to be Special Agent Jack Pallas who gets assigned to this high-profile homicide. The same Jack Pallas who still blames Cameron for a botched crackdown three years ago—and for nearly ruining his career.
Into each other's arms...
Work with Cameron Lynde? Are they kidding? Maybe, Jack thinks, this is some kind of welcome-back prank after his stint away from Chicago. But it's no joke; the pair is going to have to put their rocky past behind them and focus on the case at hand. That is, if they can cut back on the razor-sharp jibes—and smother the flame of their sizzling-hot sexual tension.
Cameron Lynde sengaja mencari hotel mahal untuk mendapatkan tidur yang nyaman selama rumahnya diperbaiki. Alih-alih mendapat ketenangan, Cameron yang menghuni kamar 1307 harus menahan emosi ketika ditengah malam ia mendengar erangan sensual wanita yang sedang bercinta dengan suara yang cukup keras. Cameron baru saja akan mengadukan ketidaknyamanan-nya kepada customer service hotel tersebut ketika ia mendengar seseorang dari kamar sebelah keluar dari kamar tersebut. Setelah ia berpikir akan tidur tenang, ia malah mendapati kabar kalau wanita yang ada di kamar sebelahnya itu telah meninggal dan Cameron sebagai saksi kunci.
Jack Pallas - seorang agen FBI yang tiga tahun lalu telah mempermalukan Cameron di depan umum harus kembali berhadapan dengan Cameron. Kali ini, Jack mempunyai tugas yang mengharuskannya selalu berhubungan dengan Cameron, karena Cameron adalah saksi kunci dari pembunuhan wanita bayaran yang terjadi di sebelah kamar hotel Cameron dan Jack juga harus melindungi Cameron dari bahaya yang mengancam dirinya.
Kalau ditanya adegan yang paling saya suka, ya jelas ketika Jack dan Cameron menghadiri pernikahannya Amy dong :") hihihihihi *devilishlaugh*
Karena genre-nya Suspense Romance, jelas lebih banyak adegan Romance-nya daripada actionnya. Terbukti action-nya yang saya berasa banget yaaa yang menjelang akhir novel. Kalau romance-nya, jangan ditanya. Saya sampai merinding sendiri saking.... emmmm.... hehehehehe :") Namanya juga novel romance dewasa, jadi adegan hot-nya juga hot dong (fyi, I'm 20 y.o. << gak penting sih)
Btw, Jack-nya hot banget siiihh... Jadi gemes :3
Kali kedua baca novel e-book berbahasa Inggris setelah baca Fifty Shades of Grey yang sampai sekarang belum saya selesaikan --". Harus berkonsentrasi dua kali lipat mengingat saya harus menerjemahkan isi novelnya ke dalam otak saya. Tapi, saya jelas lebih menikmati novel ini dalam bahasa Inggris, karena lebih "panas" (iihh bandeell!!) :3.
Bintang 3 dari 5 ya... :)


0 comments:
Post a Comment