CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Tuesday, July 31, 2012

The Bridesmaid's Story


Jadi bridesmaid memang bikin sport jantung! Bridesmaid harus siap membantu mempersiapkan pernikahan, siap menerima curahan hati calon mempelai wanita yang stres berat, dan semua itu harus dilakukan Kesya Artyadevi di sela-sela kesibukannya merancang perhiasan pesanan klien, melayani klien yang heboh dan gila perhiasan, serta mengikuti pameran perhiasan bertaraf internasional.

Tapi itu belum seberapa!

Tambahkan kerepotan itu dengan:
1. Cecilia Almira Saraswati, si calon pengantin wanita yang drama queen dan supersibuk.
2. Finna Salsabila, sepupu Cecil yang ribet dan selalu ikut campur dengan gayanya yang ajaib.
3. Tante Jessica Lionel Andersen, calon mertua Cecil yang tidak menyukai Cecil dan tidak menginginkan pernikahan terjadi.
4. R.A Sekar Ningrum, mantan pacar calon suami Cecil yang ingin merebut kembali sang calon pengantin laki-laki!!!

Semua itu membuat Kesya double repot!!!

Hmmm.... tapi tentu ada sesuatu yang dapat menghapus semua kerepotan yang dialami Kesya.

Apa ya?

Mungkinkah Marco Raphael Eagan, si bestman dengan senyum seksi dan menawan....?

Kesya Artyadevi, seorang perancang perhiasan muda yang berbakat dan tengah sibuk-sibuknya mendapat tugas mulia untuk menjadi bridesmaid untuk teman sejak TKnya yang akan menikah, Cecilia Almira Saraswati. Kesya jelas tidak bisa menolak tugas mulia itu mengingat persahabatannya dengan Cecil yang sejak kecil, bahkan sang calon mempelai pria-nya pun teman SMA Kesya. Untuk urusan percintaannya sendiri, Kesya saat itu sedang menaruh hati pada Jansen, fotografer handal yang kikuk terutama saat bertemu dengan Kesya yang ayu (bahkan barang apapun yang ada didekatnya pasti jatuh ketika bertemu Kesya ataupun ketika hanya sedang mendengar suara Kesya). Namun baik Kesya dan Jansen tidak ada yang berani memulai kisah mereka.
Masalah mulai datang ketika sepupu Cecil, Finna Salsabila datang dari Amerika untuk ikut campur dalam urusan pernikahan Cecil. Finna yang kepo, ribet, dan mau menang sendiri memang sangat dihindari Kesya dan Cecil semenjak mereka kecil. Namun atas nama kekeluargaan, Cecil menerima Finna untuk membantunya mengurus pernikahannya dengan Alo.
Kesya kembali kedatangan seseorang yang perlahan-lahan masuk ke dalam kehidupannya. Marco Raphael Eagan, sang bestman kawan dari Alo yang pada pertemuan pertamanya memerintahkan Kesya untuk menjemputnya di bandara. Kesya sering terpesona pada Marco yang perfect sehingga tidak sadar perasaannya pada Jansen meluntur.
Kembali ke tugasnya sebagai bridesmaid, Kesya kembali dipusingkan dengan kehadiran Mama dari Alo yang secara terang-terangan menolak pernikahan Cecil-Alo dan bahkan memanas-manasi Cecil dengan mengunjungi Ningrum - mantan kekasih Alo di zaman SMA - dan terang-terangan memuji Ningrum.

Kesya memilih bersama Marco, sedangkan pernikahan Cecil-Alo berada di ujung tanduk padahal hari pernikahan tinggal beberapa minggu lagi. Puncaknya ketika pada Bachelor Party-nya Alo, Mama Alo muncul sambil membawa Ningrum dan sengaja dijodoh-jodohkan dengan Alo disaksikan langsung oleh Cecil. Cecil yang kecewa langsung pergi meninggalkan Jakarta, tentu saja didampingi Kesya, bridesmaid-nya.

Yaaa, akhirnya ketebak dong gimana....

Kurang puas sebenernya sama bukunya (e-booknya sih. gak sengaja ketemu link downloadnya waktu lagi browsing :p). Selesai baca rasanya cuma yaaaa gitu aja. Lumayan buat dibaca di waktu senggang di kantor (hahahaha...). Oh ya, tertarik dengan mitos yang diangkat di buku ini :
> Pengiring pengantin wanita dipakaikan baju yang sama dengan pengantin wanita dengan tujuan sebagai pengecoh dari roh jahat yang akan mengganggu sang pengantin wanita di hari besarnya.
> Pengiring pengantin wanita kebanyakan akan terus menjadi pengiring pengantin wanita, susah dapat jodoh maksudnya kali ya. Kalo di "bangsa" saya, setiap bridesmaid harus mendapat angpau dari pengantin sebagai "syarat", katanya sih biar cepat dapat jodoh juga.
1 lagi, di buku ini diceritakan kalo Kesya dan Marco - sang bridesmaid dan sang bestman - adalah sepasang kekasih. Entahlah, ini juga mitos. Lagi-lagi saya mendengar kalau bridesmaid dan bestman itu harusnya bukan sepasang kekasih, karena nantinya tidak akan jadi (married, maksudnya). Tapi kan, lagi-lagi ini mitos. Tidak ada bukti konkrit tentang mitos-mitos ini.

Okay next, paling suka sama karakter DeeDee, entah kenapa kayaknya DeeDee itu fleksibel di buku ini.

Bintang 2 aja ya buat buku ini :D

Sunday, July 29, 2012

Crash Into You


Hanya ada satu orang yang paling dibenci oleh Nadia di dunia ini, yaitu seorang anak laki-laki bernama Kafka. Cowok jahil itu tidak bisa berhenti mengisenginya setiap hari, enam hari seminggu, selama hampir dua tahun. Terakhir kali Nadia bertemu dengannya adalah sekitar 20 tahun yang lalu ketika mereka sama-sama masih mengenakan seragam putih-merah. Semenjak itu Nadia berjanji untuk tidak akan pernah lagi sudi bertatap muka dengannya.
Tetapi ketika suatu pagi, di usia dewasanya, Nadia terbangun dengan hanya mengenakan pakaian dalam di kamar hotel Kafka, dia harus mengevaluasi ulang pendapatnya tentang laki-laki satu ini. Kafka bukan saja kelihatan super HOT, tetapi Nadia secuil pun tak pernah membayangkan bagaimana cowok iseng dan jahil itu kini bisa menjadi dokter spesialis jantung ternama yang menangani ayahnya.

Nadia terbangun dan tersadar di ranjang yang bukan ranjang di kamar hotelnya sehabis mabuk dan tak sadarkan diri di Bali. Ia tercengang ketika melihat dirinya hanya memakai pakaian dalam saja dan semakin terkejut ketika ia sadar kalau ia tidak sendirian di kamar itu. Nadia semakin panik ketika ia melihat sepasang sepatu pantofel laki-laki yang ada di kamar itu. Nadia sedang mencerna segala sesuatu yang telah terjadi pada dirinya, ia kembali dihadapkan pada sesosok laki-laki yang menurutnya super seksi yang baru keluar dari kamar mandi dah hanya berbalutkan handuk menutupi bagian pinggang kebawah (>.<). Awalnya Nadia tidak mengenalnya, namun setelah menatap mata laki-laki itu dan segera sadar bahwa ia telah menemukan mimpi buruknya, Kafka.
Nadia berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari pertemuan dengan Kafka. Namun, mengutip apa yang sudah saya baca di blog-blog tetangga tentang review buku ini : kalau jodoh tak lari kemana. Nadia kembali dipertemukan dengan Kafka yang ternyata adalah seorang dokter spesialis jantung yang akan menangani Papanya. Nadia akhirnya harus mengevaluasi semua pernyataannya tentang Kafka, ketika ia menikmati ciuman panas dari Kafka di sebuah kamar kosong di rumah sakit. Sejak saat itu, Nadia dan Kafka saling terhubung lewat SMS-SMS dari Kafka yang kadang seperti sexual harassment. Nadia mengira bahwa ia akan membenci Kafka, namun sebaliknya ia malah menikmati semua SMS dan telepon dari Kafka.


Sampai akhirnya, ia mengakui kepada dirinya sendiri bahwa ia jatuh cinta pada Kafka. 


Namun semua perasaannya serasa seperti akan membunuhnya ketika Kafka mengabulkan permohonan Nadia untuk berhenti menghubunginya setelah sesi snogging pada malam Tahun Baru. Kali ini, Nadia yang setengah mati mencari Kafka untuk pertama kalinya setelah 20 tahun.


Bukunya lebih tipis daripada buku AliaZalea yang saya baca pertama kali, Celebrity Wedding. Karena Celebrity Wedding terbit setelah Crash Into You ini, saya bisa bilang kalau tulisan AliaZalea bertambah bagus karena saya lebih suka Celebrity Wedding. Kenapa? Karena saya lebih bisa merasakan chemistry Inara-Revel daripada Nadia-Kafka, terlepas memang setelah kejadian malam Tahun Baru Kafka berhenti menghubungi Nadia. 
But overall, saya tetep kasih bintang 3 dari 5 koq :)

Friday, July 27, 2012

Hari 27 di Bulan Juli

Ada apa?

Gak ada apa-apa koq. Cuma pengen berbagi 2 pemikiran yang kayaknya saya gak bisa tampung sendiri di otak.

Sepertinya, saya akan kembali merelakan kesempatan saya nonton konsernya Owl City, untuk yang kedua kalinya. Diadakan di hari ketika saya masih ada kuliah (dan saya sudah bertekad tidak akan sekali-kalinya bolos!) dan masih butuh uang untuk keperluan ini itu. Sesuatu itu harus ada yang di prioritaskan, right? Kalo memang sudah jalannya, saya nanti bisa aja beli lewat calo. No prob juga lewat calo, yang penting nonton. - kalo memang jalannya :)

Kedua, malam ini akan mulai dibuka kompetisi olahraga sejagad, Olimpiade 2012! Kenangan manis medali emas tahun 2008 masih jelas terekam di otak, ketika teman SMA saya, Amel menelepon malam-malam sambil bersorak kegirangan melihat Markis Kido dan Hendra Setiawan berhasil mengalahkan Cai Yun dan Fu Haifeng di partai pamungkas Olimpiade Beijing 2008. Semoga momen manis ini kembali terulang yaaa.. :) Tapi tetap harus siap untuk kemungkinan terburuk. BL sejati gak akan meninggalkan pahlawannya sendirian saja di lapangan *prouuddd!*

^.^v

Wednesday, July 25, 2012

Poconggg Juga Pocong


Predikat sebagai pocong jantan tinggal sedikit lagi bisa gue raih. Setelah semua penjuru kompleks dijabanin,gue pun memutuskan untuk pulang.

Awalnya sih gue santai-santai aja. Sewaktu masuk ke kompleks, gue nggak ngeliat tanda-tanda bakal nemuin kesulitan di daerah ini. Pas mau pulang, keadaannya berubah. Ternyata portal jalannya udah ditutup.

"TERNYATA PORTAL JALANNYA UDAH DITUTUP!!!"
Sengaja diulang biar makin tegang.

Posisi portalnya kentang banget. Nggak tinggi, tapi juga nggak pendek-pendek amat. KALAU GUE LOMPATIN udah pasti nggak bakal nyampe. KALO GUE GELINDING lewat bawah, lebih nggak mungkin lagi. Pocong dari lurah mana yang bisa bangun sendiri dari posisi rebahan? Nggak ada! Berdiri tanpa bantuan adalah hal yang mustahil buat pocong. KALAU PORTALNYA GUE ANGKAT....
ya, lo pikir aja sendiri... gimana caranya?

Sumpah, gue panik.

***

Lompat. Lompat. Lompat.

Poconggg, sosok fenomenal yang seharusnya ditakuti ini akan membuat kalian tertawa lewat tulisannya. Kalian nggak usah capek-capek mikir gimana caranya seikat pocong bisa nulis buku. Jomblongenes ini akan berbagi pengalaman konyolnya, mulai dari kisah cinta sejenis (maksudnya sama-sama setan), kisah nistanya menjadi pocong cupu, hingga ramalan-ramalan jitu buat kalian semua.

Kali kedua baca buku PJP ini, gara-gara nonton filmnya di TV dan berhasil ngakak gila. Buku ini sempat heboh banget di dunia per-twitter-an karena diluncurkan oleh pemilik akun @Poconggg, yang sekarang sudah ketahuan wujudnya :p Dari sinopsisnya, sudah ketahuan kan bakal kayak bagaimana isi buku ini. Lumayan buat ketawa-ketiwi dikala suntuk ;)

Cerita dibuka dengan kisah si Poconggg, pocong yang sedang dalam masa training. Yang lucu dari bagian ini adalah dikala Poconggg dan Anjaw membantu seorang wanita hamil di Bundaran HI dengan cara memberi semangat (ya kan gak punya tangan, jadi cuma memberi semangat aja xD) dan lucunya, memberi semangat dengan cara seperti senam SKJ. Dan di akhir cerita ketika mereka kaget wanita itu mengucapkan terima kasih kepada mereka berdua *loh?*
Yang lain lagi pembahasan tentang film-film horor Indonesia yang judulnya aneh-aneh dan banyak yang berbau seks. Si Poconggg ini juga memberikan usul kepada sineas Indonesia daaannnn, saya ketawa banget! Itu cerita ada yang berdasarkan film Ada Apa Dengan Cinta? dimana si Poconggg itu bagaikan si Rangga dan si Kunti bagaikan si Cinta. Ada lagi yang terinspirasi dari film Laskar Pelangi yang digubah namanya jadi Laskar Pelanconggg karena murid-muridnya suka melancong XD *HUAHAHAHAHAAAA!!*

Overall, isi bukunya menghibur banget. Kalo gak percaya, follow @Poconggg di twitter dan kadang-kadang kalo lagi bener-pun tweetnya lucu. Kebayang lah gimana isi bukunya, kalo isi timeline-nya aja udah bikin ngakak :D

Tuesday, July 24, 2012

#Badminton on Olympic Games 2012!

Drawing grup untuk cabang bulutangkis di Olimpiade 2012 dilakukan kemarin pukul 10.00 waktu London, which mean pukul 17.00 waktu Jakarta. Excited super menjelang drawing dan berhasil merinding disko setelah liat drawingnya. Kalo mau pertandingan yang biasa-biasa, bukan di Olimpiade tempatnya - kata salah satu admin akun bulutangkis di twitter. Well, ini hasil drawingnya yang saya ambil dari website resmi BWF.


London 2012 Olympic Games Draw: Men's Singles
Group A


Group B

Group C


Group D
Group E
Chen Long (3)

Group F
Group G

Group H
Son Wan Ho (13)
Group I
Group J

Group K

Group L
Chen Jin (4)

Group M
Group N

Group O
Group P
Lin Dan (2)


London 2012 Olympic Games Draw: Women's Singles
Group A

Group B
Group C
Group D
Gu Juan (13)
Group E
Group F
Yao Jie (14)
Group G
Tine Baun (5)
Group H
Group I
Pi Hongyan (16)
Group J
Group K
Group L
Li Xuerui (3)
Group M
Group N
Group O
Group P
Wang Xin (2)


London 2012 Olympic Games Draw: Men's Doubles
Group A
Cai Yun / Fu Haifeng (1)
Fang Chieh Min / Lee Sheng Mu
Ross Smith / Glenn Warfe
Ingo Kindervater / Johannes Schoettler
Group B
Ko Sung Hyun / Yoo Yeong Seong (4)
Bodin Issara / Maneepong Jongjit
Adam Cwalina / Michal Logosz
Mohammad Ahsan / Bona Septano
Group C
Mathias Boe / Carsten Mogensen (3)
Chai Biao / Guo Zhendong
Dorian Lance James / Willem Viljoen
Vladimir Ivanov / Ivan Sozonov
Group D
Chung Jae Sung/Lee Yong Dae (2)
Howard Bach / Tony Gunawan
Naoki Kawamae / Shoji Sato
Koo Kien Keat / Tan Boon Heong

London 2012 Olympic Games Draw: Women's Doubles
Group A
Wang Xiaoli / Yu Yang (1)
Jung Kyung Eun / 
Valeri Sorokina / Nina Vislova
Alex Bruce / Michelle Li
Group B
Mizuki Fujii / Reika Kakiiwa (4)
Jwala Gutta / Ashwinin Ponnappa
Cheng Wen Hsing / Chien Yu Chin
Shinta Sari Mulia / Yao Lei
Group C
Ha Jung Eun / Kim Min Jung (3)
Leanne Choo / Renuga Veeran
Michelle Edwards / Annari Viljoen
Meiliana Jauhari / Greysia Polii
Group D
Tian Qing / Zhao Yunlei (2)
Miyuki Maeda / Satoko Suetsuna 
Christinna Pedersen / Kamila Rytter Juhl
Poon Lok Yan / Tse Suet Ying

London 2012 Olympic Games Draw: Mixed Doubles
Group A
Zhang Nan / Zhao Yunlei
Alexandr Nikolaenko / Valeri Sorokina
Michael Fuchs / Birgit Michels
Chris Adcock / Imogen Bankier
Group B
Joachim Fischer / Christinna Pedersen
Shintaro Ikeda / Shiota Reiko
Toby Ng / Grace Gao
Robort Mateusiak / Nadiezda Zieba
Group C
Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir
Thomas Laybourn / Kamilla Rytter Juhl
Lee Yong Dae / Ha Jung Eun
Viju D / Jwala Gutta
Group D
Xu Chen / Ma Jin
S Prapakamol / S Thoungthongkam
Chan Peng Soon / Goh Liu Ying
Chen Hung Ling / Cheng Wan Hsing

Untuk Single event, yang berhak maju ke babak 16 besar hanyalah juara grup : [A vs B, C vs D] [E vs F, G vs H] [I vs J, K vs L] [M vs N, O vs P]. 
Untuk Double event, yang berhak maju ke babak 16 besar adalah juara dan runner-up grup : A1 vs C2 dan B1 vs D2 , A2 vs C1 dan B2 vs D1.

Yang saya warnai merah adalah wakil Indonesia di Olimpiade. Berharap bisa berbicara banyak, kalau bisa malah dapet medali emas. Tapi kalo liat drawingnya, ini sih bakal seru banget, terutama di grup neraka yang ada di Mixed Doubles, Grup C. 4 days to go! CAN'T WAIIIIITTTTT!!!

Friday, July 20, 2012

Terima Kasih, Bapa :)

Teruntuk :
Tuhan, yang bersedia dipanggil Bapa oleh umatNya.


Bapa, yang selalu hidup dihati anak-anakNya...
Selalu di dalam doaku yang kubicarakan denganMu hanyalah permintaan-permintaan yang kuminta Kau kabulkan padaku. Jarang sekali aku bersyukur atas segala sesuatu yang terjadi di kehidupanku. Izinkan aku ya Bapa, untuk kali ini aku mengucap syukur atas 1 tahun yang akan terlewati kurang dari 24 jam ini.

Bapa, semenjak aku menginjak umur 19 tahun, Engkau sudah menunjukkan kasihMu yang luar biasa kepadaku lewat teman-teman kantor yang memberiku kejutan ulang tahun padaku. Engkau menunjukkan cintaMu yang tulus padaku lewat kehadiran Mama yang luar biasa dalam kehidupanku. Engkau memberikan kepadaku keluarga yang menyayangi aku. Seringkali aku mempertanyakan cintaMu padaku, padahal sudah jelas dan nyata Engkau begitu menyayangiku sebagai anakMu.

Usia 19 tahun yang sebentar lagi akan kulewati meninggalkan bekas yang sangat perlu kusyukuri ya Bapa. 2 bulan sebelum hari ini Bapa, Kau memberikanku kesempatan untuk dapat menyaksikan idolaku konser di Jakarta. Kau memberikanku kesempatan untuk melihat langsung penampilan idolaku di atas panggung. Entah harus apa lagi yang harus kukatakan padaMu sebagai ungkapan syukurku. 5 bulan sebelum hari ini Bapa, Kau memberikanku kesempatan untuk bisa ikut bersama-sama dengan teman-teman kantor mengikuti Outing di Yogyakarta. 1 minggu sesudahnya lagi-lagi Kau memberikanku kesempatan untuk bisa mengunjungi kakak perempuanku yang berada di Malaysia. 9 bulan sebelum hari ini, Kau memberiku kesempatan untuk terbang ke Singapore walaupun hanya semalam namun sangat kusyukuri. Hampir 1 tahun sebelumnya, Kau memberikan kepadaku umur yang baru. Kau memberiku rezeki yang cukup untuk sekedar menuntaskan hobiku, untuk masa depanku, dan untuk keluargaku.

Tengah malam nanti, Kau memberikanku lagi usia yang baru. Terima kasih Tuhan, karena Engkau masih mengizinkanku menginjak umur yang ke-20. Izinkan aku ya Bapa untuk selalu melayaniMu dengan sepenuh hatiku, sebagai ungkapan syukurku atas kehidupan ini. Izinkan aku ya Bapa untuk selalu mensyukuri keadaanku, baik susah maupun senang - baik suka maupun duka. Apapun yang terjadi, aku akan selalu mengingat bahwa Engkau adalah Bapa yang tidak pernah meninggalkan anakNya.



Penuh syukur dan terima kasih
AnakMu,

Bernadette Lona :)

Monday, July 16, 2012

Perahu Kertas


Namanya Kugy. Mungil, pengkhayal, dan berantakan. Dari benaknya, mengalir untaian dongeng indah. Keenan belum pernah bertemu manusia seaneh itu.
***
Namanya Keenan. Cerdas, artistik, dan penuh kejutan. Dari tangannya, mewujud lukisan-lukisan magis. Kugy belum pernah bertemu manusia seajaib itu.
***
Dan kini mereka berhadapan di antara hamparan misteri dan rintangan.
Akankah dongeng dan lukisan itu bersatu?

Akankah hati dan impian mereka bertemu?


Kugy, pecinta sastra dan mempunyai bakat dan hasrat terpendam sebagai pendongeng. Otaknya penuh dengan imajinasi super yang kadang membuat orang-orang di sekitarnya terheran-heran. Kebiasaan aneh bin ajaibnya adalah mengirim surat kepada Neptunus, dengan cara melarung perahu kertas yang berisikan tulisannya, harapannya, uneg-unegnya ke aliran air terdekat. Sesuai dengan kata-kata kakaknya, Karel yang mengatakan bahwa setiap aliran air pasti berakhir di laut luas, sedari kecil hingga dewasa Kugy rajin melarung perahu kertasnya. Selesai SMA, ia pindah ke Bandung untuk memulai kuliah bersama sahabat baiknya, pasangan Noni dan Eko. Sampai akhirnya Keenan datang.
Keenan, bakat terbesarnya di bidang lukis namun ditentang oleh Ayahnya. Lukisannya bagaikan bernyawa, menarik perhatian banyak orang. Sepupu Eko ini pindah ke Bandung karena lolos ujian SNMPTN dan harus kuliah manajemen demi meneruskan perusahaan Ayahnya. Cenderung pendiam namun cerdas. Isi hati dan perasaannya dapat ditebak melalui lukisannya. Dan akhirnya ia bertemu makhluk seperti Kugy.

Kugy pandai bercerita dan bernarasi, namun lemah dalam menggambar. Keenan pandai melukis, namun lemah dalam berkata-kata. Kugy merasa Keenan melengkapi hasratnya untuk menjadi pendongeng ulung. Keenan merasa Kugy menginspirasinya dalam melukis. Kugy tidak dapat menjelaskan perasaan apa yang melanda dirinya ketika melihat Keenan. Ia menyangkal kehadiran perasaan itu karena saat itu ia sedang bersama Joshua, pacar sejak masa SMAnya yang memiliki panggilan sayang : Ojos. Namun, perasaan itu semakin lama semakin besar. Kugy tidak dapat lagi menyangkalnya.

Kugy jatuh cinta pada Keenan.

Kugy mulai menjauhi diri dari Keenan. Menjauhi semua kegiatan dan orang-orang yang membuatnya berpotensi bertemu dengan Keenan. Apalagi sejak Noni berusaha menyatukan Keenan dengan sepupunya, Wanda. Kugy-pun akhirnya harus menjauhi dirinya dari sahabatnya sendiri, Noni. Kugy menenggelamkan diri dengan terus belajar agar bisa lulus dibawah 4 tahun. Kugy ikut dalam komunitas Sakola Alit dengan menjadi guru relawan. Kugy terasa semakin jauh dengan Ojos. Akibatnya, intensitas pertemuan dan komunikasi mereka -baik dengan Noni dan Ojos- semakin sedikit. Puncaknya, Kugy membuat Noni kecewa berat dengan tidak menghadiri ulang tahunnya di Jakarta dan Kugy mengakhiri kisahnya dengan Ojos. Kugy benar-benar telah jauh dari semua temannya dan dengan cintanya, Keenan.

Kugy lulus dan menyadari ia tidak bisa bekerja sebagai pendongeng. Ia memilih bekerja sebagai copy writer di sebuah perusahaan advertising. Keenan saat itu sudah pergi ke Ubud, menemui keluarga keduanya. Kugy sudah menjalin hubungan dengan Remi, pemilik tempatnya bekerja. Namun lagi-lagi takdir berkata lain. Kugy sekali lagi dipertemukan dengan Keenan dan harus menata hatinya yang sedang dimiliki Remi.

For me, Kugy and Keenan were meant to be. They belong to each other. Ada saja kejadian kecil yang membuat mereka saling mengingat. Banyak kejadian yang terlalu kebetulan yang membuat mereka harus bertatap wajah. Ahh, nothing else to say. I've lost my words for this book since I've finished it.


Perahu kertasku kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila
Tapi ini adanya

Perahu kertas mengingatkanku
Betapa ajaib hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
Kau sahabatku sendiri

Hidupkan lagi mimpi-mimpi
(cinta-cinta) cita-cita
Yang lama ku pendam sendiri
Berdua ku bisa percaya

Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada diantara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu

Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku
Cintaku padamu…

Sekarang saya sedang menunggu live-action dari buku ini yang saya tahu pasti tidak akan seperti bukunya. Oh iya, menurut saya kisah cinta Kugy sudah terangkum dalam lirik Original Soundtracknya, Perahu Kertas :)

Wednesday, July 11, 2012

TraveLove


Ternyata, traveler tangguh pun bisa tunduk pada cinta. Trinity misalnya, terpaksa menemani orang yang dicintainya ke Bromo, padahal malas setengah mati. Claudia Kaunang, Andrei Budiman, Rini Raharjanti, Sari Musdar, dkk. pun pernah tunduk pada cinta, dengan kisah yang berbeda-beda.
Travelove adalah kisah-kisah traveling berbalut cinta, ditulis oleh para traveler dengan segala kejujurannya. Buku ini akan membuat pembaca bisa menemukan sisi lain para traveler. Jadi, jangan kaget kalau ternyata mereka juga punya sisi melankolis.
Tak hanya disuguhi kisah sedih, romantis, dan mengharukan, pembaca juga akan diajak jalan-jalan keliling dunia lewat buku ini. Menikmati indahnya Lombok, Laos, Jepang, hingga Eropa dengan bumbu kisah cinta yang tak biasa.

Buku ini telah menjadi incaran saya sedari rilisnya buku ini. Pertama, karena saya pecinta buku-buku travelling dan kedua, travel writer favorit saya - Trinity - ikut ambil bagian dalam buku ini. Saya sengaja datang ke Jakarta Book Fair tanggal 30 Juni 2012 kemarin untuk membeli buku ini dengan diskon lumayan serta ikut dalam talkshow buku ini. Selesai talkshow, saya langsung menghampiri Trinity untuk menandatangani buku Travelove ini dan buku TNT3 saya serta tidak lupa berfoto dengannya ;)
Ada 9 kisah yang ditulis di buku setebal 151 halaman ini. Kisah pertama dibuka oleh Andrei Budiman, "Bertemu itu Kesempatan, Bersama Itu Pilihan" yang bercerita mengenai perjalanan "kaburnya" ke Jepang setelah putus dari kekasihnya. Buku ditutup dengan tulisan dari Lalu Abdul Fatah, "Does Anybody Know Where Natalie Is?" yang sukses memprovokasi saya untuk membuat daftar 100 Things To Do Before I Die (oke, nanti saya buat!) dimana daftar ke-53 miliknya berisikan pencarian kepada Natalie, relawan NGO yang bertugas di Lombok yang ia temui. Masih ada 7 kisah inspiratif lainnya yang akan saya bongkar kembali 2 diantaranya.
"Perjalanan ke Surga" milik Trinity, menjadi favorit saya - terlepas dari Trinity adalah penulis favorit saya. I've been left by a man whom I called Dad. Tulisan Trinity ini sukses membuat saya tersenyum ketika mengingat Papa yang telah lama meninggalkan saya. Bukannya sedih dan menangis, tapi tersenyum. Tulisan ini mengajari saya, bagaimana harusnya saya berterima kasih karena sempat mengenal sosok laki-laki yang menjadi Papa saya - bukannya menangisi kepergiannya. Really, such an inspiring story :)
Selain terinspirasi dari tulisan Trinity, saya juga terinspirasi oleh salah satu puisi dari kisah Claudia Kaunang di "Silent Retreat" :

You had better slow down
Don't dance so fast
Time is short
The music won't last

When you're running so fast to get somewhere
You miss half the fun of getting there
When you worry and hurry through your day
It is like an unopened gift just thrown away

Life is not a race
Do take it slower
Hear the music
Before the song is over

Dan salah satu quote dari kekasih Claudia Kaunang : "Life is not only a round of working and traveling. Stop for a while and come to a place like this". Tempat yang dimaksud adalah semacam rumah ret-ret, yang biasa kita temui di pinggiran Jakarta dan luar Jakarta.

Sweet, right? :)

The Amazing Spiderman

The Amazing Spiderman bercerita mengenai Peter Parker, seorang anak SMA biasa yang ditinggali orangtuanya saat masih kecil sehingga ia dirawat oleh Pamannya, Ben dan bibinya, May. Seperti remaja kebanyakan, Peter berusaha mencari tahu siapa ia sebenarnya dan bagaimana ia bisa menjadi seperti sekarang ini. Peter juga mencari cara untuk dapat bersama cinta pertamanya, Gwen Stacy dan bersama, mereka berjuang dengan cinta, komitmen, dan rahasia-rahasia yang ada. Saat Peter menemukan tas misterius kepunyaan ayahnya, ia memulai sebuag penyelidikan untuk dapat memahami hilangnya orangtua Peter - yang menuntunnya langsung ke Oscorp dan sebuah laboratorium yang dimiliki oleh Dr. Curt Connors, ex-partner sang ayah. Ketika Spider-Man dihadapkan dengan alter-ego Dr. Connors - The Lizard, Peter diharuskan menggunakan kekuatannya dan memulai jalan hidupnya sebagai seorang pahlawan. 


Saya memposisikan film ini seperti episode Pilot dari Spider-Man, walaupun kenyataannya film ini lahir dari sutradara yang berbeda (Sam Raimi dan Marc Webb). Jika kalian penasaran mengapa Peter tinggal dan besar bersama Paman Ben dan Bibi May, disinilah kalian akan mendapat jawabannya. Jika kalian yang tidak paham dengan komik Spider-Man (termasuk saya) bingung mengapa Gwen Stacy tidak pernah ada di 3 Spider-Man sebelumnya, disini kalian akan mendapat jawabannya. Intinya, inilah awal dari kemunculan Spider-Man di New York.
Kisah dibuka dengan seorang Peter kecil yang sedang bermain hide and seek dengan orangtuanya. Karena ruang kerja ayahnya ditemukan berantakan, Peter kecil yang tidak tahu apa-apa harus pindah dan tinggal bersama saudaranya yang lain, Uncle Ben dan Aunt May. Okay, jauh sebelum ia mengenal Mary Jane, Peter berteman dengan Gwen Stacy yang adalah teman sekolahnya dan mulai berkencan. Hidupnya berubah ketika ia menemukan tas milik ayahnya yang tersimpan rapi di gudang rumah Pamannya. Ia dipertemukan dengan Dr. Curtis Connors, mantan rekan kerja ayahnya yang sama-sama meneliti tentang kemungkinan regenerasi organ tubuh pada manusia, berpatokan pada kemampuan kadal yang bisa mengganti ekornya yang putus. Di laboratorium Oscorp inilah Peter tersengat laba-laba genetis yang dibiakan disana dan memiliki kemampuan seperti laba-laba yang bisa merayap (eh cicak juga bisa merayap yah...). Dari sinilah kehidupannya sebagai Spider-Man dimulai. Dari Spider-Man yang dianggap pengacau oleh Kepolisian New York sampai akhirnya ia menjadi pahlawan New York. Lawannya kali ini adalah The Lizard, alter-ego Dr. Connors.

Awalnya saya pengen nonton Spider-Man ini murni pengen lihat Andrew Garfield. Lupa juga ketemu nama Andrew Garfield ini waktu kapan, tapi sejak saya tahu Peter Parker selanjutnya adalah si Andrew ini, jadi pengen banget nonton. Andrew membawakan karakter Peter versi kerennya, sedangkan Tobey membawakan karakter Peter versi nerd. Well, saya suka sama kedua pemeran Peter ini yang menurut saya gak bisa dibandingin (ya karena sutradaranya aja beda, pasti seleranya beda). Kalau dilihat dari endingnya, harusnya film ini ada sequelnya yang kalau saya coba tebak harusnya ber-plot : mengungkap siapa laki-laki yang muncul di sel Dr. Connors, pertemuan Peter dengan Harry Osborn (di film ini disebutin loh nama Norman Osborn~) yang akhirnya menjadi sahabatnya, dan tentu saja pertemuan Peter dengan cinta terakhirnya, Mary Jane Watson. Sisanya paling ketemu musuh-musuh yang bikin film ini jadi seru. Mungkin karena sudah terdoktrin dengan 3 Spider-Man sebelumnya, saya merasa si Andrew terlalu ganteng jadi Peter Parker (muehehehehehe...)

Eh, koq kalo bener ada sekuelnya, Spider-Man jadi kayak Star Wars ya yang urutannya 4-5-1-2-3 ?

Friday, July 6, 2012

2


Ini Bulutangkis, dan Ini Indonesia,
di mana impian dibawa ke dunia nyata, tidak berlaku untuk Gusni Annisa Puspita, remaja yang "kelebihannya" adalah keterbatasannya. Cita-citanya sejak kecil untuk membuat orang tuanya senang dengan bermain bulutangkis terus kandas.

Suatu malam, sebuah kenyataan pahit datang untuknya, sebuah kenyataan tak berperi, hidup yang tidak berpihak kepadanya, kenyataan yang berbicara lantang kalau bermimpi saja tidak akan pernah cukup.

Dan, perempuan Indonesia dengan segala keterbatasannya itu memutuskan untuk melawan, memutuskan untuk terus berjuang demi impiannya, memutuskan untuk terus mencintai hidup yang tidak pernah sempurna.

Memutuskan untuk berani mencintai, dan mencintai dengan berani...

Gusni Annisa Puspita, lahir sebagai seorang perempuan yang harus menderita penyakit genetis yang membuat tubuhnya terus membesar dan berat tubuhnya terus naik. Gusni kecil yang suka sekali makan onde-onde dan choki-choki, suatu ketika harus merelakan onde-onde yang ada di kantin karena habis diborong "saingannya". Dari situlah Gusni bertemu Harry, anak laki-laki yang juga bertubuh tambun. Awalnya Gusni menganggap Harry menyebalkan karena onde-onde di kantin habis olehnya. Pandangan Gusni berubah ketika Harry menyelamatkannya dan kedua sahabatnya, Nuni dan Ani yang dikerjai teman laki-laki yang nakal.

"Kata Mama Harry, lebih enak jadi orang gendut, karena ukuran hatinya pasti lebih besar"

Sejak saat itu, Gusni berteman dengan Harry.

"...cuma kamu yang boleh panggil aku Gusni-Gusni..."
"... cuma kamu yang boleh panggil aku Harry-Harry"

Gusni bercita-cita menjadi pemain bulutangkis sejak ia bersama keluarganya menonton pertandingan final Olimpiade 1992 kala Susi Susanti memenangkan medali emas pertama bagi Indonesia. Namun hanya Gita Annisa Srikandi, kakak kandung Gusni yang cita-citanya tersampaikan. Selalu saja Papa Gusni mengulur-ulur waktu ketika Gusni kecil bertanya kapankah ia boleh berlatih bulutangkis. 
Peristiwa pahit menghampiri keluarga Harry. Tragedi Mei 1998 yang merupakan sejarah kelam Indonesia ikut membuat usaha keluarganya hancur ketika restoran bakmi yang didirikan Papa Harry diamuk massa. Harry-pun harus meninggalkan Gusni dan ikut dengan keluarganya demi mencari kehidupan yang baru.

Gusni remaja akhirnya bertemu lagi dengan sahabatnya, Harry. Namun tak lagi perasaan sebagai sahabat yang menghampiri Gusni, melainkan ketertarikan lain yang membuat Gusni selalu bahagia dan nyaman dikala dekat dengan Harry. Namun, kenyataan pahit harus kembali ditelan Gusni. Ia harus menerima bahwa dirinya menderita penyakit genetis yang diderita kakek buyut dan kakak dari kakek buyutnya. Mereka tidak bisa hidup lebih dari 25 tahun, dan sempat membuat Gusni down. Tidak lama-lama terpuruk dalam perasaan sedihnya, ia berkonsultasi dengan dokter untuk mencari cara melawan penyakitnya. Ia tidak mau dipandang sebagai orang penyakitan.

Harapan Gusni menjadi pemain bulutangkis perlahan-lahan terkabul. Pertahanan luar biasa yang ditampilkan Gusni di depan Pak Pelatih akhirnya membuat Gusni dipanggil masuk ke klub dan akhirnya perlahan tapi pasti, langkahnya menyamai langkah kakaknya yang sudah lebih dulu masuk Pelatnas...

"Kamu perempuan Gus, kalau kamu mau nangis, nangis aja. Tapi menangislah untuk sesuatu yang baik, bukan untuk sesuatu yang sia-sia..."

"Jangan pernah meremehkan kekuatan seorang manusia, karena Tuhan sedikitpun tidak pernah!"

"Saya harus percaya cita-cita saya, harapan saya, impian saya, kalau tidak untuk apa saya hidup? Kalau tidak, untuk apa saya pergi nantinya kalau waktu saya tiba?"

"...bahwa tidak ada hidup yang sempurna. Hanya seorang pengecut yang menginginkan hidupnya sempurna..."

Itu hanya sebagian quote yang ada di novel yang bagi saya penuh dengan quote-quote berharga. Awal ketertarikan saya akan novel ini jelas karena covernya yang unik, berwarna merah terang dengan angka 2 besar berwarna putih. Setelah saya tahu isi novel itu sebagian besar mengenai bulutangkis, saya semakin menginginkan novel itu karena saya adalah penggemar berat olahraga tepok bulu ini. Novel yang entah kenapa pas banget saya baca sekarang, mengingat Olimpiade 2012 hanya tinggal 21 hari lagi. Sensasinya hebat banget buat diri saya, banyak pesan-pesan pantang menyerah yang tercetus dari kata-kata Gusni. Saya juga hampir menangis ketika Gusni meminta putus dari Harry karena penyakitnya dan kembali pengen menangis ketika Harry berusaha balikan dengan Gusni dengan menerima Gusni dengan segala cita-cita dan penyakitnya. How sweet they are!

Yang pasti, karena novel ini saya makin mencintai bulutangkis Indonesia dan kembali berdoa supaya Indonesia bisa kembali ke tempat tertingginya. Yang pasti saya jadi makin pengen ngerasain sensasi luar biasa yang ada di Istora Senayan ketika ada pertandingan bulutangkis! Wish me!

"Ini Bulutangkis, dan ini Indonesia!"