CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Saturday, December 31, 2011

31.12.11

Yeah, today is the end of 2011. Diwarnai dengan hujan ringan terakhir di pagi hari dan mudah-mudahan di malam nanti, bintang bertaburan di langit memberi semarak pada kembang api yang akan bertebaran di langit malam. It's not about the party, it's all about togetherness. It's about the promise we made with ourselves, it's about the love we share with the whole family and friends.

Let's face 2012 with a very warm heart. Let's beg to God for His blessings for 2012.


Happy New Year's Eve! God bless :)


Cheers,
Bernadette Lona :D

Friday, December 30, 2011

Week 52 - Flashback Time v.02

Well, lanjutin yang kemaren. Sekarang udah sampe bulan Agustus :p
Agustus 2011. Pertama kalinya ikutan upacara bendera digital oleh Indonesia Optimis. Lucu juga sih, kalo tahun depan ada, ikutan lagi ah~
September 2011. Bulan dimana gue mempunyai hari Minggu terpadat dalam setahun ini. Dimulai dari tanggal 11 September dimana gue yang adalah panitia Porseni Bina Iman Remaja se-KAJ menghelat acaranya. Jam 6 pagi gue udah stand-by di Regina Pacis, tempat diadakannya acara. Lanjut ke tanggal 15 September, hari dimana akhirnya gue memutuskan untuk nonton konser orkestra STSO di Gedung BPPT. Sempat galau mau nonton apa gak karena hari itu hujan, akhirnya gue memutuskan untuk tetap nonton dan saya tidak menyesal :D. Bahkan gue berhasil foto sama Andien yang adalah bintang tamunya :). 18 September, gue bareng Mama gue pergi ke Hotel Nikko untuk Opening Day Jak-Japan Matsuri 2011 :D. Detailnya udah gue tulis di post sebelumnya ;). 25 September, gue dateng ke Closing Day Jak-Japan Matsuri di Monas. Satu yang gue tunggu adalah penampilan dari Nakamura Japan Drama Company! Ini bener-bener ciamik abis ini grup nari! Gue yang adalah salah satu penonton dari sekian ribu penonton di Monas bener-bener udah kayak nonton konser, teriak-teriak bareng, nyanyi-nyanyi bareng, what a feeling!
Oktober 2011. Kejadian super di bulan ini adalah ketika gue ketiban bulan dapet tiket gratis ke Singapore walaupun hanya semalaman aja, yang ceritanya udah gue post ;)
November 2011. Berusaha sekali mendapat tiket nonton L'Arc~en~Ciel Concert Movie yang akan dihelat di Epicentrum. Awalnya bakal diputer di tanggal 26 November dan 3 Desember dan I'm totally ready for 26th November! But, apa daya. Ternyata pemutarannya diundur! Oh gosh! Pemutaran jadi tanggal 3 Desember dan 10 Desember dan gue kehabisan itu tiketnya! Karena besarnya antusias Cielers Jakarta, akhirnya dari pihak Laruku di Jepang memberi lagi 1x pemutaran untuk Jakarta yaitu di tanggal 11 Desember. Namun, akhirnya tetep aja gue gak kebagian tiketnya :(. Sekarang gue berharap aja deh semoga L'Arc~en~Ciel beneran konser di tahun 2012 :D

Gue pribadi menyebut tahun 2011 ini sebagai tahun pendewasaan. Terlalu banyak air mata yang keluar sia-sia di tahun ini dan terlalu sedikit tawa yang keluar di tahun ini. It's really a hard year for me and I really want to move quickly to 2012. Just 1 day to go and goodbye 2011! :)

Thursday, December 29, 2011

Paradise Kiss ♥

Karena dipengaruhi Momon untuk nonton Paradise Kiss yg Movie Live Actionnya, akhirnya gue pertama-tamanya mencoba nyari review movie itu dari blog-blog orang karena gue sama sekali buta itu film apa. Ternyata itu film ada manga dan anime-nya. Kenapa gue gak pernah denger ya? Jawabannya karena itu manga/anime-nya bercerita tentang dunia fashion yang gue gak begitu suka :p. Gue "dipaksa" Momon nonton film itu karena sosok Osamu Mukai, yang Momon bilang gantengnya super *lebai*. Well, setelah menemukan posternya, gue baru meng-amini kata-kata Momon itu. Osamu Mukai emank ganteeennggggg~
Ceritanya tentang Yukari Hayasaka (Keiko Kitagawa) , seorang cewek SMA yang sangat terobsesi belajar dan masuk Universitas unggulan akibat trauma masa lalu ketika ia ditolak masuk sebuah sekolah unggulan yang menyebabkan Ibunya marah besar. Yukari sendiri menjadi sosok yang kurang gaul di sekolah dan selalu hanya bisa melihat gebetannya Tokumori Hiroyuki (Yusuke Yamamoto ~ yang jadi Tamaki Suoh di Ouran Live Action :D). Suatu hari ketika Yukari pulang sekolah, ia diikuti oleh seorang laki-laki yang berpenampilan urakan dan otomatis Yukari menjadi ketakutan dan berlari menghindari laki-laki itu. Malangnya, Yukari malah bertemu teman dari laki-laki itu dan disaat bersamaan Yukari jatuh pingsan karena Anemia akibat kurang makan dan kurang tidur tadi malamnya.
Sadar dari pingsannya, ia menyadari bahwa ia berada di tempat yang asing baginya. Ia menemukan laki-laki yang mengejarnya tadi yang ternyata bernama Arashi (Kento Kaku), seorang perempuan bernama Miwako (Aya Omasa) dan seorang laki-laki yang berpenampilan menjadi perempuan, Isabella (Shunji Igarashi). Mereka meminta Yukari untuk menjadi model untuk baju rancangan mereka dalam rangka kelulusan mereka dari sekolahnya. Yukari yang hanya berpikir untuk belajarpun menolak dan memutuskan untuk segera pergi dari tempat yang dikatakan sebagai studio itu serta mengatakan bahwa ia ingin segera pergi dari permainan ini. Arashi yang mendengar hal itupun menjadi marah dan *jengjeng* Yukari melihat bahwa ada 1 orang lagi yang sedang melihat mereka semua dari pintu masuk (pas adegan ini gue langsung teriak liat tuh orang sampe rasanya pengen gue peluk itu monitor). Tanpa ba-bi-bu, Yukari-pun pergi dari tempat itu. Tanpa disadarinya, pertemuan denga grup Paradise Kiss itu telah mengubah hidupnya.
Setting berganti ke sekolah Yukari dan *jengjenglagi* si cowok ganteng a.k.a George Koizumi (Osamu Mukai) mendatangi sekolah itu dan mencarinya untuk meminta maaf dan mengajaknya ke sekolahnya (jahaha masih anak SMA jugaaa >w<). Pokoknya sekembalinya Yukari dari sekolahnya George, potongan rambutnya udah berubah dan Yukari berubah menjadi cewek cantik!
Ya selanjutnya, pokok ceritanya Yukari menyetujui untuk menjadi model mereka (karena ada kejadian antara Yukari dan George yang "ajaib" :3) dan hal itu sepenuhnya mengubah jalan hidupnya.

Gue membaca dari review-review orang-orang yang rata-rata pernah baca manganya atau nonton animenya, mengatakan kalau live action ini gagal punya. Emmm, sebagai penonton baru (gak pernah baca manganya ataupun nonton animenya) sebenernya fine-fine aja. Memang ada beberapa scene yang menurut gue agak terlalu dipaksakan, emm, maksudnya ada beberapa scene yang seperti dipercepat namun bagi gue sih gue tetep ngerti jalan ceritanya. Untuk yang suka dunia fashion, baju-baju disini mantep-mantep! Gue aja yang gak suka dunia fashion begitu sampe terperangah melihat beberapa baju yang luar biasa, termasuk gaun biru yang dipakai Yukari di fashion show. After all, gue awalnya nonton ini murni gara-gara pengen ngeliat si Osamu Mukai yang ganteng! Aaahh~ mukanya imut gitu deee Berperan sebagai designer jenius, sebenernya agak gak sreg ngeliat cowok pake baju-baju fashionable gitu. Tapi, ya sudahlah, karena ganteng jadinya dimaafin :3
Oh iya, ini dia poster Paradise Kiss yang bikin gue penasaran nonton filmnya >.<



















Kyaaaaaaaaaaaa!! Osamu Mukai :3333333

Monday, December 26, 2011

Week 52 - Flashback Time v.01

Emm, kalo dibilang tahun 2011 itu cepet banget, kayaknya gak begitu cepet buat gue. It has been a very tough year. Banyak keputusan yang menentukan jalan hidup gue selanjutnya yang harus gue ambil. Gak sedikit keputusan yang gue ambil mengorbankan semua keinginan gue, membuang-buang air mata gue, dan harus ngerasain rasanya sakit karena kecewa atas keputusan gue sendiri. Tapi gak sedikit juga keputusan yang gue rasa itu adalah keputusan yang tepat buat gue. Tapi, setelah gue timbang-timbang, tahun ini gue banyak mengeluarkan air mata dan tak jarang gue merasa kalo gue merasa ingin segera mengganti tahun ke tahun 2012.
Januari 2011. Tanggal 15&16 Januari kantor gue pindah tempat tidak jauh dari lokasi sebelumnya karena harus di renovasi. Saat itu, gue berencana bakal nonton Nodame's Dream by Twilite Orchestra, konser lagu-lagu dari anime Nodame Cantabile yang amat sangat gue sukai. Khayalan bakal merinding denger Beethoven's Symphony No.7 dan Rachmaninoff's Piano Concerto No.2 dimainin langsung sama Twilite Orchestra harus berakhir dengan tangisan di depan telepon dan komputer. Karena "keasyikan" pindahan, hari itu gue lupa transfer ke ticket box online yang bersangkutan dan tidak bisa menerima konfirmasi bookingan gue karena akses internet yg sama sekali putus. Alhasil, tiket Nodame Dream's hanya tinggal dalam kenangan aja..................
Februari 2011. Valentine's Day pertama di kantor. Bagi-bagi cokelat bikinin sendiri ke temen-temen kantor. Selebihnya, nothing special.
Maret 2011. Bulan ini gue mulai disibukkan dengan urusan liturgis gereja karena gue dipilih sebagai koordinator seksi Putra-Putri Altar untuk Kepanitiaan Perayaan Paskah di Paroki gue. Mulai dari rapat panitia besar, rapat pengurus misdinar, sampe latihan-latihan di gereja. Akhir bulannya, gue dipindahin dari posisi Admin ke Ticketing. Guess I think it's one of the hard decision I have to decide on that time. Karena kegengsian besar gue, akhirnya gue menerima tawaran itu.
April 2011. Dimulai tanggal 3 April gue sebagai Ticketing menghadapi pameran pertama gue, Astindo Indonesia Travel Fair 2011. It's quite crazy I think. phew. Pekan Suci dimulai tanggal 17 April dan berakhir 23 April dimulailah pekan yang sangat menyibukan gue sebagai panitia Paskah. Keadaan dimana gue diharuskan stand by di setiap misa, mengharuskan gue bisa menjawab semua pertanyaan anak-anak misdinar yang berkaitan dengan tugas, mengharuskan gue bertanya langsung dengan Pastur pemimpin misa jika ada sesuatu yang tidak jelas. Bulan ini juga, gue akhirnya harus memutuskan sesuatu yang berat lagi; menetap di Ticketing atau kembali ke Admin. Gengsi gue kalah sama kenyamanan yang ditawarkan bagian Administrasi.
Mei 2011. 2 orang kenalan gue mengakhiri masa lajangnya. Ci Friska dan Ko Ezra, senior di kantor serta ci Nita dan Ko Afin, teman dari Gereja.
Juni 2011. Menemui kembali suatu hal yang harus gue putuskan. Meninggalkan dunia kerja dan kembali merasakan sebagai pelajar atau tetap berada di posisi sebagai karyawan dan menunda (lagi) kuliah. Such a damn thing. Gue harus memutuskan ini lantaran hal ini menentukan hidup gue dikedepannya. Jujur, gue sangat amat ingin merasakan bagaimana kuliah itu, bagaimana rasanya belajar, bagaimana rasanya stres menghadapi ujian-ujian yang ada, bagaimana rasanya pake baju bebas di lingkungan belajar :p Pada akhirnya, walopun dengan berbagai perasaan yang campur aduk antara sedih-kesal-menyesal-kecewa-pasrah, gue harus merelakan kesempatan gue untuk kuliah. Yeah. Ketika harus menerima sesuatu yang sebenarnya bukan kehendakmu dan menolak sesuatu yang merupakan kehendakmu, sebagai manusia biasa pantaslah jika kamu kecewa berat. That's how it feel.
Juli 2011. Kembali harus merasakan bagaimana rasa kecewa menyakiti hati (yeah, seems I expert to this). Konser David Archuleta, penyanyi yang amat sangat gue idolain, harus gue relakan lantaran waktunya berbarengan dengan hari pernikahan cici sepupu gue. For many days I've cried and felt so angry, but I can't blame anyone. But, best friends are everything. They knew what I felt that time and for my birthday cake they put David Archie's pictures upon it. Feel strange but I definitely love it. Best birthday I've ever had :)

That's for January until July. I've faced some of hard decisions that I've decided with tears streaming down my face. Such a hard year, doesn't it?

Thursday, December 22, 2011

Indonesia, Happy Mom's Day (:

Kenapa Indonesia? Yak karena Hari Ibu tanggal 22 Desember itu hanya berlaku di Indonesia, dahulu bertepatan dengan kongres wanita sebelum zaman kemerdekaan.
Jujur, akhir-akhir ini gue sering bentrok sama Mama karena hal-hal sepele. Gue sering merasa Mama gue terlalu over-protektif, terlalu merendahkan kemampuan gue, dan selalu menganggap gue sebagai anak kecil yang masih sangat dituntun. Gue sering merasa kecewa dengan Mama ketika Mama mulai emosi dan tidak bisa mengontrol kata-kata dan amarahnya yang terkadang menurut gue agak berlebihan. Sebagai Mama, hanya dia yang selalu gue jadikan contoh. Jika beliau mulai emosi berlebihan, teorinya tidak salah jika gue juga sering emosi berlebihan. Parents always right, don't they?
Well, Mama gue adalah mama yang sedikit kolot, kurang modern, bisa masak hanya sekedar kewajiban tapi hebat dalam memotong rambut dan membuat kue. Jika mood-nya sedang enak, beliau sangat enak diajak ngobrol. Tapi jangan tanya kalau emosi beliau sedang tinggi, kadang gue bisa dibuat nangis cuma gara-gara omongannya yang agak pedes. Gue selalu menempatkan Mama di posisi tertinggi dalam daftar orang yang sangat ingin gue bahagiain, di atas adik gue. Gue selalu sayang Mama walaupun kadang suka menegur gue dengan kata-kata yang, well, lumayan pedes. Gue rasa terlalu klise kalo gue sayang Mama karena beliau udah bertarung nyawa demi melahirkan gue, well, terlalu biasa lah. Mama adalah sosok wanita perkasa yang pernah hinggap di hati gue. Bisa bangkit dari keterpurukan setelah ditinggal Papa kembali ke rumah Bapa. Berusaha menyenangkan hati anaknya ketika beliau tahu anaknya dalam mood yang jelek. Berusaha memasak makanan seenak mungkin, walopun jarang terjadi :p. Yeah, my Mom is superb.

Punya Mama bagaimanapun, gue harusnya bersyukur. Banyak orang-orang sekitar gue yang begitu merindukan kasih sayang seorang Mama. Banyak yang haus akan cinta seorang Mama. I love you, Ma :3

Sunday, December 18, 2011

It's Over (?)

"Finally get over him, eh?"
I found this sentence from Momon, when I told her about him. He is here now. He is in Jakarta now. A few months ago, I still crying and wondering about him. I still feel kinda hurt when I know I can't get close more than just a friend. I still can't forget him because every little thing I do always reminds me of him. I still wondering if he thinks of me like I think of him every single day.
That's a few months ago. It's now. I saw him this evening when I go to church for the Holy Mass. For a few seconds, my heart beats so fast. He's more charming than I met him last year. After that, I saw him again. Then he left without any hellos and any goodbyes. So do I. No, I don't want to escape from him all the times. For any reason, he still a friend of mine. I just want some little times to neutralise my heart from the feelings. I need some times to warn myself that he is only a friend of mine. I have to say to myself that he is not think of me all the time like I do. I have to moving on.
It's not as easy as I say it. He is the first man whom makes me like a crazy people. He is the first whom succeed makes me falling deep in love. All I want from a man whom will be with is in him. He's too perfect for me. My heart always beats super fast when someone calls his name. I have some sweet memories with him. A very special little moments with him. Damn. I've been in love so much with him. But now, when I see him again, let's guess. I don't feel anything.
It's sounds silly, eh? But, there's nothing silly when you feel you're in love. You'll do everything just to see him, even in far distance. You'll very happy when he calls your name. You'll always wondering what does he do now, when you can't see or meet him. Silly and weird? For 6 years, I through all this silly things.
To be honest, now, yeah right now when I write on you, I feel something weird. I can't explain it but it just like an empty feel. I can't feel anything of him. I can't feel the love that I always feel. But, dunno why, I really want to cry.
Now, I just want him to know what I feel for 6 years. Love which people always say is a sweet thing, it doesn't work on me. I know it's a sweet grace from God but I feel really hurt for loving him. I falling too deep and I feel the hurt now. I just want it over. I just want God erase his name from my mind and my heart. It's enough.
If some people ask me like Momon ask me with that question, surely I will answer them : "I hope so."

Saturday, December 17, 2011

Christmas Don't be Late! ;)

Yeah! Christmas day is just 8 days to go! Sudah lama sekali rasanya tidak menyentuh blog ini *lebai, baru 1 bulan kurang :p* Entah kenapa, gue merasa Natal kali ini semua serba mepet dan serba buru-buru. Latihan anak-anak sekolah minggu untuk tampil di tanggal 25 Desember pagi baru dimulai Sabtu ini. Latihan koor untuk tampil tanggal 1 Januari bahkan belom latihan. Phew. Dan sekarang, Natal hanya tinggal menghitung pake jari! Acara Santa Claus sudah berlalu dan saatnya sekarang kita menyambut tokoh utama sesungguhnya dari Natal : Yesus Kristus.
Christmas is not only about the happiness, about the new clothes, about the party and etcetera. Natal harusnya bermakna sebagai permenungan diri dimana Tuhan mengutus Putra-Nya menjadi manusia yang hina demi menyelamatkan manusia juga. KelahiranNya juga amat sangat sederhana, hanya di sebuah kandang yang jauh dari rasa nyaman dan aman bagi seorang bayi mungil. Tidak salah memang merayakan Natal dengan pesta atau baju baru, namun jangan sampai kita mengesampingkan makna Natal yang ada di dalamnya.
Natal selalu diikuti dengan Tahun Baru. Lagi-lagi kita diajak merenung apa yang sudah terjadi dalam hidup kita sepanjang setahun ini. Tidak hanya dengan pesta pora, kita juga selayaknya merenungi dan banyak berdoa demi kehidupan di tahun selanjutnya yang pasti akan lebih berat. Resolusi juga diperlukan sebagai tolok ukur keberhasilan atau kegagalan, apa yang harus ditambah dan apa yang harus dipertahankan, apa yang harus dikurangi dan apa yang harus dihilangkan.

Emmm, ini semua hanya tulisan dari sudut pandang gue saja loh. Yang pasti, gue sangat amat menantikan Natal :D

Tuesday, November 22, 2011

Goodbye Indonesia, Hello Myanmar!

Yap, hari ini tepat tanggal 22 November 2011, SEA Games XXVI Jakarta-Palembang resmi ditutup. Selama 12 hari, kita sebagai pecinta olahraga disuguhi berbagai pergelaran pertandingan olahraga yang spektakuler. Yang pasti mengharu-biru adalah olahraga Sepakbola dan Bulutangkis. Dua olahraga populer ini menyedot paling banyak penonton di Jakarta. Bulutangkis berhasil melampaui target PBSI dengan meraih 5 medali emas dari 7 yang diperebutkan, dari target 4 medali emas. Sepakbola, walaupun tidak berhasil mendapatkan medali emas, namun kerja keras para Garuda muda kita tidaklah cukup dibayar dengan medali emas saja. Bukan hanya sepakbola, atlet-atlet lain yang berjuang di arena SEA Games ke-26 ini memang tidak cukup jika dibayar dengan medali emas dan uang yang katanya Rp 200.000.000 per orang yang meraih medali emas. Keringat dan tenaga yang mereka keluarkan demi mengharumkan bangsa Indonesia tidak ternilai harganya. Tak sedikit yang harus membayar mahal dengan diterpa cedera. Namun, demi kebanggaan kepada Indonesia membuat para Arjuna dan Srikandi Indonesia mampu berjuang sampai akhir.
Tak hanya para atlet, orang-orang yang bekerja dibelakang layarpun layak mendapat medali emas itu. Para LO, official team, panitia penyelenggara, bahkan sampai cleaning service dan penyedia kendaraan haruslah diberikan medali emas. Tanpa mereka, acara olahraga terbesar se-Asia Tenggara dapat berjalan dengan baik, walaupun mungkin banyak suara-suara sumbang yang menyertai selama penyelenggaraan SEA Games ini. Tapi, ya sudahlah. Toh kita puas bisa melihat SEA Games sesukses ini dan ditambah kita berhasil dapat juara umum :)

SEA Games selanjutnya akan diselenggarakan pada tahun 2013 dengan Myanmar sebagai tuan rumahnya. Di Myanmar kita juga harus bisa menjadi penjajah medali emas dan kembali menjadi juara umum *amin*.

Goodbye Indonesia, we'll wait the best of you in Myanmar!

Sunday, November 20, 2011

Kita Bisa!

Agak telat emank baru posting tulisan ini di tanggal segini, 2 hari menjelang berakhirnya SEA Games. But, it's ok lah. Kita bisa ambil dari sisi pandang lainnya.
SEA Games 2011 kali ini bisa dibilang sebagai salah satu SEA Games terhancur yang pernah ada (baca di media loh). Yah, kita sebagai masyarakat gak buta lah ya. Dana pembangunan Wisma Atlet aja diembat sama pihak-pihak yang mengaku sebagai pemerintah. Ketidakberesan dalam hal logistik masih terjadi di beberapa venue olahraga, khususnya di Palembang. Pro dan kontra tentang diundurnya pergelaran SEA Games yang sempat mencuat beberapa hari sebelum Opening Ceremony digelar. Kita aja yang cuma sebagai masyarakat awam aja prihatin ngeliatnya. Apa yang udah ngembat duit sana-sini prihatin ya? *retoris*
Anyway, Opening Ceremony SEA Games yang berlangsung di Jakabaring Sport Centre, Palembang bisa dibilang sebagai upacara pembukaan yang paling megah. Tata cahaya yang eye-catchy, tata musik yang spektakuler, tata panggung yang ajib, bisalah menutupi sebagian kebobrokan persiapan SEA Games ke 26 ini. Dan dunia mengakuinya koq kalo upacara pembukaan yang mengangkat tema tentang salah satu kerajaan terbesar di Indonesia, Sriwijaya ini salah satu yang termegah.
Sampai hari ke-9 penyelenggaraan SEA Games ini barulah bisa gue liat sebagai masyarakat awam kalo SEA Games kali ini cukup sukses. Bahkan, Indonesia telah menjadi juara umum ketika SEA Games menginjak hari ke-8. Bagi gue, ini suatu pencapaian yang sangat luar biasa. Sekarang saatnya nunjukkin, kalo di tingkat ASEAN aja kita udah bisa, harus bisa juga di tingkat Asia bahkan dunia. Kabar yang berhembus jika atlet yang mendapat medali emas akan mengantongi uang sebesar Rp 200.000.000,00. Terus, medali emas kita udah seratus lebih, yang berarti atlet yang sudah menyumbangkan emas kurang lebih ada seratus orang. Emm, kali aja sendiri ya uang yang harus dikeluarkan negara untuk bonus ini. Kalo kata orang-orang,"Itu duit pasti udah gak bisa di korupsi lagi soalnya banyak banget atlet yang dapet medali emas" Gue sih aminin aja deh ;)

Selain faktor atlet, ada satu faktor yang sama sekali gak bisa kita hiraukan. That's supporter. Yep. Selain di bidang olahraga populer seperti Sepakbola, Bulutangkis, Basket, dan Voli pendukung Indonesia di cabang olahraga lainnya juga banyak! Gak bisa kita pungkiri kalo olahraga-lah yang bisa menyatukan 240 juta rakyat Indonesia dan merasa sebagai satu bangsa yang utuh. Begitu hebatnya dukungan rakyat Indonesia terhadap atlet yang membela nama Indonesia sampai-sampai mereka bisa merasakan sakit yang dirasakan sang atlet ketika mengalami cedera, bisa merasakan kekecewaan mendalam yang dialami sang atlet ketika harus menelan pil pahit kekalahan, dan bisa merasakan kebanggaan dan kegembiraan yang amat sangat ketika sang atlet berhasil memenangkan suatu pertandingan. What a feeling! Gue bisa sebegitu gembiranya ketika smash Tanongsak nyangkut di net dan jatuh di bidang permainannya sendiri serta angka 21 bergulir di papan skor milik Simon Santoso. Gue bisa meringis ketika melihat Egi di-sliding depan-belakang-kanan-kiri sama itu pemain Vietnam nomor 8. Gue bisa merasakan kekecewaan yang dialami Firda ketika gagal mempersembahkan medali emas bagi Indonesia dan terlebih harus menahan rasa sakit sepanjang pertandingan. But, that's a game. There's a winner and loser. Tapi perjuangan atlet-atlet SEA Games ini patut diacungin jempol.

Ternyata, apa yang dicemaskan masyarakat umum tidak (begitu) menjadi kenyataan. Kenyataan yang ada sekarang, kita bisa koq menggelar SEA Games dengan baik. Kita bisa menjadi juara umum. Atlet kita bisa mempersembahkan medali emas di berbagai cabang. KITA BISA, kita memang dan pasti bisa! ;)

Saturday, November 12, 2011

Cook, Sing, and Dance in The Kitchen Musical!

Yeah! Malam minggu sekarang menjadi malam yang sangat amat gue tunggu! Bukan karena punya pacar ya, tapi  gara-gara ada TV Series produksi Singapore yang menggabungkan musik dan masakan. Yep, it's The Kitchen Musical! "Sinetron" milik Singapore ini tayang setiap Sabtu jam 21.30 di Metro TV atau re-run nya setiap hari Minggu jam 11.00. Salah satu faktor yang bikin gue menanti terus seri ini yaitu gara-gara ada Christian Bautista! Yihaaaa~
Ceritanya ber-setting tempat di sebuah restoran Perancis terkemuka di suatu kota yang bernama The Avilon milik keluarga Avilon. Maddie Avilon (Karylle), putri keluarga Avilon yang baru lulus dari Le Cordon Bleu di Paris (ceritanye) menjadi tokoh utama di kisah ini. Daaann, seperti biasa. Ada bumbu-bumbu cintah yang tercium dari kisah ini. Chef Daniel Ray (Christian Bautista), teman baik Maddie diam-diam menyimpan rasa cinta pada sahabatnya ini. Di sisi lain, The Executive Chef The Avilon Chef Alex Marcus (Stephen Rahman Hughes) terlihat seperti menyimpan rasa juga pada Maddie. Tidak berhenti sampai disitu, The Sommelier (wine steward) dari The Avilon, Selena Argon yang cantik dan seksi diam-diam berambisi merebut hati Chef Alex. The Avilon dipimpin oleh paman dari Maddie, Harry Shaw.
Selain cerita cinta yang menarik dan seru, serial ini juga dihiasi dengan lagu-lagu yang di-cover oleh para pemeran The Kitchen Musical dan tak lupa deretan masakan Internasional yang sangat menggugah selera (terutama dessert bikinannya Winston! Nomnomnomnoooommmm~)
Serial ini baru akan memasuki episode 7 malam ini. Hihihi, baru episode 7 aja udah banyak kejadian seru seperti yang terjadi di akhir episode 6 minggu lalu dimana Daniel mencium Maddie! Aaaww~


Oh ya, lagi ada kontes dari The Kitchen Musical yang berhadiah makan malam dengan para pemeran di The Kitchen Musical di Manila dengan biaya transportasi dan akomodasi ditanggung! Hotelnya di Intercontinental Manila lagi! Wishing God give me a chance now, karena kontes ini paasss banget ada setelah gue berpikir apakah ada tour ke Filipina. Is it the answer? Who knows! Wish me luck! :D

Saturday, November 5, 2011

Single and very Happy :D

Being single doesn't always being lonely. Being single means independent. Tiba-tiba terlintas pengen nulis tentang hal kesendirian gue yang membuat gue menyadari sesuatu yang sangat berarti buat gue.

Hari ini, gue menjalani hari yang super bersama teman baik gue, Monica. Berawal dari keinginan menengok sekolah almamater, terbersit ide untuk jalan-jalan ke Museum Nasional alias Museum Gajah. Setelah (agak gak) puas mengunjungi Museum Gajah, kita lanjut jalan ke sekolah. Tapi disini uniknya. Kita ke sekolah yang ada di belakang Sarinah dengan jalan kaki! Lumayan banget tuh jalan, tapi gue juga excited karena belom pernah ngalamin hal kayak gini. Capek tapi puas banget karena jalan bareng sahabat gue sambil ngobrol ngalor ngidul sepanjang jalan. Sampai di sekolah almamater yang sedang menghelat acara, kita keliling-keliling sekolah demi mengenang masa-masa emas zaman SMA dan menelusuri perkembangan baru dari sekolah. Bertemu dengan teman-teman kantor yang datang (dan kebetulan kenal sama Momon). Setelah bosen keliling di sekolah, gue, Momon, Cynthia, dan Natalia memutuskan untuk ke Grand Indonesia. Ke sananya-pun kita jalan kaki. Walaupun ketika baru sampai Plaza Indonesia Momon memutuskan untuk balik (karena hujan rintik mulai berguguran), kita bertiga tetep jalan sampai ke Grand Indonesia.
Tulisan ini mulai terlintas ketika gue berjalan pulang sendiri dari Grand Indonesia, jalan santai melewati jalan di malam pukul 18.30 ditemani lagu yang terputar luwes lewat Blackberry gue...

I am single and I'm proud being single.

Ada 2 alasan kenapa gue bisa bilang begitu :
1. Single doesn't mean loneliness. I have many friends (single or in a relationship with someone) that always makes me smile and laugh. Gue punya beberapa sahabat super (baik single atau in a relationship) yang bisa menjadi tempat gue nangis, tempat gue ketawa, bergila bersama, melakukan hobi bersama, saling ngejek tanpa rasa singgung, saling puji tanpa rasa pamrih, saling menasehati tanpa menggurui - like I have Monica now. Gue bisa berkunjung ke museum - sebuah hal yang akan membuat teman-teman gue lainnya tercengang - bareng Momon. Ide jalan kaki dari Museum Gajah - sekolah Santa Theresia tercetus dari otak brilian nan bo ceng li Momon. Bergosip tentang musik klasik - sebuah hal yang membosankan bagi sebagian orang - karena pengaruh besar dari Momon. I'm so lucky to known her. Momon dan teman-teman single lainnya mengingatkan gue bahwa masih ada mereka yang bersedia diajak "gila" ataupun diajak galau. Don't forget the family. I feel very alive when I'm hanging out with my Mom (sometimes it can be like hell lol), ngeliat ke toko-toko baju atau sepatu yang lagi diskon, nyari-nyari restoran yang belom pernah kita datengin sebelumnya, ngobrol sepuasnya dan mengutarakan isi otak gue dimana gue tidak bisa melakukan itu di rumah. Satu lagi, ada terbersit rasa bangga ketika gue bisa ngebayarin Mama dan adik gue makan di restoran :)  And, I don't feel any loneliness now!

2. Single means independent. Jalan kaki sendiri di malam pukul 18.30 sambil ditemani playlist lagu di Blackberry adalah alasan kuat lainnya mengapa gue bahagia menjadi seorang jomblo. Memang agak bahaya bagi cewek yang jalan sendiri di Jakarta ini, namun hal itu adalah hal yang sangat luar biasa! I feel very alive when I have to walk on foot to some places. I feel very alive when I have to take a public transportation to reach my destination (emm, you know the public transportation in Jakarta sometimes just like hell) beserta hal-hal lain yang sudah terbiasa gue kerjakan sendiri. Sepertinya, gue belum siap untuk membagi ide dan isi otak gue kepada pasangan gue (kalo punya) sekarang ini. Gue belum siap terkekang!

Ada kalanya iri waktu liat pasangan yang jalan gandengan tangan di mall atau makan berdua di food court. Pasti ada-lah rasa itu. Tapi, gue baru 19 tahun. Kisah cinta gue masih sangatlah panjang. Ada satu quote yang pas banget menurut gue, "Don't find love, let love find you. That's why it's called falling in love, because you don't force yourself to fall". Until my prince come for me, I will live my life fully. I will not let someone break my life.



Move on! Today my life begins ;)

Wednesday, November 2, 2011

(Hope It Will Be) Sweet November

Yeah, it's already November! 1 month closer to the Christmas month, December :)
I always dreaming a sweet Christmas as Owl City's Peppermint Winter. Hanya tinggal melewati Desember, kita akan segera memasuki tahap baru dalam hidup di tahun 2012. Gak terasa emank, rasanya kemaren itu gue baru aja ulang tahun dan sekarang sudah hampir masuk akhir tahun. Sudah mulai banyak renungan yang mengantri yang harus gue renungi demi kebaikan hidup di tahun mendatang.
Well, November juga masih di awal, saatnya menghadapi bulan baru di tahun 2011. Masih banyak hari yang harus dilalui sampai ke tanggal 31 Desember. Masih banyak persoalan yang (mau gak mau) harus gue hadapi. Masih banyak anugerah yang harus gue terima di bulan ini. Masih banyak cinta yang harus gue bagikan ke teman-teman gue :")
Sekarang, saatnya berharap. Berharap boleh donk. Berharap semoga November ini menjadi November yang baik. Menjadi November yang penuh cinta. Menjadi November yang penuh anugerah.


Hope it will be my sweet November :3

Thursday, October 27, 2011

Minority

140 karakter di Twitter rasanya sangat amat gak cukup untuk mencurahkan perasaan aneh gue ketika lagi baca Garis Batas. Agustinus Wibowo, penulis buku tersebut menuliskan sesuatu yang sangat menyentil hati gue : "terlahir sebagai seorang minoritas". Terngiang-ngiang bener, minoritas.
Membaca sekilas perjalanan hidup dari sang penulis, emank berbeda jauh dari pengalaman hidup gue. Sebagai minoritas yang terlahir di ujung zaman Orde Baru, rasanya gue gak mengalami hal-hal yang aneh-aneh. Hidup gue lurus-lurus aja, tanpa ada rasa takut, rendah diri, atau rasa apapun yang dikarenakan gue terlahir sebagai minoritas.
Hidup ini emank punya dua sisi koin. Tidak akan ada plus jika tidak ada minus. Tidak akan ada yang namanya mayoritas jika tidak ada minoritas. Minoritas emank gak bisa dilepasin dari kehidupan ini. Di setiap sisi wilayah, pasti ada kaum minoritas yang (biasanya) "hidup di dunianya sendiri". Kaum minoritas biasanya pasrah dengan apa yang sudah ditentukan tanpa adanya perlawanan, karena jika ada perlawanan itu berarti perang. Agak serem sih emank, tapi rata-rata kenyataan seperti itu.
Bersyukurlah gue yang hidup di Indonesia dewasa ini. Indonesia kini yang sudah agak mulai terbiasa dengan kehadiran golongan-golongan minoritas, sudah bisa menerima keberadaan kami sebagai makhluk minor. Walaupun masih ada beberapa golongan yang mungkin masih tidak bisa menerima, masyarakat Indonesia dewasa ini, khususnya kaum muda sudah berpikir global dan modern. Mereka sudah bisa saling bertukar pikiran dengan manusia yang bukan sebangsanya dan mulai berpikir kalau gue dan mereka adalah Indonesia. Bahkan teman-teman di sekitar gue sepert men-support gue : tidak ada salahnya menjadi minoritas :")


Oh ya, Happy National Blogger Day! I do love blogging :D

Tuesday, October 25, 2011

How I'm in Love with you, Owl City :')

Well, agak kecewa emank gak bisa nonton konser dari idola kita. Ehm, kecewa gak pake agak kayaknya. Awalnya emank gak berniat nonton Owl City tanggal 28 Oktober besok ini. Waktu lagi rame-ramenya presale gue cuma tau lagu Owl City yang Fireflies. Eh, gak taunya itu tiket sold out segitu cepetnya. Jiwa ke-kepo-an gue tergelitik. Gile, kayak gimana sih emanknya musik Owl City itu? Lalu, mulailah gue men-download lagu-lagu Owl City mulai dari yang terkenal kayak Vanilla Twilight yang cukup nge-hits dan Alligator Sky, lagu baru di album keduanya. Dan ternyata, musiknya Owl City keren! Agak techno modern gitu dipadu dengan liriknya yang (menurut gue) manis namun kadang sulit gue mengerti karena pemakaian kata-katanya yang ajaib. Ditambah hampir semua judul lagu dari Owl City berbau-bau nature gitu. And all I can say is now I'm so in love with Owl City!
Musisi yang mempunyai nama asli Adam Young ini mulai dikenal lewat posting-annya di MySpace, karena katanya ia mengalami insomnia. Entah kenapa juga dia milih nama Owl City sebagai nama panggungnya, tapi unik juga sih. Kota Burung Hantu. Apa gara-gara postingan pertama dia dibuat di malam hari ketika ia mengalami insomnia? Hahaha, itu teori gue doank koq. Kalo vokal, suaranya cukup catchy lah. Soal musiknya, unik! Mukanya juga gak kalah koq, ganteng juga :")
Betapa pengennya gue nonton Owl City ini Jumat besok. Tapiii... ya sudahlah. Toh salah gue juga, baru pengen setelah tiketnya sold out. Gak bisa mengharap lebih pada kuis-kuis. Lagian gue juga udah tau, pasti bakal gak dikasih punya sama nyokap gue juga. Ya sudah... relakanlah. Semoga Adam juga terkesima dengan penonton di Jakarta yang pastinya bakal karaoke massal di Senayan, layaknya ia sangat terkesima dengan penonton di Seoul (yang gue tau dari tweetnya). Gak usah gue terjemahin ke bahasa Indonesia kali ya, just read it and feel it by yourself : " Dear Seoul, thank you from the bottom of my heart for throwing glitter into the air during Dreams Don't Turn To Dust. I felt so loved!" "Dear Seoul, thank you so much for sending a myriad of paper airplanes onto the stage during Alligator Sky. I appreciate you! <333" OOHH SO SWEET THEY ARE! Then, Adam send a tweet again : "Dear Seoul, thank you for the absolutely unforgettable night. I'll remember tonight forever. Thanks for making a shy boy's dreams come true" So sweeeetttt :3


Ini dia kutipan lirik dari lagu-lagu Owl City yang gue suka bangget :3


"With friends like these, well, who needs enemies?" - The Bird and The Worm

"The silence isn't so bad, till I look at my hands and feel sad. Cause the spaces between my fingers are right where yours fit perfectly" - Vanilla Twilight

"Dear friends in higher places, carry me away from here" - To The Sky

"Reality is the lovely place, but I wouldn't want to live there" - The Real World

"Cause dreams don't turn to dust!" - Dreams Don't Turn To Dust

"Remember to laugh 'cause you're living in a crazy world, where you'll never guess what could happen next" - Alligator Sky

"This peppermint winter is so sugar sweet, I don't need to taste to believe. What December without Christmas Eve?" - Peppermint Winter

"My heart stops without you, there's something about you that makes me feel alive" - Honey and the Bee 




Oh ya, gue sudah bilang kan kalo lirik lagunya Owl City itu manis? :)

Monday, October 24, 2011

Peri-Kemanusiaan

A few days ago, a friend of mine just had a nightmare. She called her guest and seems the guest had mad to her. Lately, I knew that her tears streaming down her face. Tamunya yang notabene orang berada entah karena apa membentaknya dan hingga membuat teman gue itu menangis. Mungkin, mungkin aja, menurut gue orang itu tidak pernah ada di posisi yang teman gue alami ini. Mungkin saja sepanjang hidupnya, ia selalu ada di posisi atas.
Semakin sedikit orang yang mempunyai kerelaan hati dan keikhlasan untuk membantu sesamanya, ambil contoh di Jakarta. Tingkat individualisme yang tinggi, rasa takut akan orang yang tidak kita kenal, gengsi untuk menengok kehidupan di bawah, kemalasan kita untuk ikut campur atas masalah orang - mungkin itu hal-hal yang lumayan berpengaruh kenapa kita (termasuk gue) gak mau menolong orang, dalam bentuk sekecil apapun. Terlalu banyak resiko jika kita membantu orang; jika ada orang yang tidak kita kenal yang nanya jam atau nanya apapun, pasti langsung ada rasa curiga jangan-jangan orang ini mau hipnotis atau mau lagi mengalihkan perhatian biar bisa nyuri dompet atau HP kita. Jika ada kecelakaan, yang biasa kita lakukan hanya nontonin kecelakaan itu tanpa ada niat menolong sama sekali; alasannya : takut jadi saksi, gak mau ikut campur urusan orang, dan yang paling frontal mungkin mereka yang kecelakaan itu bukan kenalan kita, jadi ngapain kita kepo-kepo nolongin. Iya kan? Manusiawi lah, gue juga begitu.
Tingkat kriminalitas di Jakarta juga udah sampe level yang menakutkan. Dari niat mencuri sampe akhirnya membunuh. Nyawa manusia kayak gak ada harganya lagi, dengan gampangnya mengambil nyawa manusia demi kepentingan sendiri. Gue kadang-kadang mikir, kalau hal itu terjadi pada dirinya atau keluarganya, apa ya reaksi mereka? Akankah mereka berteriak, menangis meraung-raung karena kehilangan anggota keluarganya? Pernahkah mereka berpikir, kalau Tuhan itu melihat semua perbuatannya di dunia? Akankah mereka berpikir untuk bertobat?
Secara personal, gue penganut paham : semua yang terjadi di dunia itu sudah direncanakan oleh Tuhan. Takdir kita sudah ditentukan, walaupun jalan menuju takdir itu kita sendiri yang menentukan.

Ini hanya sekedar sharing aja, karena gue mengalami hal yang sama dengan orang kebanyakan. Gue males nolongin orang yang  gak gue kenal, takut sama orang asing yang nanya-nanya ke gue. Sama kayak mayoritas, takut diapa-apain.




Oh ya, jadi inget satu lirik lagu yang lumayan menggelitik sanubari gue.
"Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau bersujud pada-Nya?" - Alm. Chrisye feat. Dhani Ahmad.

Saturday, October 15, 2011

10 Hours Dream in Singapore! :D

Yeah, cuma 10 jam di Singapore di malam hari. Semua ini mendadak, serba mendadak. Dimulai di hari Senin, ketika akhirnya Manager gue bilang kalo gue bersama beberapa teman besok cabut ke Singapore dan nama sudah di booking. Wow! Tiket sudah dibayarin kantor tapi gak termasuk akomodasi. Awalnya sih ditawarin, mau extend disana 1 hari atau gak, akhirnya gue dan teman lainnya memutuskan untuk gak extend karena... takut lost in Singapore. Jujur aje sih! Lagian kita juga udah gak ada waktu untuk booking hotel. Jadi tidur dimana? Tidak tidur! itu dia jawabannya :D
Well, hari Selasa akhirnya gue bersama teman-teman lain berangkat ke Bandung dengan mobil kantor jam 12.00 lewat deh. Flight kita naik Silk Air, anak perusahaannya Singapore Airlines jam 17.35, tiba di Singapore 20.25. Ajaib kan jamnya? Perjalanan dari Jakarta ke Bandung naik mobil yang isinya ber-9 itu cukup agak menyiksa loh. Akhirnya kita minta ke supirnya untuk berhenti sejenak di rest area (kalo gak salah di rest area KM 57) untuk beli cemilan dan sekedar ngelurusin kaki. Ok, jam 13.30 kita cabut lagi dan langsung menuju Bandung tanpa berhenti lagi karena waktu kita sudah cukup agak mepet, karena jam 15.35 kita sudah harus check-in di bandara.
Kurang lebih jam 15.15 kita sampe di Bandara Internasional Husein Sastranegara di Bandung. Sampe sana langsung nyebar dulu nyari makanan karena posisi perut dalam keadaan keroncongan :'( Setelah makan, kita langsung ke check-in counter untuk proses Check-in, pembayaran Airport Tax, proses imigrasi dan sebagainya. Jam 16.45 kita udah di ruang tunggu. Agak bosen sih, tapi kalo mau keluar pun tanggung karena take off bakal kurang dari 1 jam lagi.
Jam 17.20 kurang lebih, panggilan boarding untuk flight kita terdengar. Gue bersama 2 teman lainnya, Vanni dan Ci Fanny buru-buru turun ke landasan hanya untuk foto sama pesawatnya! Hahaha. Akhirnya, jam 17.35 kitapun berangkaatt! Here I come, Singapore!! ‎​\(´▽`)/
Jam 20.25 waktu Singapore atau jam 19.25 waktu Indonesia (gue pake jam tangan jam Indonesia dan gak gue sesuain waktunya :p) kita tiba di Changi Airport. Yuhuuuu~ akhirnya gue menjejakan kakik juga di salah satu Bandara terbaik di dunia. Setelah melalui proses imigrasi dan sebagainya, akhirnya kita ber14 berembug mau pergi kemana. Akhirnya kita semua memutuskan untuk pergi ke daerah Marina Bay naik MRT. Akhirnyaaa! Naik MRT jugaa :)
Gue udah gak peduli sama jam berapa saat itu. Dari stasiun Changi, kita menuju stasiu Raffles Place untuk selanjutnya jalan kaki ke Marina. Setiba di daerah Marina, kita disambut pemandangan indah Singapore River! Kita menghabiskan waktu disana dengan foto-foto dan jalan kaki sampai ke Merlion. Lumayan, no, jauh banget! Kaki gue bener-bener pegel ampuuunn! Tapi it's ok lah, walopun agak galau yaa jalan disana. Suasananya itu... Gak bisa gue jelasin deh. Bener-bener asik banget! Tapi asiknya kalo jalan ama pacar #eaaa #galau
Di jalan, kita foto-foto ria berlatar Esplanade, Fullerton Hotel, Marina Bay Sands, dan Singapore River. Kita lanjut jalan ke Merlion dan sampe di Merlion kira-kira jam 11an waktu Singapore kali ya. Abis foto-foto, baru pada berasa laper dah tuh, karena terakhir makan pas di pesawat. Akhirnya kita memutuskan untul ke daerah Bugis Junction buat makan malem (emm, namanya supper kali ya, karena makannya jam 12 malem :p). Rencana pada mau jalan kaki ke Bugis, tapi kita udah pada gak kuat jalan. Namuunn, 3 orang terdepan yang jalan udah ngeloyor aja gak pake liat-liat belakang. Akhirnya kita tinggal ber11. Karena capek jalan, akhirnya kita memutuskan naik taksi dan ambil 3 taksi. Gue satu taksi dengan 3 orang teman, Vanni, Ci Fanny, dan Fang-fang. Di tengah jalan, kita malah ketinggalan taksi-taksi lainnya! Kita ber4 udah gak tau kita diturunin dimana. Udah sedikit emosi, laper, ngantuk, capek jadi satu, akhhinya Fang-fang menghubungi temen lain di rombongan yang satu lagi untuk ketemuan aja di Airport. Kita mutusin untuk makan di kaki lima terdekat. Makanan yang gue pilih itu Kwetiau dengan sup bakso ikan. Enaakk bangeeett!! Bakso ikannya beda sama yang di Jakarta punya yang sering gue makan. Kita selesai makan sekitar jam 00.30 dan langsung balik ke Airport.
Sampe di Airport - terminal 2 kurang lebih jam 01.00. Ci Fanny ngusulin agar kita check-in duluan dan setelah itu baru cari tempat buat mandi. Setelah check-in, kita bergegas ke stasiun MRT buat refund tiket MRTnya tapi ternyata udah tutup :( Karena tutup, kita beranjak menuju terminal 3 yang lebih lengkap dan lebih bagus naik skytrain. Sampe di stasiun skytrain, ternyata di satu gerbong itu yang naik cuma kita ber4! Alhasil kita foto-foto selama di skytrain itu (tetep yeee :p).
Sampe di terminal 3, kita ngelewatin imigrasi dulu dan baru menuju ke Transit Hotel buat numpang mandi. Bayangin ajee, jam 2 pagi mandi di Changi. Kapan lagi cobaa? Hahaha! Mandi disana dikenain charge SGD 8 per orang dan dikasih waktu 25 menit. Saking gak mau ruginya, akhirnya acara mandi kita lama-lamain sambil istirahatin badan. Selesai mandi, kita cabut ke Burger King dan belanja cokelat ke The Cocoa Trees. Jam saat itu nunjukkin jam 3 pagi kurang lebih. Masih ada 3 jam 45 menit lagi menuju take off ke Jakarta. Saking gak tau mau ngapain lagi, akhirnya kita foto-foto di spot-spot bagus yang ada disana dan akhirnya jatuh tepar di sofa buat tidur sejenak. Gue ke fasilitan internet gratis setempat buat sekedar upsate Twitter karena BB gue off disanaaa! :( Pikiran mau cabut balik ke terminal 2, tapi ternyata skytrain berfungsi lagi jam 5 pagi. Ya udah deh, mau gak mau nunggu sampe jam 5 pagi buat ke terminal 2 lagi.
Jam 5 kita balik ke terminal 2 naik skytrain dalam keadaan ngantuk berat. Sampe terminal 2, kita langsung mendekati ke arah gate keberangkatan yang dibuka jam 05.45. Sembari nunggu akhirnya kita numpang tidur di tempat yang bernama Oasis, yang terdapat banyak reclining seat buat tidur. Lumayan juga bisa pules tidur disitu. Tapi disana itu bener-bener dingin! ACnya itu dinginnya sampe nusuk tulang dah (lebai). Jam 6 kita bangun dan masuk ke gate buat nunggu lagi dan ketemuan sama temen-temen rombongan lain yang ternyata pada tidur di Mc.D. Gak lama nunggu, kita dibolehin naik ke pesawat dan numpang tidur di pesawat. Daann, 06.45, berakhirlah mimpi indah gue di negeri tetangga. Dan, taukah anda? Balik ke Jakarta langsung masuk kantor cui! (Y)

Walopun orang banyak ngeremehin kayak "Ngapain lu ke Singapore cuma 10 jam?" "Apa enaknya coba?" ato "Aneh-aneh aja sih lo" tapi yang gue rasain bukan itu. Setidaknya gue ngerasain jalan kaki di pedestrian yang gak bisa gue temui di Jakarta. Gue bisa menelusuri jalan-jalan kecil yang waktu itu ke Singapore juga yang belom tersentuh sama gue. And it will be one of the best moment in life. Thank you guys! :)

Monday, October 3, 2011

This City - Patrick Stump feat. Lupe Fiasco

Now what if I told you my city was the best
And my city was a threat to the rest
And my city was a threat to the rest

This city is my city and I love it, yeah I love it
I was born and raised here, I got it made here
And if I have my way, I'm gonna stay

From every corner to every block, yeah
And whether it's warm or storming or downright stupid hot, hot
From the problems all the way to the solution, yeah
Forget all the drugs and gangs, corruption and pollution, no

Cause this city is my city and I love it, yeah I love it
I was born and raised here, I got it made here
And if I have my way, I'm gonna stay here
For life, for life,for life, for life, for life, for life, for life..

Now what if I told you my city was the best
And my city was a threat to the rest
But you can't rest inside my city
My city's so cold if you ain't dressed
And what they accept, better had a right address
Come to my city, certain colors can't step
And sadly I'm talking about the color of your skin
Sorry my brother, I can't let you in
Cause the property value might go down to a level that's
Economically unacceptable and socially taboo for us to live around you
Uh, uh is this what it's down to?
Root for the same team, maybe had the same dream
Not the same reality
Actually, mines is a bad education and gentrification
Despite all the above I love...

This city is my city and I love it, yeah I love it
I was born and raised here, I got it made here
And if I have my way, I'm gonna stay here
For life, for life,for life, for life, for life, for life, for life..

You can take my picture, you can take my name
But you're never gonna take my city away
Cause you can burn it to the ground or let it flood
But it's in my blood

Cause this city is my city and I love it, yeah I love it
I was born and raised here, I got it made here
And if I have my way, I'm gonna stay here
For life, for life,for life, for life, for life, for life, for life..





*I found this nice song when I listen to a radio. Thinking that this song is really suitable to describe how I love my city, Jakarta. Although many bad sides from this city, but as the chorus said : I was born and raised here. No reason for me to hate this city ;)*

Tuesday, September 27, 2011

Love & Broken Hearts

I've just found a nice notes from Axioo page in Facebook. It's seems a simple note, but  I think it has a deep meaning :)

While making my usual weekly store visit at the mall earlier this week, I had a sudden craving for some crepes. I ordered a choco banana cheese crepe (without thinking of the calories involved) and watched the lady as she prepped all that’s necessary to whip up my order.
I'm sure you are familiar with how it's done, crepes are made on a hot plate of black steel. First she dropped just a ladle-full of liquid-y dough, and slowly moved a little broom-like stick on top of it in circular movements, making it cover the surface of the entire round steel plate. She was supposed to wait a few moments before she could put the toppings on it. But the crepe cracked. She tried to mend it, but instead the crack grew bigger and it suddenly ripped. Finally, she had to tear the crepe away from the steel plate and started the same process again. But before she put the dough on it, she wiped the remaining dough – all crispy and burnt – with a wet cloth, leaving the steel plate in the right temperature to start again.


Seeing this had me begin to think about new relationships and broken hearts.

When in a relationship, we feel as though our whole lives revolve around that one person who we deeply adore. We show our love by clinging on, holding on tightly and never letting go. We cover ourselves with that one person. Time passes and the relationship gets hotter. But when it cracks, and there was no way to salvage the remains of the relationship, we end up with nothing but a crispy, burnt, and broken heart.
I wish that getting over a failed relationship is as easy as removing the dough remains with a wet cloth. Wiping the slate clean is easier said than done. The memories that we have of the pain, and the foolishness that we’ve had to deal with in the past have kept us from moving on. Even when we do, sometimes we may find ourselves lost in fear and confusion. We may find ourselves swirling around in a never-ending whirlpool of negative thoughts. It takes more than a wet cloth to remove all the memories of the person who used to make you feel safe and loved. It takes a little more “oomph” to tear the pieces of those who used to cover your life, away from you.
But don’t allow yourself to be stuck in the past. It’s time to wipe the slate clean. Prep your heart for a new relationship. Let it start on a smooth clean surface. Reach out for what you believe in. Be fair. Trust in the person you love and have faith in them enough to know that they wouldn’t do anything to hurt you. Maybe time will heal, and maybe love will prevail. Or maybe it won’t. But muster up enough courage simply to take that risk.

And as alike as it maybe in theory, wiping away pain from your hearts is not as easy as removing crepe dough remains. After all, our hearts are not made of steel.
-Written by Maya

(Original notes from Axioo page in Facebook)

Tuesday, September 20, 2011

Anger Management

Bukan, gue bukan bermaksud mengulas film lawas itu. Ini tentang kisah pilu yang kemarin siang mendera dunia pendidikan di Jakarta. Sebuah kericuhan terjadi kemarin di daerah Mahakam, murid suatu SMA vs wartawan. Gue bukan siswa SMA tersebut, bukan lulusannya, juga bukan jurnalis. Gue menulis sebagai seorang orang awam yang hanya mendengar berita kericuhan tersebut yang sempat menyalahkan salah satu pihak. Setelah membaca blog dari salah seorang siswa, gue menyadari kalau koin itu punya 2 sisi. Maksudnya, kita tidak bisa menyalahkan salah satu pihak saja.
Untuk kejadian ini, gue berpendapat kalau posisi siswa yang baku hantam dengan wartawan itu berada di posisi yang lemah. Jurnalis dilindungi hukum sedangkan mereka tidak. Mereka bisa saja diperkarakan, karena bisa saja dituduh menyerang wartawan dikala bertugas. That's why gue bilang posisi mereka lemah di mata hukum.
Bicara soal siapa yang salah, gue juga ga berani menentukan kalau siapa yang benar dan siapa yang salah. Kedua pihak pasti memiliki alasan yang sama : membela diri. Untuk menentukan siapa yang salah dan benar, harus ditelusuri dahulu asal muasal dan sebab musabab kejadian pilu itu bisa terjadi. Yaa, mudah-mudahan pihak berwenang bisa adil dalam menentukan kebenaran.
Satu hal yang pasti, baku hantam itu gak menyelesaikan masalah. Sama halnya dengan menangis dikala terdesak,gak bisa menyelesaikan masalah. Indonesia merdeka memang ada andil dari para pejuang yang angkat senjata. Namun,bisa liat kan, dengan angkat senjata aja ga cukup. Perlu adanya musyawarah dan perjuangan diplomasi untuk mewujudkan kemerdekaan itu. Perang hanya akan membawa musibah dan kesedihan. Cara untuk menyelesaikannya adalah dengan duduk bersama dalam satu meja dan kepala dingin. Manusiawi sih kalo kita emank langsung marah atau tersulut amarah jika kita tergesek suatu masalah atau untuk sebagian orang menangis bila dalam keadaan seperti itu. Jika memang sudah terlanjur "tersulut",coba untuk menarik napaaaassss panjang. Untuk menghadapinya, coba dinginkan kepala dan berpikir cerdas, cari dahulu akar masalahnya tersebut. Easy to say,hard to do. Tapi, gak ada salahnya kan mencoba?
Anger Management : Pengaturan amarah. Ngerti? Gue juga gak begitu ngerti sih. Itu juga menurut gue semata aja. Menurut gue loh, kalo beda yaaa okelah :D

Sunday, September 18, 2011

Jak-Japan Matsuri 2011 Opening Day!

Today was great! Hari ini gue bersama Mama gue berkunjung ke Hotel Nikko buat nonton Opening-nya Jak-Japan Matsuri 2011. Tahun lalu gue pergi bersama Momon, tapi kali ini dia nonton Beethoven's Night 5 di Aula Simfonia Jakarta. Jam 12.30 gue udah sampe di Hotel Nikko dan ternyata acara mulai jam 13.30. Ya sudahlah, ada untungnya juga karena gue dapet duduk di depan *\(^0^)/*

Iseng-iseng sambil ngetes kamera BB, gue foto aja panggungnya :p Disitu udah disiapin buat acara pertama, Taiko! :D

Sebelum acara mulai, mata gue yang jelalatan langsung melihat sesuatu! Apakah itu? Ini diaaa! :D

Yap. Ikan Tuna versi asli tanpa kepala! Beratnya sekitar 48 kg. Tuna ini bakal dijadiin objek demo pemotongan Ikan Tuna dan dagingnya yang berupa Sashimi bakal dijualin.

Jam 13.30 lewat lewat dikit, akhirnya acara dimulai dengan pertunjukkan pertama dari Oedo Sukeroku Taiko Jakarta. Dunno why, I always love Taiko! :D

Lalu dilanjutin sama Tarian Selamat Datang. Hmmm, gue sih lebih berpikir ini Tari Topeng Betawi. Tapi di rundown namanya itu, ya udahlah :p Setelah itu disusul kata sambutan dari Ketua Panitia, Duta Besar Jepang untuk Indonesia, dan Gubernur DKI Jakarta Bpk. Fauzi Bowo. Rada ngantuk-ngantuk gimanaaa gitu :p Oh ya, Matsuri tahun ini mengusung tema "Terima Kasih, Indonesia". Bencana gempa dan tsunami yang Maret lalu melanda Jepang hampir membuat Jepang tidak berdaya (saat itu doank sih gue rasa). Indonesia merupakan salah satu negara yang memberikan sumbangan kepada Jepang dan karena itu Matsuri tahun ini mengusung tema tersebut. Dikasih liat juga video-video ucapan terima kasih dari rakyat Jepang untuk Indonesia. Agak sedikit terharu sih pas nonton videonya :')
Next, acara dibuka resmi dengan pemukulan Taiko oleh ketiga orang penting tersebut.
Setelah itu ada acara Mochi Tsuki alias demo pembuatan Mochi Jepang. Sayang gue ga dapet fotonya :(
Mochi Tsuki hanya berlangsung sebentar, lalu dimulai acara Demo pemotongan Ikan Tuna dan The Sushi Battle!
Ini dia hasil foto di The Sushi Battle :)







Nah, kalo yang ini hasil foto di Demo pemotongan Ikan Tuna!





Setelah acara yang berbau makanan selesai, di panggung utama tersaji pertunjukan cantik dari 21st Century Classical Japanese Music and Dance. Kenapa cantik? Selain pemainnya yang cantik-cantik dalam balutan kimono, permainan musiknyapun cantik. Pertama dimainin lagu Bengawan Solo dan selanjutnya lagu-lagu tradisional Jepang. Sebagai encore, mereka memainkan lagu Sukiyaki yang legendaris itu sambil diiringi karaoke akbar penonton di ballroom Hotel Nikko tersebut :)






































Setelah acara dari ibu-ibu Jepang cantik ini, ada Nakamura Japan Dramatic Company yang siap menggebrak panggung dengan sport dance dan akrobatiknya! Asli ini kereeeennn banget! Gue nontonnya sampe ga berhenti berdecak kagum saking kerennya ini pertunjukkan. Si empunya, Nakamura-san memberikan sepatah kata dalam bahasa Indonesia! Walopun ga lancar-lancar amat, tapi kagum aja tetep berusaha pidato pake bahasa Indonesia. 























































Asli, ini keren abis! Setelah pertunjukan keren itu, ada pengumuman pemenang The Sushi Battle. Yaa siapapun pemenangnya, sushi buatan chef-chef profesional itu sangat menggugah selera! Yum..
The last but not the least, performance terakhir dari duet Tono dan Dion, 2 orang Indonesia lulusan Ritsumeikan APU yang katanya di Jepang sana cukup terkenal. Serasa pendinginan setelah olahraga, kali ini kita di ajak nyanyi bareng sama mereka! Asyik banget rasanya ketika karaoke akbar di ballroom menyatu menyanyikan lagu Jepang! Btw, ini Tono (singer) dan Dion (Keyboardist).


Urutan lagu yang mereka nyanyiin ya : Kokoro no Tomo, Bengawan Solo, First Love - Utada Hikaru, Sukiyaki, dan encore Sakura. Semua pasti diiringi karaoke akbar karena emank mereka sengaja milih lagu yang terkenal dan yang bisa dinyanyiin semua orang, baik orang Jepang maupun orang Indonesia. This is the nice ending from Tono and Dion.

What a great Sunday! :)

Thursday, September 1, 2011

Minal Aidin Wal Faidzin..

Lebaran tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun-tahun sebelumnya hari Lebaran mengikuti tanggal yang tercetak merah di kalender, kali ini bergeser! Setelah sidang Itsbat ( sidang yang menentukan tanggal jatuhnya 1 Syawal ato Hari Idul Fitri ) tanggal 29 Agustus kemaren memutuskan Lebaran "diundur" jadi tanggal 31 Agustus dan 1 September, terjadilah kekacauan itu. Karena menurut kalender Lebaran itu tanggal 30 Agustus, jadi tanggal 29 Agustus itu orang-orang tidak sholat Tarawih, melainkan menyiapkan malam Takbiran. Eh jadinya, takbirannya diundur juga. Kasian juga yang udah nyiapin ya..
Jadinya beberapa umat Muslim Indonesia terpecah waktu Sholat Id nya. Ada yang sholat tanggal 30, ada yang sholat tanggal 31. Tapi untungnya perbedaan itu gak menjadikan hari Lebaran yang suci itu tercoreng. Semua saling menghormati perbedaan itu. Semua saling salam-bersalaman dan maaf-bermaafan, tidak ada saling singgung karena perbedaan perayaan Lebaran itu. Para ulama yang menjadi narasumber di beberapa acara berita televisi pun menghimbau agar perbedaan tersebut ditanggapi baik saja, karena pada akhirnya semua tertuju pada Tuhan semata. Perbedaan itu indah koq, jika kita selalu sama hidup akan terasa sangat monoton.

akhir kata :


:)


Monday, August 29, 2011

Let's Talk About Love - David Archuleta ♥

Sometimes I wondered, what I'd be when I grew up
And then I remembered, it was anything I dreamed of

I could be a poet or singer
I can be a scientist
But before I make that decision
Let's talk about my list

Let's talk about love ♥
Let's talk about peace
and living in perfect harmony
Let's talk about hugs
And talk about ways that we can share

Let's talk about you
Let's talk about me
Let's talk about how we can be one big family
Let's talk about love, let's talk about love..

Sometimes I feel like, I want to give my friends a call
To tell them what I'm dreamin' and everything I want

I want us to be a little closer
And to always reach out a hand
To be kind to one another and always understand

It's all about love ♥
It's all about peace
And livin' in perfect harmony
It's all about hugs
It's all about ways that we can share

It's all about you
It's all about me
It's all about how we can be one big family
It's all about love..

Everybody has a heart, everybody has a smile
Let's wrap a bow around each other
And you give it away
Once a while..

Let's talk about love
Let's talk about peace
and living in perfect harmony
It's all about hugs
It's all about ways that we can share

It's all about you
It's all about me
It's all about how we can be one big family
It's all about love..

It's all about love ♥

(A thousand love and kiss for you, my friends )

Sunday, August 28, 2011

Kung Fu Panda 2

Tanggal 24 kemaren akhirnya gue nonton Kung Fu Panda 2 bareng Caecil - my office mate - di EX setelah pulang kantor. Setelah berhasil dibuat ketawa di Kung Fu Panda 1, di Kung Fu Panda 2 ini gue juga berhasil ketawa sepanjang nonton!

Ceritanya tentang kehidupan Po, panda gendut yang telah terpilih menjadi The Dragon Warrior bersama The Furious Five bertugas menjaga kedamaian di Valley of Peace, setelah kekalahan Tai Lung di Kung Fu Panda 1. Sampai suatu hari, Po dan The Furious Five mendapat tugas untuk menghalau sekelompok bandit serigala yang mencuri segala benda yang terbuat dari logam. Ketika sedang bertarung, Po melihat sebuah simbol di pakaian si bandit itu lalu ber-flashback ke masa lalunya dan tanpa sadar membiarkan musuhnya melarikan diri. Ternyata itu adalah simbol dari Lord Shen, burung merak ganas yang dulu memerintahkan untuk menghabisi semua panda di China setelah ia mendapat ramalan dari kambing peramal bahwa Shen akan kalah dari "a warrior of black-and-white". Di film ini juga terungkap masa lalu Po yang kelam dan bayi Po yang lucuuuuu dan genduuuttt itu :3

Soothsayer: "Your story may not have such a happy beginning, but that doesn't make you who you are. It is the rest of your story, who you choose to be. So who are you, Panda?"
Po: "I am Po. And I'm gonna need a hat."

"You gotta let go of that stuff from the past 'cause it just doesn't matter! The only thing that matters is what you choose to be now." - Po said to Shen

Di salah satu adegan ketika Po terluka dan dirawat oleh si kambing peramal itu, Po dihadapkan pada ingatan masa lalu yang baginya sangat menyakitkan itu. Dari situ bisa gue ambil, masa lalu sekelam apapun tetaplah masa lalu, sesuatu yang tidak bisa kita ubah. Kalaupun itu terus menghantui kehidupan kita, biarkan itu mengalir sampai akhirnya kita bisa lepas seutuhnya dari masa lalu itu. 

"Anything is possible when you have inner peace." - Master Shifu.

Satu pesan lagi yaitu : Inner Peace. Menurut gue, sebelum kita ingin menciptakan kedamaian di sekitar kita, harus dimuali dulu dari menemukan kedamaian dalam diri kita sendiri. Kita harus berusaha berdamai dengan diri kita sebelum berdamai dengan orang lain.

Oh ya, this is the cute baby Po :3









:)

Tuesday, August 23, 2011

BOOKS! :|

I haven't any idea to give this post a title. *sigh*

Well, akhir-akhir ini gue pengen banget beli buku. Gue butuh banget buku baru buat mengisi jam-jam senggang di kala gue pulang kantor atau di kala libur. Even I already make a book-wishlist. Segitu pengennya? Iyalah. Gue itu hobi banget baca. Hoping my wish come true :")

It start with..
1. Garis Batas - Agustinus Wibowo
Yeah, this is the second book of an inspiring author Agustinus Wibowo,  following his first book, Selimut Debu. While in the first book he wrote about his experience (mostly) in Afghanistan, Garis Batas is about his experience in another "-stan ending" country, like Kazakhstan, Tajikistan, Turkmenistan and so on. Uuugghh I really want to buy and read it SOON! >.<

2. The Journeys - Various Authors
One of my favorite travel writer, Ms. Trinity, joined to another author -mostly travel writer or author- to wrote this book. It's not only about the story when they were in some countries or the tourism spot in some countries, it also about what they feel, what they think, what they scare of or glad of. It's mostly about the journey, how they arrive there and how they wrote it in the books. It's all about the JOURNEY.

3. Poconggg juga Pocong
Hahaha! This is the first book from the phenomenal twitter account, @poconggg. He has many followers and I'm one of them! I already read this book from my friend Linka and I think I don't satisfied if I can't have this book!

4. The Hanafiahs Series (Lukisan Hujan, Imaji Terindah, Pesan dari Bintang, Putri Hujan dan Ksatria MalamSeluas Langit Biru, Titanium) - Sitta Karina 
Actually, I've read all the books that I borrowed from a friend of mine, Momon. But seems I want to read it again! And also own it. The books are about The Hanafiah Family, a socialite family in Jakarta. The author, Sitta Karina has a good sense to express each character's feeling and it make me easy to imagine it. And oh, The Hanafiahs' gentlemen seems sooooo perfect! I wonder if there are a real Hanafiahs. But, I disagree if the Hanafiahs' family made into the film. I'm afraid if the actor or actress don't fulfill my expectation.


That's all.

I really want to read all of them, and oh own them too :)