CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Wednesday, February 29, 2012

Amsterdam Surprises


Tulip, kincir angin, kanal-kanal, dan jembatan yang khas... Hanya itukah pesona negeri Belanda yang ada di pikiran Anda ketika bertualang di sana?

Semua itu memang tak akan bisa dipisahkan dari negeri Belanda. Namun sebenarnya, ada lebih banyak lagi hal menakjubkan di sana ketika kita bersedia melongok lebih dalam. Ekky Imanjaya menceritakan beragam penelusuran uniknya di negeri ini, khususnya di kota Amsterdam. Mulai dari pernak-pernik seputar sejarah dan budaya Belanda yang dalam beberapa hal tak bisa dipisahkan dari negeri kita; tentang musik dan film, hingga tentang survival dalam pergaulan dan agama.

Penulis juga berbagi tentang hal-hal dan tempat-tempat menarik di salah satu kota terbebas di dunia ini, termasuk tempat makan, belanja buku, museum, dan lain-lain. Amsterdam Surprises yang ada di sini pastinya akan membuat Anda benar-benar surprised. 

***

Mengagumkan! Buku ini memiliki keunggulan dari segi muatan isi dan style pengungkapannya. Sangat layak dibaca oleh semua lapisan masyarakat baik di Indonesia maupun di negeri Belanda.” 
—William de Weerd, Korwil ESQ Eropa, Ketua Persatuan Pemuda Muslim Eropa 

“Tulisan yang bisa 'menyedot' pembacanya masuk ke situasi yang sebenarnya. Kreatif, inovatif, ringan, sekaligus sangat informatif.” 
—Putri Lokitasari, Sekretaris IKANED (Ikatan Keluarga dan Alumni Netherland) dan alumni HAN University, Arnhem

I've never be so ambitious about going to Netherlands - well, if I have to go to there, there's one reason : My junior-high-school best friends. Pernah menjajah Indonesia, keterikatan batin Indonesia dan Belanda memang tidak bisa dipungkiri. Bahasa Indonesia sendiri-pun banyak yang berupa serapan dari bahasa Belanda.
This book giving me a different way to see Amsterdam. Agak lain dengan buku-buku perjalanan sejenisnya, buku ini memberikan penilaian dan gambaran lebih mengenai kebiasaan Nederlander di tanahnya - ya terlebih karena sang penulis merupakan seorang Mahasiswa di Belanda sehingga mempunyai keberuntungan lebih untuk berbaur dan mendalami kebiasaan warga Belanda - khususnya Amsterdam.
Well, agak ironis sebenarnya membaca buku ini, dimana ternyata benda-benda historikal Indonesia - album musik karya anak bangsa, majalah-majalah lama tahun 40-50an, film-film lawas Indonesia - malahan lebih banyak ditemukan di Belanda. Indonesia mendapatkan tempat lebih di hati Nederlander, terutama yang orang tuanya. Thanks to Ekky Imanjaya, the author for giving me a fabulous information through this book.

Bagian terbaik dari buku ini adalah di Episode IV : Museum, "Satu Kota, 7 Jam, 42 Museum". I loveeeee Museums! And now I hope I can go to Amsterdam, untuk ngikutin program Museumnacht! :)

0 comments:

Post a Comment