CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Tuesday, November 22, 2011

Goodbye Indonesia, Hello Myanmar!

Yap, hari ini tepat tanggal 22 November 2011, SEA Games XXVI Jakarta-Palembang resmi ditutup. Selama 12 hari, kita sebagai pecinta olahraga disuguhi berbagai pergelaran pertandingan olahraga yang spektakuler. Yang pasti mengharu-biru adalah olahraga Sepakbola dan Bulutangkis. Dua olahraga populer ini menyedot paling banyak penonton di Jakarta. Bulutangkis berhasil melampaui target PBSI dengan meraih 5 medali emas dari 7 yang diperebutkan, dari target 4 medali emas. Sepakbola, walaupun tidak berhasil mendapatkan medali emas, namun kerja keras para Garuda muda kita tidaklah cukup dibayar dengan medali emas saja. Bukan hanya sepakbola, atlet-atlet lain yang berjuang di arena SEA Games ke-26 ini memang tidak cukup jika dibayar dengan medali emas dan uang yang katanya Rp 200.000.000 per orang yang meraih medali emas. Keringat dan tenaga yang mereka keluarkan demi mengharumkan bangsa Indonesia tidak ternilai harganya. Tak sedikit yang harus membayar mahal dengan diterpa cedera. Namun, demi kebanggaan kepada Indonesia membuat para Arjuna dan Srikandi Indonesia mampu berjuang sampai akhir.
Tak hanya para atlet, orang-orang yang bekerja dibelakang layarpun layak mendapat medali emas itu. Para LO, official team, panitia penyelenggara, bahkan sampai cleaning service dan penyedia kendaraan haruslah diberikan medali emas. Tanpa mereka, acara olahraga terbesar se-Asia Tenggara dapat berjalan dengan baik, walaupun mungkin banyak suara-suara sumbang yang menyertai selama penyelenggaraan SEA Games ini. Tapi, ya sudahlah. Toh kita puas bisa melihat SEA Games sesukses ini dan ditambah kita berhasil dapat juara umum :)

SEA Games selanjutnya akan diselenggarakan pada tahun 2013 dengan Myanmar sebagai tuan rumahnya. Di Myanmar kita juga harus bisa menjadi penjajah medali emas dan kembali menjadi juara umum *amin*.

Goodbye Indonesia, we'll wait the best of you in Myanmar!

Sunday, November 20, 2011

Kita Bisa!

Agak telat emank baru posting tulisan ini di tanggal segini, 2 hari menjelang berakhirnya SEA Games. But, it's ok lah. Kita bisa ambil dari sisi pandang lainnya.
SEA Games 2011 kali ini bisa dibilang sebagai salah satu SEA Games terhancur yang pernah ada (baca di media loh). Yah, kita sebagai masyarakat gak buta lah ya. Dana pembangunan Wisma Atlet aja diembat sama pihak-pihak yang mengaku sebagai pemerintah. Ketidakberesan dalam hal logistik masih terjadi di beberapa venue olahraga, khususnya di Palembang. Pro dan kontra tentang diundurnya pergelaran SEA Games yang sempat mencuat beberapa hari sebelum Opening Ceremony digelar. Kita aja yang cuma sebagai masyarakat awam aja prihatin ngeliatnya. Apa yang udah ngembat duit sana-sini prihatin ya? *retoris*
Anyway, Opening Ceremony SEA Games yang berlangsung di Jakabaring Sport Centre, Palembang bisa dibilang sebagai upacara pembukaan yang paling megah. Tata cahaya yang eye-catchy, tata musik yang spektakuler, tata panggung yang ajib, bisalah menutupi sebagian kebobrokan persiapan SEA Games ke 26 ini. Dan dunia mengakuinya koq kalo upacara pembukaan yang mengangkat tema tentang salah satu kerajaan terbesar di Indonesia, Sriwijaya ini salah satu yang termegah.
Sampai hari ke-9 penyelenggaraan SEA Games ini barulah bisa gue liat sebagai masyarakat awam kalo SEA Games kali ini cukup sukses. Bahkan, Indonesia telah menjadi juara umum ketika SEA Games menginjak hari ke-8. Bagi gue, ini suatu pencapaian yang sangat luar biasa. Sekarang saatnya nunjukkin, kalo di tingkat ASEAN aja kita udah bisa, harus bisa juga di tingkat Asia bahkan dunia. Kabar yang berhembus jika atlet yang mendapat medali emas akan mengantongi uang sebesar Rp 200.000.000,00. Terus, medali emas kita udah seratus lebih, yang berarti atlet yang sudah menyumbangkan emas kurang lebih ada seratus orang. Emm, kali aja sendiri ya uang yang harus dikeluarkan negara untuk bonus ini. Kalo kata orang-orang,"Itu duit pasti udah gak bisa di korupsi lagi soalnya banyak banget atlet yang dapet medali emas" Gue sih aminin aja deh ;)

Selain faktor atlet, ada satu faktor yang sama sekali gak bisa kita hiraukan. That's supporter. Yep. Selain di bidang olahraga populer seperti Sepakbola, Bulutangkis, Basket, dan Voli pendukung Indonesia di cabang olahraga lainnya juga banyak! Gak bisa kita pungkiri kalo olahraga-lah yang bisa menyatukan 240 juta rakyat Indonesia dan merasa sebagai satu bangsa yang utuh. Begitu hebatnya dukungan rakyat Indonesia terhadap atlet yang membela nama Indonesia sampai-sampai mereka bisa merasakan sakit yang dirasakan sang atlet ketika mengalami cedera, bisa merasakan kekecewaan mendalam yang dialami sang atlet ketika harus menelan pil pahit kekalahan, dan bisa merasakan kebanggaan dan kegembiraan yang amat sangat ketika sang atlet berhasil memenangkan suatu pertandingan. What a feeling! Gue bisa sebegitu gembiranya ketika smash Tanongsak nyangkut di net dan jatuh di bidang permainannya sendiri serta angka 21 bergulir di papan skor milik Simon Santoso. Gue bisa meringis ketika melihat Egi di-sliding depan-belakang-kanan-kiri sama itu pemain Vietnam nomor 8. Gue bisa merasakan kekecewaan yang dialami Firda ketika gagal mempersembahkan medali emas bagi Indonesia dan terlebih harus menahan rasa sakit sepanjang pertandingan. But, that's a game. There's a winner and loser. Tapi perjuangan atlet-atlet SEA Games ini patut diacungin jempol.

Ternyata, apa yang dicemaskan masyarakat umum tidak (begitu) menjadi kenyataan. Kenyataan yang ada sekarang, kita bisa koq menggelar SEA Games dengan baik. Kita bisa menjadi juara umum. Atlet kita bisa mempersembahkan medali emas di berbagai cabang. KITA BISA, kita memang dan pasti bisa! ;)

Saturday, November 12, 2011

Cook, Sing, and Dance in The Kitchen Musical!

Yeah! Malam minggu sekarang menjadi malam yang sangat amat gue tunggu! Bukan karena punya pacar ya, tapi  gara-gara ada TV Series produksi Singapore yang menggabungkan musik dan masakan. Yep, it's The Kitchen Musical! "Sinetron" milik Singapore ini tayang setiap Sabtu jam 21.30 di Metro TV atau re-run nya setiap hari Minggu jam 11.00. Salah satu faktor yang bikin gue menanti terus seri ini yaitu gara-gara ada Christian Bautista! Yihaaaa~
Ceritanya ber-setting tempat di sebuah restoran Perancis terkemuka di suatu kota yang bernama The Avilon milik keluarga Avilon. Maddie Avilon (Karylle), putri keluarga Avilon yang baru lulus dari Le Cordon Bleu di Paris (ceritanye) menjadi tokoh utama di kisah ini. Daaann, seperti biasa. Ada bumbu-bumbu cintah yang tercium dari kisah ini. Chef Daniel Ray (Christian Bautista), teman baik Maddie diam-diam menyimpan rasa cinta pada sahabatnya ini. Di sisi lain, The Executive Chef The Avilon Chef Alex Marcus (Stephen Rahman Hughes) terlihat seperti menyimpan rasa juga pada Maddie. Tidak berhenti sampai disitu, The Sommelier (wine steward) dari The Avilon, Selena Argon yang cantik dan seksi diam-diam berambisi merebut hati Chef Alex. The Avilon dipimpin oleh paman dari Maddie, Harry Shaw.
Selain cerita cinta yang menarik dan seru, serial ini juga dihiasi dengan lagu-lagu yang di-cover oleh para pemeran The Kitchen Musical dan tak lupa deretan masakan Internasional yang sangat menggugah selera (terutama dessert bikinannya Winston! Nomnomnomnoooommmm~)
Serial ini baru akan memasuki episode 7 malam ini. Hihihi, baru episode 7 aja udah banyak kejadian seru seperti yang terjadi di akhir episode 6 minggu lalu dimana Daniel mencium Maddie! Aaaww~


Oh ya, lagi ada kontes dari The Kitchen Musical yang berhadiah makan malam dengan para pemeran di The Kitchen Musical di Manila dengan biaya transportasi dan akomodasi ditanggung! Hotelnya di Intercontinental Manila lagi! Wishing God give me a chance now, karena kontes ini paasss banget ada setelah gue berpikir apakah ada tour ke Filipina. Is it the answer? Who knows! Wish me luck! :D

Saturday, November 5, 2011

Single and very Happy :D

Being single doesn't always being lonely. Being single means independent. Tiba-tiba terlintas pengen nulis tentang hal kesendirian gue yang membuat gue menyadari sesuatu yang sangat berarti buat gue.

Hari ini, gue menjalani hari yang super bersama teman baik gue, Monica. Berawal dari keinginan menengok sekolah almamater, terbersit ide untuk jalan-jalan ke Museum Nasional alias Museum Gajah. Setelah (agak gak) puas mengunjungi Museum Gajah, kita lanjut jalan ke sekolah. Tapi disini uniknya. Kita ke sekolah yang ada di belakang Sarinah dengan jalan kaki! Lumayan banget tuh jalan, tapi gue juga excited karena belom pernah ngalamin hal kayak gini. Capek tapi puas banget karena jalan bareng sahabat gue sambil ngobrol ngalor ngidul sepanjang jalan. Sampai di sekolah almamater yang sedang menghelat acara, kita keliling-keliling sekolah demi mengenang masa-masa emas zaman SMA dan menelusuri perkembangan baru dari sekolah. Bertemu dengan teman-teman kantor yang datang (dan kebetulan kenal sama Momon). Setelah bosen keliling di sekolah, gue, Momon, Cynthia, dan Natalia memutuskan untuk ke Grand Indonesia. Ke sananya-pun kita jalan kaki. Walaupun ketika baru sampai Plaza Indonesia Momon memutuskan untuk balik (karena hujan rintik mulai berguguran), kita bertiga tetep jalan sampai ke Grand Indonesia.
Tulisan ini mulai terlintas ketika gue berjalan pulang sendiri dari Grand Indonesia, jalan santai melewati jalan di malam pukul 18.30 ditemani lagu yang terputar luwes lewat Blackberry gue...

I am single and I'm proud being single.

Ada 2 alasan kenapa gue bisa bilang begitu :
1. Single doesn't mean loneliness. I have many friends (single or in a relationship with someone) that always makes me smile and laugh. Gue punya beberapa sahabat super (baik single atau in a relationship) yang bisa menjadi tempat gue nangis, tempat gue ketawa, bergila bersama, melakukan hobi bersama, saling ngejek tanpa rasa singgung, saling puji tanpa rasa pamrih, saling menasehati tanpa menggurui - like I have Monica now. Gue bisa berkunjung ke museum - sebuah hal yang akan membuat teman-teman gue lainnya tercengang - bareng Momon. Ide jalan kaki dari Museum Gajah - sekolah Santa Theresia tercetus dari otak brilian nan bo ceng li Momon. Bergosip tentang musik klasik - sebuah hal yang membosankan bagi sebagian orang - karena pengaruh besar dari Momon. I'm so lucky to known her. Momon dan teman-teman single lainnya mengingatkan gue bahwa masih ada mereka yang bersedia diajak "gila" ataupun diajak galau. Don't forget the family. I feel very alive when I'm hanging out with my Mom (sometimes it can be like hell lol), ngeliat ke toko-toko baju atau sepatu yang lagi diskon, nyari-nyari restoran yang belom pernah kita datengin sebelumnya, ngobrol sepuasnya dan mengutarakan isi otak gue dimana gue tidak bisa melakukan itu di rumah. Satu lagi, ada terbersit rasa bangga ketika gue bisa ngebayarin Mama dan adik gue makan di restoran :)  And, I don't feel any loneliness now!

2. Single means independent. Jalan kaki sendiri di malam pukul 18.30 sambil ditemani playlist lagu di Blackberry adalah alasan kuat lainnya mengapa gue bahagia menjadi seorang jomblo. Memang agak bahaya bagi cewek yang jalan sendiri di Jakarta ini, namun hal itu adalah hal yang sangat luar biasa! I feel very alive when I have to walk on foot to some places. I feel very alive when I have to take a public transportation to reach my destination (emm, you know the public transportation in Jakarta sometimes just like hell) beserta hal-hal lain yang sudah terbiasa gue kerjakan sendiri. Sepertinya, gue belum siap untuk membagi ide dan isi otak gue kepada pasangan gue (kalo punya) sekarang ini. Gue belum siap terkekang!

Ada kalanya iri waktu liat pasangan yang jalan gandengan tangan di mall atau makan berdua di food court. Pasti ada-lah rasa itu. Tapi, gue baru 19 tahun. Kisah cinta gue masih sangatlah panjang. Ada satu quote yang pas banget menurut gue, "Don't find love, let love find you. That's why it's called falling in love, because you don't force yourself to fall". Until my prince come for me, I will live my life fully. I will not let someone break my life.



Move on! Today my life begins ;)

Wednesday, November 2, 2011

(Hope It Will Be) Sweet November

Yeah, it's already November! 1 month closer to the Christmas month, December :)
I always dreaming a sweet Christmas as Owl City's Peppermint Winter. Hanya tinggal melewati Desember, kita akan segera memasuki tahap baru dalam hidup di tahun 2012. Gak terasa emank, rasanya kemaren itu gue baru aja ulang tahun dan sekarang sudah hampir masuk akhir tahun. Sudah mulai banyak renungan yang mengantri yang harus gue renungi demi kebaikan hidup di tahun mendatang.
Well, November juga masih di awal, saatnya menghadapi bulan baru di tahun 2011. Masih banyak hari yang harus dilalui sampai ke tanggal 31 Desember. Masih banyak persoalan yang (mau gak mau) harus gue hadapi. Masih banyak anugerah yang harus gue terima di bulan ini. Masih banyak cinta yang harus gue bagikan ke teman-teman gue :")
Sekarang, saatnya berharap. Berharap boleh donk. Berharap semoga November ini menjadi November yang baik. Menjadi November yang penuh cinta. Menjadi November yang penuh anugerah.


Hope it will be my sweet November :3