Jadi kepikiran tentang cita-cita gue sedari kecil, setelah nonton Kick Andy tadi. Ada narasumbernya bernama Agustinus Wibowo, yang mainannya ke negara-negara yang belakangnya "-stan" dan ternyata dia menguasai banyak bahasa, bahkan bahasa daerah sana! Amazing kan! *bagi gue*
Gue ngefans bukan karena dia berani backpacking ke daerah-daerah aneh yang jarang masuk ke daftar orang-orang untuk bepergian - well, itu alasan kedua -, tapi karena dia menguasai banyak bahasa, termasuk bahasa-bahasa daerah sana. Ternyata, caranya pun gampang. Dia toh cuma baca buku panduan bahasa, yang banyak terdapat di toko buku dan langsung dipraktekan di tempatnya. Lah gue, udah beli bingung mau praktekin ke mana dan ke siapa --"
Akhir-akhir ini gue mulai dihantui rasa takut akan masa depan. Gue seperti bingung, tujuan gue hidup tuh untuk apa. Gue kerja karena ya pengen cari duit, tanpa ada hasrat ato rasa cinta akan pekerjaan gue. Semua gue nikmatin aja, semuanya gue kerjain, jadi apapun boleh asal gue kerja. Banyak bergaul dengan orang lain, lama-lama gue mikir, kerjaan apa yang sebenernya gue cari. Pekerjaan apa yang sebenernya gue tuju dan gue cintai. Selama ini gak kepikiran gue mau jadi apa gedenya nanti.
Dari banyak sekian hal, ternyata ada satu hal yang ternyata adalah sebuah cita-cita terselubung gue sejak kecil. Satu hal itu bernama : BAHASA. Gue begitu freak sama apa yang namanya bahasa dan sastra, mungkin karena kegemaran gue baca buku dari kecil kali ya. Gue begitu mencintai bahasa. Gue begitu terobsesi sama apa yang namanya bahasa. Gak pandang bulu, Bahasa Indonesia-pun sebenernya masih pengen gue dalemin. Tapi, sayangnya di Indonesia gak ada tempat les bahasa Indonesia :(
Makin lama gue sadar, kecintaan gue akan bahasa itu begitu besar. Berawal dari rasa "iri" pada Alm. Paus Yohanes Paulus II yang menguasai 8 bahasa, gue-pun rasanya pengeeeennn banget bisa menguasai banyak bahasa kayak beliau. Kayaknya keren aja, bisa ngomong dalam banyak bahasa. Ke luar negeri-pun seperti mudah, karena gue bisa bahasa negara itu. Walopun, gue juga baru tau orang yang multilingual itu juga sering dicurigai sebagai mata-mata organisasi tertentu.
Inilah cita-cita gue. Menguasai banyak bahasa asing, dan mungkin aja gue bisa jadi interpreter or translator. Interpreter itu kayak pekerjaan untuk orang-orang terpilih, karena jarang orang bisa berbicara dengan berbagai bahasa dan membantu orang lain dalam berkomunikasi.
First step, sebenernya gue pengen belajar bahasa Jepang, karena bahasa Inggris gue lagi bosen kalo sampe les lagi dan kalo mandarin kayaknya gue kurang bakat :p
Bahasa yang pengen banget gue pelajarin adalah bahasa Rusia, karena tulisan sama bacaannya aja beda jauh. Bikin gue makin penasaran :)
May God bless my wishes! Amen :)
Scars by Asri Tahir | Book Review
11 months ago
